Sukses

Diare Pada Anak

22 Oct 2014, 21:57 WIB
Wanita, 27 tahun.

Bagaimana penanganan yang benar pada bayi yang mengalami diare?

 

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter

Kami memahami rasa khawatir yang Anda rasakan.  Selama bayi Anda tetap tampak sehat, berat badan tetap bertambah, perut tidak kembung dan bayi Anda tidak rewel berarti kondisi bayi Ibu masih bisa dibilang baik. Perubahan dalam frekuensi BAB bayi dengan semakin bertambahnya usia bayi adalah wajar sebenarnya, hal tersebut menunjukkan bahwa seluruh produk yang masuk ke dalam tubuh dapat terserap oleh sistem pencernaan bayi. Tidak ada batas waktu yang dapat dijadikan patokan waktu yang normal bagi bayi untuk BAB. Frekuensi buang air besar pada bayi bervariasi, dapat 4 - 10 kali sehari atau sebaliknya, sekali dalam 3 - 7 hari.

Pertama izinkan kami menjelaskan tentang diare terlebih dahulu. Diare merupakan suatu kondisi dimana terjadi peningkatan frekuensi BAB yaitu lebih dari 3x dengan perubahan konsistensi BAB menjadi cair. Diare pun dapat dibagi menjadi akut (kurang dari 14 hari) , persisten (lebih dari 14 hari) dan kronik (lebih dari 1 bulan).  

Apakah hingga sekarang masih diare? Diare pada bayi dapat disebabkan oleh banyak hal seperti intoleransi laktosa, alergi susu, ataupun infeksi (paling sering disebabkan oleh infeksi virus). Apakah anak Anda masih aktif? Bagaimana dengan buang air kecilnya? Kami sarankan agar Anda melakukan pemeriksaan ke dokter specialis Anak, agar dapat dilakukan pemeriksaan tubuh dan didapatkan diagnosa gangguan pada anak Anda. Penanganan diare pada anak yang paling penting adalah menghindari dehidrasi. J

adi pada saat diare yang penting adalah kebutuhan cairan tercukupi. Apabila bayi Anda mendapat ASI maka berikan lah ASI secukupnya dan bila diare sedang/berat dapat dikombinasi dengan oralit. Karena penyebab diare bisa bermacam-macam maka sebaiknya memang dicari penyebab diare pada anak. Pada anak kasus diare sering disebabkan oleh virus terutama rotavirus dan penanganannya adalah hanya dengan pemberian cairan dan obat-obat simptomatis seperti penurun panas. Namun apabila memang terbukti diare disebabkan oleh bakteri atau parasit lainnya maka diperlukan pengobatan seperti antibiotik. 

Untuk informasi lengkap  kami sertakan artikel berjudul:

Gejala Klinis Alergi Susu Sapi

Kenali Gejala Alergi Susu Sapi

Soya Bukan Solusi Mengatasi Alergi Susu Sapi

Bayi Intoleransi Laktosa?

 

Demikian informasi dari kami, semoga bermanfaat. 

Salam

    0 Komentar

    Belum ada komentar