Sukses

Tekanan Darah Turun dan Cara Menaikkan Berat Badan

31 Oct 2014, 14:01 WIB
Wanita, 44 tahun.

1)sayuran apa yg tdk membuat tekanan darah turun?krn jika setiap hari mkn syr(mis:wortel,sawi,daun singkong)sy pusing stlh cek tkn drh dibwh 100.2)bgm spy bs gemuk brt bdn tergemuk selama ini 38 saat sma.sdh pernah cb mnm susu u menggemukkan (hbs 2 kaleng) tp tdk ada penambahan brt bdn.sy suka ngemil yg berat (pisang goreng/buah) tp jika saya ngemil mkn siang jd mundur krn msh terasa kenyang.pernah ke dokter tny ttg ini dibri vit n satu obat yg ternyata spt obat penenang krn jk sy mnm obat tersbut sy ngantuk n sulit membuka mata meskipun bs mendengar suara.akhirnya sy hentikan minum. trimaksh atas jwbannya

dr. Citra Roseno

Dijawab Oleh:

dr. Citra Roseno

Ibu/Saudari yang terhormat.
Terima kasih atas pertanyaan Anda.
 
Kami memahami kekhawatiran Anda. Tekanan darah rendah (hipotensi) merupakan suatu keadaan dimana tekanan darah rendah hingga dibawah 90/60 mmHg, walau tekanan darah memang bervariasi untuk setiap orang, bisa saja ada yang tekanan darahnya 80/60 namun tidak merasakan apa-apa. Gejala yang dapat muncul saat tekanan darah rendah adalah pusing hingga pingsan, sulit berkonsentrasi, mual, lemas, kaki dan tangan dingin, depresi hingga rasa haus yang berlebih. Sebetulnya tidak ada makanan yang secara spesifik dapat menurunkan tekanan darah. Tekanan darah rendah dapat disebabkan oleh banyak hal seperti dehidrasi atau kurang cairan, kurangnya asupan makanan, kurang tidur, hingga beberapa penyakit serius seperti kelainan jantung, kehamilan, gangguan hormonal. 

Beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk membantu meningkatkan tekanan darah adalah banyak minum air mineral dan hindari alkohol; kemudian makan dengan porsi lebih sedikit namun sering, hal ini lebih baik dibandingkan makan dalam porsi besar sekaligus.

Untuk menjawab pertanyaan yang kedua, perlu diketahui bahwa yang menyebabkan berat badan seseorang tidak bertambah adalah karena asupan energi yang lebih rendah dari kebutuhan sebenarnya, sehingga energi cadangan Anda dalam bentuk lemak akan digunakan. Penyebab lain adalah karena metabolisme tubuh yang cepat (biasanya merupakan faktor keturunan).  Selain itu, berat badan yang termasuk dalam kategori kurus dapat disebabkan oleh penyakit tertentu, seperti hipertiroid atau tuberkulosis.

Faktor genetik atau keturunan disebutkan memberikan pengaruh terhadap metabolisme tubuh seseorang, dan secara tidak langsung mempengaruhi berat badan. Gen berperan dalam memberikan instruksi kepada tubuh untuk merespon perubahan dari sekitarnya. Namun faktor tersebut tidak berdiri sendiri dalam mempengaruhi berat badan seseorang, dan dipengaruhi oleh faktor lain seperti asupan gizi (nutrisi), aktivitas fisik, dan sebagainya. Yang perlu diperhatikan juga adalah adanya keluhan lain yang dirasakan seperti batuk lebih dari 2 minggu, berdebar-debar, sering berkeringat, tangan gemetar, sering buang air besar. Keluhan tersebut merupakan gejala dari penyakit yang mempengaruhi metabolisme tubuh, sehingga dibutuhkan pemeriksaan lebih lanjut oleh dokter.

Berikut adalah beberapa cara sehat untuk menaikkan berat badan:

  • Makan secara teratur 3 kali sehari dengan gizi seimbang, dengan porsi lebih banyak dari biasanya. Serta ditambah 2 kali makanan kecil (biskuit yang mengandung keju dan susu, minuman yogurt, jus buah). Gizi seimbang adalah susunan hidangan sehari yang mengandung zat gizi (karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral) dalam jumlah dan kualitas yang sesuai dengan kebutuhan tubuh untuk dapat hidup sehat secara optimal. Perkiraan jumlah yang disarankan adalah karbohidrat 50% per hari, protein 20% sehari, dan lemak 30% sehari. 
  • Meningkatkan asupan protein dan karbohidrat sangat baik untuk meningkatkan berat badan. Makan lebih banyak protein dan karbohidrat seperti roti, nasi, umbi-umbian, ikan, daging, tempe, tahu. 
  • Berolahraga secara teratur. Beberapa jam setelah olahraga biasanya akan terasa lapar sehingga meningkatkan nafsu makan, yang tentunya berguna untuk menaikkan berat badan. Jenis olah raga pun tidak perlu yang sulit atau terlalu berat. Berjalan kaki selama 30 menit secara teratur sudah cukup untuk menjaga keseimbangan tubuh.
  • Memperbanyak minum air putih, dapat memperbaiki metabolisme tubuh serta melancarkan pencernaan. Minum setidaknya 1.5-2 liter air mineral sehari.
  • Saat minum susu, pilihlah susu full cream (whole milk) agar diperoleh nutrisi lebih.
  • Selain itu, cobalah untuk memperhatikan label makanan yang dikonsumsi, untuk mengetahui jumlah kalori dan kandungan nutrisi pada produk makanan tersebut. 

Apabila cara di atas belum berhasil, kami menyarankan pemeriksaan ke dokter untuk mencari tahu apakah ada kemungkinan penyakit lain yang mendasari. Konsultasi dengan dokter spesialis gizi juga membantu untuk mengetahui makanan yang dapat meningkatkan berat badan.

 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,             

Tim Redaksi KlikDokter

0 Komentar

Belum ada komentar