Sukses

Penyebab Kentut Vagina

22 Oct 2014, 16:50 WIB
Wanita, 22 tahun.

Dok..kemaren2 saya merasakan vagina saya mengeluarkan gelembung2 udara..dan ketika saya selesai buang air kecil vagina saya terasa sedikit terbuka entah itu labia mayora saya yang terbuka atau vagina saya..ketika saya tekan vagina saya dg tangan kearah dalam keluar bunyi kentut yang panjang tadi tidak terlalu keras bunyinya.. jika saya duduk dan vagina saya tertekan maka akan terasa keluar gelembung udara yang meletus.. Ketika saya searching di internet itu ternyata karena vagina longgar dan karena vaginanya telah jebol..*saya umur 22 belum menikah* Tadi saya pergi ke klinik dokter kandungan dan vagina saya diperiksa..saya disuruh naik ketempat yang ada penyangga kaki untuk orang hamil dan kemudian dokter menyuruh saya mengejan *membuka vagina* dan kemudian dokter menyenter vagina saya dan mengatakan selaput dara saya masih ada dan normal cuman keputihannya sangat banyak. Yang saya tanyakan 1. apakah memang seperti itu cara check keperawanan dok??? tanpa tangan dokternya memegang vagina saya dan hanya menyenter kedalam vagina saya.. 2. jadi kenapa vagina saya sering mengeluarkan gelembung udara kalau tertekan * ketika duduk,nunggin atau terapit paha* dok apa gara2 keputihan?? trims dok

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi dari KlikDokter.

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Kentut vagina dapat terjadi pada wanita dengan otot dasar panggul vagina yang melemah. Proses persalinan normal memang dapat menyebabkan otot dasar panggul vagina menjadi lemah atau kerap disebut secara awam dengan "kekendoran" vagina. Semakin banyak melahirkan anak melalui jalan lahir (vagina), maka semakin besar kemungkinan vagina berkurang kekencangannya. Hal tersebut merupakan proses alami. Apakah Anda sebelumnya sudah pernah melahirkan?  Jika belum, maka tentunya hal ini bukanlah sebagai penyebab. Penuaan dan faktor genetik juga berperan dalam kondisi ini. Selain itu terdapat suatau kondisi yang menyebabkan masuknya udara ke vagina yaitu adanya lubang (fistula) antara vagina dengan anus.
Pada wanita dengan otot dasar panggul yang melemah dapat melakukan senam Kegel sebagai latihan untuk memperkuat otot dasar panggul. Anda dapat mempraktekkan senam Kegel untuk mencaga kekencangan vagina. 

Pemeriksaan keperawanan pada wanita yang belum pernah melakukan hubungan seksual adalah dengan melakukan colok dubur lalu menyenter bagian vagina untuk melihat selaput dara. Teknik yang dilakukan oleh dokter yang melakukan pemeriksaan kepada Anda mengambil prinsip yang sama. Hal tersebut bertujuan agar tidak membuat perlukaan pada selaput dara Anda.

Memang terdapat mitos bahwa kentut vagina dapat disebabkan oleh keputihan. Namun, hal tersebut hanyalah mitos. bakteri penghasil gas bukanlah patogen vagina. 

Mengenai keluhan keputihan yang Anda rasakan, kami akan mencoba menjelaskan mengenai keputihan:

Keputihan adalah cairan yang keluar dari vagina. Keputihan dapat timbul dari berbagai keadaan, yaitu secara normal/fisiologis dan secara patologis. Keputihan fisiologis adalah keputihan yang normal terjadi akibat perubahan hormonal, seperti saat menstruasi, stres, kehamilan, dan pemakaian kontrasepsi. Sedangkan keputihan patologis adalah keputihan yang timbul akibat kondisi medis tertentu dengan penyebab tersering adalah akibat infeksi parasit/jamur/bakteri.
 
Cairan vagina normal memiliki ciri-ciri antara lain warnanya putih jernih, bila menempel pada pakaian dalam warnanya kuning terang, konsistensi seperti lendir (encer-kental) tergantung siklus hormon, tidak berbau serta tidak menimbulkan keluhan.
 
Ketika cairan yang keluar dari vagina sudah mengalami perubahan warna (menjadi putih susu, keabuan, hingga kehijauan), berbau, banyak dan disertai keluhan lain (seperti gatal, panas, dll) menunjukkan bahwa telah terjadi keputihan abnormal yang umumnya disebabkan karena infeksi pada saluran reproduksi oleh berbagai kuman, jamur ataupun parasit.
 
 
Jika keputihan Anda termasuk keputihan abnormal maka perlu diobati dan yang perlu Anda lakukan adalah menjaga kebersihan daerah vagina, yaitu:
  • Sering mengganti celana dalam apabila berkeringat atau lembab
  • Menghindari penggunaan celana ketat yang terbuat dari bahan yang tidak menyerap keringat
  • Apabila ingin menggunakan panty liner pilihlah yang tidak mengandung pengharum dan tidak digunakan selama lebih dari 4-6 jam
  • Menghindari penggunaan produk pembersih kemaluan yang dapat menyebabkan perubahan keasaman dan keseimbangan bakteri dalam liang kemaluan ibu
  • Bila hendak membilas setelah buang air kecil, lakukanlah dengan arah dari depan ke belakang menggunakan handuk.
 
 

Berikut ini kami sertakan artikel yang kami miliki mengenai informasi senam Kegel.

Berbagai Kegunaan Senam Kegel.

Senam Kegel

 
 

 

Demikian informasi yang dapat disampaikan. Semoga bermanfaat. 

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar