Sukses

Nyeri Betis, Apakah Varises?

27 Nov 2014, 14:49 WIB
Wanita, 52 tahun.

Dok betis kanan saya rasanya panas seperti memakai balsam. Sebabnya apa ya dok? Karena varises atau penyakit saraf lainnya? Terima kasih.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Untuk menentukan penyakit yang diderita oleh Anda diperlukan anamnesa secara lengkap dan pemeriksaan fisik secara langsung. 

Nyeri betis bisa dikarenakan gangguan otot, tulang, pembuluh darah atau persarafan. Sayang sekali informasi yang anda berikan sangat terbatas. Bagaimana karakteristik nyerinya? Kapan timbul nyerinya, apakah setiap saat atau ada saat tertentu, misal sehabis beraktifitas? Apakah ada demam? Apakah terasa panas di daerah betis atau ada nyeri tekan pada betis? Apakah ada riwayat trauma/ terjatuh daerah betis?

Satu penyebab khusus nyeri betis yang bisa menjadi perhatian khusus adalah karena gangguan darah berupa hiperkoagulasi (kecenderungan untuk menggumpal) sehingga bekuan darah menyumbat pembuluh darah. Hal ini dapat menyebabkan gangguan pembuluh balik di kaki (disebut pembuluh vena/ Penyakit insufisiensi vena kronik). Nyeri pada keadaaan ini umumnya terjadi setelah beraktivitas. Salah satu cara mendeteksi gangguan ini adalah dengan melakukan konsultasi dengan dokter dan dilakukan USG.

Penyebab lain yang mungkin adalah varises. Varises adalah pembuluh darah yang membesar, berkelok-kelok, berwarna kebiruan yang akan tampak jelas pada betis .

Pada dasarnya varises berhubungan dengan pembuluh balik (vena). Varises lebih sering terjadi di kaki karena pengaruh gaya gravitasi bumi. Pada saat berdiri, aliran darah cenderung mengalir kuat ke bawah akibat gravitasi, sedangkan pembuluh darah vena mengalir sebaliknya, dari kaki ke jantung. Sebenarnya pembuluh vena tidak memiliki cukup kemampuan untuk mendorong darah kembali ke atas, tapi vena mempunyai kelebihan yaitu memiliki katup.

Katup yang seharusnya menahan aliran darah, tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Akibatnya, darah yang mengalir menuju jantung akan kembali lagi ke seluruh tubuh. Darah yang mengalir ke jantung hanya sekitar 70-90 persen, sisanya akan mengumpul, sehingga terjadi penurunan atau hilangnya elastisitas dinding vena. Vena jadi melebar dan berkelok-kelok. 

Gejala Varises 
Varises mempunyai 5 stadium :

  • Stadium awal : keluhan dimulai seperti rasa pegal dan kram setelah lama berdiri. Ketika diperiksa secara klinis, belum terlihat tanda-tandanya.
  • Stadium sedang : mulai tampak adanya kelainan pembuluh darah dan komplikasinya. Kaki terasa berat, rasa pegal tetap ada meskipun sedang beristirahat.
  • Stadium Berat : timbul pembengkakan di daerah mata kaki, dan warna kulit di sekitar varises menjadi gelap.

Tentu hal ini hanya merupakan beberapa penyebab, karena masih banyak penyebab lain yang memerlukan pemeriksaan langsung oleh seorang dokter. Kami sarankan Anda konsultasi ke dokter spesialis penyakit dalam.

Demikian informasi kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar