Sukses

Benjolan di Bawah Rahang

01 Dec 2014, 21:13 WIB
Pria, 21 tahun.

dok saya mau tanya.saya ada benjolan di bawah rahang.apakah itu kanker kelenjar getah bening dan benjolan itu sudah ada sekitar 3 thn lebih. mohon di jawab dok terima kasih

dr. Tiara Rahmawati

Dijawab Oleh:

dr. Tiara Rahmawati

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Sebelum menjawab pertanyaan Anda, kami akan menjelaskan mengenai kelenjar getah bening dan penyakitnya. Sebenarnya Apa Itu Kelenjar Getah Bening? Pada tubuh kita tersebar sedikitnya 600 kelenjar getah bening di daerah-daerah tertentu. Fungsinya adalah membantu sistem pertahanan tubuh dalam meproduksi leukosit, yang menjadi faktor penentu mekanisme daya tahan tubuh. Ketika kelenjar getah bening mengalami gangguan, maka mekanisme daya tahan tubuh akan turut terganggu pula fungsinya.

Kelenjar getah bening adanya di area bawah rahang (sub-mandibular), ketika, lipat paha, selangkangan, belakang telinga dan daerah lainnya.

Pembesaran kelenjar getah bening dapat dibedakan menjadi lokal atau umum (generalized). Pembesaran kelenjar getah bening umum didefinisikan sebagai pembesaran kelenjar getah bening pada dua atau lebih daerah.

Penyebab pembesaran kelenjar getah bening adalah: Virus. Infeksi oleh virus pada saluran pernapasan bagian atas (rinovirus, virus parainfluenza, influenza, respiratory syncytial virus (RSV), coronavirus, adenovirus atau reovirus). Virus lainnya virus ebstein barr, cytomegalovirus, rubela, rubeola, virus varicella-zooster, herpes simpleks virus, coxsackie virus, human immunodeficiency virus. Bakteri pada peradangan KGB (limfadenitis) dapat disebabkan Streptokokus beta hemolitikus Grup A atau stafilokokus aureus. Bakteri anaerob bila berhubungan dengan caries dentis (gigi berlubang) dan penyakit gusi. Difteri, Hemofilus influenza tipe b jarang menyebabkan hal ini. Bartonella henselae, mikrobakterium atipik dan tuberkulosis dan toksoplasma. Keganasan seperti leukimia, neuroblastoma, rhabdomyosarkoma dan limfoma juga dapat menyebabkan limfadenopati.

Penyakit lainnya adalah kawasaki, penyakit kolagen, lupus.Obat-obatan juga menyebabkan limfadenopati umum. Jadi merujuk dari pertanyaan Anda bagaimana penanganan penyakit kelenjar getah bening pada leher, maka jawabannya tergantung penyebabnya. Jika penyebabnya karena virus atau bakteri maka tidak memerlukan operasi, diperlukan obat antivirus atau antibiotik untuk menanganinya tergantung penyebab, seiring dengan perjalan penyakit dan pengobatan yang tepat, akan menghilang gejalanya. Namun jika penyebabnya adalah keganasan diperlukan pemeriksaan lebih lanjut untuk menentukan terapi yang optimal.

Apa itu kanker Kelenjar Getah Bening (KGB)? Ketika kelenjar getah bening mengalami kanker, maka yang terjadi adalah sel limfosit (sejenis sel darah putih) yang sebelumnya normal menjadi abnormal dan ganas. Seperti halnya limfosit normal, limfosit ganas dapat tumbuh pada berbagai organ dalam tubuh termasuk kelenjar getah bening, limpa, sum-sum tulang, darah maupun organ lainnya.

Pada beberapa kondisi, karena pertumbuhan sel yang abnormal yang ada tersebut menjadikan muncul benjolan di beberapa titik tubuh yang terdapat posisi kelenjar getah bening. Akibatnya, mekanisme daya tahan tubuh menjadi terganggu. 

Apa gejalanya? Kondisi yang muncul akibat gangguan kelenjar getah bening adalah lemas dan lemah tubuh, diikuti munculnya benjolan di daerah tertentu yang terdapat kelenjar getah bening tersebut. Pada beberapa kondisi diikuti juga oleh demam.

Banyak faktor yang mencetus kondisi kanker kelenjar getah bening. Diantaranya adalah:

  • Gaya Hidup. Ketika bicara faktor gaya hidup, banyak hal yang dimaksud. Diantaranya adalah kurang seimbangnya waktu aktivitas dengan kebutuhan istirahat. Gaya hidup merokok juga menjadi pencetus, pasalnya banyak zat karsinogenik yang berpotensi mencetus kanker dari rokok.
  • Pola Makan. Pola makan yang berbahaya adalah pola makan yang sering mengkonsumsi makanan-makanan yang memiliki zat karsinogenik yang memicu radikal bebas. Zat semacam ini banyak didapat dari makanan yang diproses bakar hingga hangus kehitaman.
  • Faktor Genetika. Meskipun perlu dikonfirmasi lebih lanjut, faktor keturunan juga berpotensi berperan. Pasalnya hampir semua kanker berpotensi untuk diturunkan ke generasi berikutnya. Terutama jika memiliki gaya hidup yang kurang mendukung pencegahan kanker.
  • Infeksi Virus

Beberapa kondisi infeksi virus yang dapat mencetus adalah:

  • Virus Cytomegalovirus (CMV)
  • Virus Eppstein-Barr Virus (EBV)

Bagaimana Mencegahnya? Selain menghindari faktor pencetus yang ada, pada prinsipnya kanker dapat dihindari dengan adalah mendeteksi dini. Karena semakin dini kanker ditemukan, akan semakin mudah penanganan yang ada.

Apakah benjolan di bawah rahang Anda semakin lama semakin membesar? Apabila benjolan tersebut sudah bertahan selama 3 tahun, kami menyarankan Anda melakukan konsultasi langsung dengan dokter spesialis bedah. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik lanjut untuk mengetahui diagnosis dan tatalaksana selanjutnya yang sebaiknya dilakukan.

Berikut terdapat artikel untuk menambah pengetahuan dan informasi Anda :

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar