Sukses

Keluhan Suara Hilang dan Acid Reflux

29 Oct 2014, 16:18 WIB
Pria, 56 tahun.

Dear Doc, Sy kehilangan 80% suara selama 2 bulan dan belum pulih, menurut Dr THT krn acid refux. Kemana sy harus berobat? Regards, Christian

dr. Citra Roseno

Dijawab Oleh:

dr. Citra Roseno

Bapak/Saudara yang terhormat.
Terima kasih atas pertanyaan Anda.
 
Kami memahami kekhawatiran Anda. Apakah diagnosis terakhir dari dokter THT? Apakah Anda juga mengalami gejala lain seperti nyeri menelan, keluar cairan, atau rasa mengganjal pada tenggorokan atau kerongongan?

 

Acid reflux adalah refluks (berbaliknya) asam lambung ke arah esofagus (kerongkongan) yang dapat mengiritasi dinding kerongkongan dan tenggorokan dan memicu peradangan sel  dinding tersebut. Refluks asam lambung yang terus menerus dapat disebabkan oleh radang lambung, GERD (Gastroesophageal Reflux Disease), dan sebagainya. 

Pita suara berlokasi pada daerah larynx (bagian atas batang tenggorok). Refluks asam lambung ke daerah larynx dan tenggorokan sering disebut sebagai Laryngopharyngeal Reflux (LPR). Gejala yang dapat timbul antara lain laryngitis, perubahan suara atau kesulitan mengeluarkan suara, perasaan mengganjal atau ada benjolan pada tenggorokan, post nasal drip, berdeham terus menerus, cairan lendir pada kerongkongan atau tenggorokan, nyeri, batuk, laringospasme, dan lainnya. Saat iritasi oleh asam lambung terjadi pada larynx, maka proses getaran pita suara untuk menghasilkan suara ikut terganggu.

Untuk mengurangi risiko refluks asam lambung, kami juga menyarankan Anda untuk memeriksakan diri ke dokter spesialis penyakit dalam (jika memungkinkan, konsultan gastrohepatologi), untuk pemeriksaan lebih lanjut mengenai kondisi lambung dan saluran pencernaan Anda, disertai penanganan refluks asam lambung tersebut, sehingga gejala pada pita suara Anda juga dapat teratasi. 

Sementara itu, yang juga dapat Anda lakukan untuk mengurangi risiko refluks asam lambung antara lain:

1. Tidak makan atau minum 3 jam sebelum tidur, makanlah lebih awal agar lambung memiliki waktu lebih untuk mencerna makanan sebelum Anda tidur

2. Hindari makan terlalu banyak, hal ini dapat meningkatkan refluks asam lambung. Lebih baik untuk makan dalam porsi kecil namun sering dibandingkan makan 1 hingga 2 porsi besar sekaligus

3. Hindari penggunaan pakaian terlalu ketat yang membatasi gerakan Anda terutama pada bagian dada dan perut

4. Kurangi asupan makanan yang memicu kenaikan asam lambung berlebih, seperti makanan berlemak (lemak lebih sulit dicerna oleh lambung), makanan pedas, asam, kafein, soda, mint, dan alkohol

5. Tinggikan kepala tempat tidur Anda

6. Miliki berat badan ideal. Kegemukan atau obesitas menambah tekanan pada lambung

7. Berhenti merokok jika Anda merokok

8. Konsumsi obat yang dapat membantu mengontrol kadar asam lambung Anda, untuk hal ini tetap perlu pengawasan dokter.

 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

 

Salam,
Tim Redaksi KlikDokter

0 Komentar

Belum ada komentar