Sukses

Sering Sakit Kepala

03 Dec 2014, 15:31 WIB
Wanita, 44 tahun.

Siang Dok, beberapa bulan belakangan saya sring pusing yang sangat hebat bahkan kalau pusing kepala sampai tidak terasa lg, bulan kemarin saya merasakan ini seringsekali,saat menstruasi pun juga pusing sangat padahal sebelumnya tidak.Selain itu tengkuk dan leher saya juga sring kaku,nyeri berhari-hari, Saat kecil dan remaja saya memang beberapa kali mgalami benturan(jatuh) dikepala.apakah ini ada pengaruhnya terhadap pusink yang saya alami? apakah ini berbahaya dok dan haruskah saya periksa lebih lanjut? Thanx Windi

dr. Tiara Rahmawati

Dijawab Oleh:

dr. Tiara Rahmawati

Terimakasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Sebelum menjawab pertanyaan Anda, kami ingin mengajukan beberapa pertanyaan :

  • Sejak kapan anda mengalami hal ini?
  • Apakah sakit kepala tersebut terasa berdenyut / ditusuk-tusuk?
  • Apakah anda melihat kilatan cahaya atau kesemutan sebelum timbul sakit kepala (aura)?
  • Apakah saat sakit kepala muncul disertai keluhan mual dan muntah?
  • Pengobatan apa sajakah yang sudah anda lakukan untuk menghilangkan sakit kepala anda?
  • Saat mengalami benturan pada kepala ketika kecil, apakah sempat mengalami penurunan kesadaran (pingsan/koma)?

Sakit kepala diklasifikasikan menjadi dua, yaitu sakit kepala primer dan sakit kepala sekunder. Sakit kepala primer terjadi tanpa adanya penyakit yang mendasari, sedangkan sakit kepala sekunder merupakan gejala dari kondisi medis yang lebih serius. Yang termasuk dalam sakit kepala primer adalah sakit kepala tipe tensi (tension-type headache), migrain, dan cluster.

Gambaran klinis sakit kepala tipe tensi seringkali menyerupai migrain, namun sakit kepala tipe tensi tidak disertai aura, keluhan mual hingga muntah. Sedangkan sakit kepala tipe cluster umumnya terbatas pada sekitar mata, derajat berat hingga mata merah dan hidung seperti flu.

Kami menduga sakit kepala yang Anda rasakan merupakan sakit kepala tipe tensi. Namun, idealnya perlu dilakukan evaluasi lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti sakit kepala Anda mengingat adanya riwayat benturan pada kepala.

Tujuan terapinya adalah untuk menghilangkan gejala dan mencegah timbulnya sakit kepala kembali (rekurensi). Sakit kepala dapat diatasi dengan obat-obatan seperti ibuprofen atau asetaminofen, namun konsumsi obat penghilang rasa sakit terlalu sering justru dapat memicu timbulnya sakit kepala kronik.

Kami menyarankan Anda untuk melakukan konsultasi langsung dengan dokter spesialis saraf. Dokter akan melakukan wawancara dan pemeriksaan fisik lengkap serta pemeriksaan penunjang (seperti CT Scan) bila diperlukan.

Berikut terdapat artikel untuk menambah informasi Anda :

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar