Sukses

Memperoleh Tubuh Ideal

23 Oct 2014, 16:18 WIB
Wanita, 23 tahun.

dok, mau tanya. gmna yaa cara efektif untuk menaikkan berat badan dan juga meninggikan badan ? saya ingin mempunyai postur tubuh yg lebih tinggi. dengan usia 23thn katanya tdk mungkin lagi untuk bisa bertambah tinggi badannya. apakah ini juga dikarenakan masalah genetik ? terimakasih

dr. Citra Roseno

Dijawab Oleh:

dr. Citra Roseno

Ibu/Saudari yang terhormat.
Terima kasih atas pertanyaan Anda.

Kami memahami kekhawatiran Anda. Nilai BMI (Index Massa Tubuh) Anda adalah 19, jadi perbandingan lemak tubuh berdasarkan tinggi dan berat badan Anda masih tergolong normal (18.5-24.9). Sedangkan tinggi badan seseorang dipengaruhi oleh beberapa hal, yaitu genetik (keturunan), gizi, dan lingkungan. Genetik dalam hal ini adalah faktor tinggi badan kedua orangtua. Perlu diketahui bahwa penambahan tinggi badan dapat dilakukan apabila lempeng pertumbuhan yang terdapat di tulang panjang masih terbuka. Lempeng tersebut terbuka pada saat usia pubertas dan baru akan menutup pada usia 20-21 tahun. Proses pemadatan tulang dewasa akan berhenti sampai usia 35 tahun. 

Faktor - faktor yang dapat mempengaruhi tinggi badan seseorang antara lain:

1. Genetik

Gen yang mempengaruhi tinggi rendah badan seseorang dinamakan HMGA2. Perubahan sebuah "huruf" dasar di kode genetik HMGA2 yakni sebuah C (disingkat dengan Cytosine) akan mempengaruhi tinggi badan seseorang. Seseorang yang hanya mendapatkan C dari salah satu orang tuanya akan lebih tinggi setengah sentimeter dari yang hanya memiliki T (disingkat dari Thymin). Begitu pula, bila seseorang memiliki C ganda akan membuat mereka lebih tinggi satu sentimeter dari yang memiliki T ganda. Masih ada lagi gen-gen yang berkaitan dengan tinggi badan. HMGA2 hanya menjelaskan 0,3 persen dari keberagaman tinggi manusia.

Adapun rumus untuk memperkirakan tinggi anak berdasarkan tinggi orangtuanya adalah :

  • Anak laki-laki= (Tinggi Ibu + Tinggi Ayah + 13) (dalam cm) dibagi 2 ± 8,5 cm
  • Anak perempuan = (Tinggi Ibu + Tinggi Ayah - 13) (dalam cm) dibagi 2 ± 8,5 cm

Rumus tersebut tidak mutlak dan merupakan perkiraan, umumnya saat mencapai dewasa kebanyakan anak dapat mencapai sekitar 10 cm dari estimasi tersebut. Hasilnya tetap dipengaruhi oleh berbagai faktor lain seperti asupan gizi dan nutrisi, serta aktivitas fisik.

2. Nutrisi

Tinggi badan menunjukkan kualitas gizi orang tersebut saat masa kanak-kanak dulu. Jika kualitas gizi orang itu kurang pada masa kanak-kanak dulu, orang tersebut cenderung pendek pada masa dewasanya, dan sebaliknya. Untuk menunjang pertumbuhan yang optimal di butuhkan vitamin untuk kekuatan tulang yaitu vitamin D, kalsium, dan phospor. 

 

Sementara itu, apabila Anda masih ingin menambah sedikit berat badan Anda, boleh saja asalkan masih dalam rentang nilai normal sesuai indeks massa tubuh yang telah disebutkan sebelumnya. Yang dapat Anda lakukan untuk menambah berat badan secara sehat antara lain: 

  • Makan secara teratur 3 kali sehari dengan gizi seimbang, dengan porsi lebih banyak dari biasanya. Serta ditambah 2 kali makanan kecil (biskuit yang mengandung keju dan susu, minuman yogurt, jus buah). Gizi seimbang adalah susunan hidangan sehari yang mengandung zat gizi (karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral) dalam jumlah dan kualitas yang sesuai dengan kebutuhan tubuh untuk dapat hidup sehat secara optimal. 
  • Meningkatkan asupan protein dan karbohidrat sangat baik untuk meningkatkan berat badan. Makan lebih banyak protein dan karbohidrat seperti roti, nasi, umbi-umbian, ikan, daging, tempe, tahu. 
  • Berolahraga secara teratur. Beberapa jam setelah olahraga biasanya akan terasa lapar sehingga meningkatkan nafsu makan, yang tentunya berguna untuk menaikkan berat badan. Jenis olah raga pun tidak perlu yang sulit atau terlalu berat. Berjalan kaki selama 30 menit secara teratur sudah cukup untuk menjaga keseimbangan tubuh.
  • Memperbanyak minum air putih, dapat memperbaiki metabolisme tubuh Anda serta melancarkan pencernaan Anda. Minum setidaknya 1.5-2 liter air mineral sehari.
  • Selain itu, cobalah untuk memperhatikan label makanan yang Anda konsumsi, untuk mengetahui jumlah kalori dan kandungan nutrisi pada produk makanan yang Anda beli tersebut. 

 

Yang utama adalah keseimbangan asupan nutrisi dan aktivitas fisik Anda, dan memiliki indeks massa tubuh ideal, sehingga kesehatan Anda selalu terjaga.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

Tim Redaksi KlikDokter

 

0 Komentar

Belum ada komentar