Sukses

Keluhan Telinga Berdengung Setelah Membersihkan Telinga

21 Oct 2014, 15:30 WIB
Wanita, 32 tahun.

Siang Dok, mau tanya saya kemarin membersihkan telinga dengan ear oil beli di apotik tapi kok telinga saya malah jadi kayak berdengung ya dok terus sakit gitu....kena pa ya dok, mohon penjelasannya nya. terimakasih

dr. Citra Roseno

Dijawab Oleh:

dr. Citra Roseno

Ibu/Saudari yang terhormat.

Terima kasih atas pertanyaan Anda.

Kotoran telinga atau serumen diproduksi oleh kelenjar yang berada di dalam liang telinga. Serumen ini berfungsi untuk menangkap debu atau partikel kecil yang berpotensi merusak atau menyebabkan infeksi agar tidak masuk ke dalam telinga. Jadi sebetulnya serumen dihasilkan untuk melindungi telinga.

Hal yang perlu diketahui adalah, untuk kebanyakan orang, telinga mungkin tidak perlu dibersihkan karena telinga dapat membersihkan kotoran dengan sendirinya. Secara alami serumen yang terdapat di dalam liang telinga akan berjalan menuju ke bagian luar dari telinga, proses ini dibantu oleh gerakan rahang saat kita mengunyah dan berbicara. Saat serumen telah mencapai area yang dapat dilihat, bersihkanlah dengan menggunakan handuk hangat.

Adapun berikut adalah hal yang perlu diketahui mengenai menjaga kebersihan telinga:

1. Gunakan Kain atau Tissue. Jangan Menggunakan Cotton Bud.

Bersihkan bagian luar telinga dengan tissue atau kain bersih yang berbahan halus. Sumbatan atau gumpalan serumen biasanya terjadi akibat penggunaan cotton bud atau pinset telinga untuk membersihkan telinga. Penggunaan cotton bud justru akan mendorong serumen masuk ke dalam dan dapat menyebabkan cedera pada gendang telinga. Penggunaan cotton bud, hanya untuk pada bagian daun telinga (luar) saja dengan cara mengusap perlahan.

2. Cairan Pelunak Serumen

Untuk serumen yang keras dan padat, masukan cairan untuk melarutkan serumen ke dalam liang telinga. Anda dapat menggunakan baby oil, mineral oil, glycerin, tetes telinga berbahan peroxida, hydrogen peroxide dan larutan garam. Meskipun beberapa produk dijual bebas dan mudah ditemui di pasaran, untuk penggunaan cairan pelunak serumen sangat disarankan pengunaannya atas penilaian dokter sebelumnya.

3. Irigasi

Irigasi dapat dilakukan dengan menggunakan menggunakan spuit/suntikan yang telah diisi air atau larutan salin/garam. Gunakan air hangat atau sesuai dengan suhu tubuh untuk mencegah pusing. Irigasi dilakukan setelah serumen dilunakkan dengan cairan pelunak serumen. Irigasi tidak boleh dilakukan pada orang yang dicurigai memiliki perforasi (lubang) di gendang telinga.

4. Menggunakan Alat

Serumen dapat diangkat dengan alat khusus yang biasanya dimiliki oleh dokter, seperti sendok serumen, forsep, atau alat penghisap. Untuk penanganan ini dapat dilakukan dengan kunjungan ke dokter spesialis THT setelah adanya pemeriksaan yang menyeluruh oleh dokter yang berkompetensi. 

Keluhan berdengung pada telinga dikenal dengan istilah medis Tinitus. Tinitus juga sering disertai dengan keluhan lain seperti nyeri, rasa penuh dalam telinga, dan sebagainya. Adapun faktor yang menyebabkan tinitus antara lain:

 

  • Adanya kotoran terlalu banyak dalam telinga,
  • Perubahan pada tulang telinga bagian tengah,
  • Meniere’s Disease (kelainan pada telinga dalam karena tekanan cairan atau komposisi telinga dalam),
  • Trauma pada kepala atau telinga (mempengaruhi saraf atau fungsi otak yang berkaitan dengan pendengaran; umumnya tinitus karena sebab ini hanya terjadi pada satu telinga)
  • Tumor jinak pada saraf kranial yang berjalan dari otak ke telinga bagian yang mengontrol keseimbangan dan pendengaran (acoustic neuroma; biasanya menyebabkan tinitus pada satu sisi telinga saja)
  • Kelainan pada pembuluh darah (menyebabkan tinitus yang sifatnya pulsatil atau berdenyut, termasuk tinitus objektif)
  • Stress dan depresi. Diagnosis ini merupakan diagnosis yang sangat umum jika  tes-tes atau pemeriksaan pendengaran menunjukkan hasil normal dan penyebab tinitus lain tidak dapat diidentifikasi.

Pada kasus Anda, keluhan tersebut mungkin disebabkan oleh kotoran yang masuk ke dalam telinga, hal ini dapat dipicu oleh cara membersihkan telinga yang kurang tepat. Namun kami menyarankan agar anda berkonsultasi dengan dokter spesialis THT untuk mencari penyebab tinitus melalui wawancara medis lengkap, dan pemeriksaan bagian-bagian telinga agar Anda memperoleh penanganan optimal.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

Tim Redaksi KlikDokter

0 Komentar

Belum ada komentar