Sukses

Proses Kelahiran Normal Dengan Riwayat Operasi

22 Oct 2014, 21:06 WIB
Wanita, 22 tahun.

DOK SYA SEDNG HMIL YG KE3..ANK PERTMA MENINGAL KEDUA NYA OPERASI APAKAH BISA DI KEHAMILAN KE 3 SYA MELAHIRKAN NORMAL.usia kandungan skrng 16mingu...knpa saat buang air kecil perut sakit ya dok...tlong di jawab ya...trims

Terima kasih telah menghubungi layanan e-konsultasi KlikDokter.

Melahirkan normal setelah riwayat caesar sebelumnya dinamakan VBAC (Vaginal Birth After C-Section). Jarak persalinan normal dengan persalinan caesar sebelumnya idealnya 18-24 bulan. Ada pula yang mengatakan setelah 18 atau 24 bulan baru hamil lagi untuk lebih amannya. Akan tetapi semua tergantung bagaimana riwayat operasi caesar sebelumnya. Persentase berhasilnya 60-80% dan resiko utamanya adalah pecahnya rahim, yaitu bekas caesar terbuka kembali setelah persalinan. Sehingga diperlukan pemeriksaan kesehatan yang mendukung sebelum dilakukan  VBAC.

Syarat untuk melakukan VBAC adalah : 

  • Baru mengalami satu kali operasi caesar dan tidak ada riwayat perlukaan rahim lainnya seperti operasi mioma uteri atau tumor jinak otot rahim, dan riwayat ruptura uteri
  • Caesar pertama bukan karena indikasi yang akan menetap/berulang, seperti panggul sempit dan riwayat operasi pengangkatan mioma uteri. Misalnya jika riwayat caesar sebelumnya karena posisi anak sungsang, gawat janin atau plasenta previa (ari-ari di bawah) dan hal ini tidak berulang, maka kelahiran normal bisa dilakukan.
  • Jenis jahitan pada operasi caesar sebelumnya bukan model klasik atau longitudinal incision atau jahitan vertikal, tapi insisi transversa rendah (low transverse incision)
  • Panggul tidak sempit
  • Tebal rahim berada dalam batas aman –memiliki 0% risiko terjadinya ruptur uteri-, yaitu 4,5 mm. 
  • Tidak terjadi komplikasi pada kehamilan.  Persalinan normal setelah operasi caesar tidak disarankan untuk ibu hamil yang memiliki komplikasi kehamilan seperti diabetes atau tekanan darah tinggi
  • Persalinan timbul terjadi dengan spontan, yaitu kontraksi dan pembukaan serviks terjadi secara spontan.

Konsultasikan kembali ke Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan Anda.

Semoga informasi ini bermanfaat.

Salam,

Tim Redaksi KlikDokter

0 Komentar

Belum ada komentar