Sukses

Kaku pada Ruas Jari

28 Nov 2014, 12:07 WIB
Wanita, 55 tahun.

4 bulan terakhir ini ruas jari2 tangan sering merasa kaku, terutama kalau tidak digerakan atau beraktivitas beberapa saat, tapi setlah jari2 saya buka tutup beberapa kali (spt senam jari2) menjadi normal kembali. Yang ingin saya tanyakan: 1. itu gejala apa 2. apa penyebanya, 3. bagaimana mengatasinya Demikian pertanyaan saya, terima kasih sebelumnya Sawitri

dr. Tiara Rahmawati

Dijawab Oleh:

dr. Tiara Rahmawati

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter. 

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Kapan Anda merasakan keluhan tersebut, apakah pagi hari ketika bangun tidur lebih terasa kaki? Apakah kaku terjadi di seluruh ruas jari kanan dan kiri? Sangat disayangkan keluhan yang Anda sampaikan kurang lengkap. Namun, kami mengira keluhan Anda dapat disebabkan oleh Artritis Reumatoid (AR) atau orang awam sering menyebutnya dengan rematik.

Artritis Reumatoid (AR) salah satu dari beberapa penyakit rematik adalah suatu penyakit autoimun sistemik yang menyebabkan peradangan pada sendi. Penyakit ini ditandai oleh peradangan sinovium yang menetap, suatu sinovitis proliferatifakronik non spesifik. Dengan berjalannya waktu, dapat terjadi erosi tulang, destruksi (kehancuran) rawan sendi dan kerusakan total sendi. Akhirnya, kondisi ini dapat pula mengenai berbagai organ tubuh.

Penyakit ini timbul akibat dari banyak faktor mulai dari genetik (keturunan) sampai pada gaya hidup kita (merokok). Salah satu teori nya adalah akibat dari sel darah putih yang berpindah dari aliran darah ke membran yang berada disekitar sendi.

Gejala dan tanda dari AR adalah sebagai berikut :

  • Nyeri sendi
  • Pembengkakan sendi
  • Nyeri sendi bila disentuh atau di tekan
  • Tangan kemerahan
  • Lemas
  • Kekakuan pada pagi hari yang bertahan sekitar 30 menit
  • Demam
  • Berat badan turun

Artritis reumatoid biasanya menyebabkan masalah dibeberapa sendi dalam waktu yang sama. Pada tahap awal biasanya mengenai sendi-sendi kecil seperti, pergelangan tangan, tangan, pergelangan kaki, dan kaki. Dalam perjalanan penyakitnya, selanjutnya akan mengenai sendi bahu, siku, lutut, panggul, rahang dan leher.

Pengobatan pada AR adalah mengurangi peradangan sendi untuk mengurangi nyeri dan mencegah atau memperlambat kerusakan sendi. Secara umum pengobatan yang dapat dilakukan adalah pemberian obat-obatan dan operasi.

Dibawah ini adalah contoh-contoh obat yang dapat diberikan;

  • NSAIDs. Obat anti-infalamasi nonsteroid (NSAID) dapat mengurangi gejala nyeri dan mengurangi proses peradangan. Yang termasuk dalam golongan ini adalah ibuprofen dan natrium naproxen. Golongan ini mempunyai risiko efek samping yang tinggi bila di konsumsi dalam jangka waktu yang lama.
  • Kortikosteroid. Golongan kortikosteroid seperti prednison dan metilprednisolon dapat mengurangi peradangan, nyeri dan memperlambat kerusakan sendi. Dalam jangka pendek kortikosteroid memberikan hasil yang sangat baik, namun bila di konsumsi dalam jangka panjang efektifitasnya berkurang dan memberikan efek samping yang serius.

Apabila keluhan Anda berlanjut dan semakin mengganggu aktivitas, maka kami menyarankan Anda untuk melakukan pemeriksaan langsung dengan dokter spesialis penyakit dalam.  Untuk menentukan penyebab dari keluhan Anda, dokter akan melakukan wawancara menyeluruh dan pemeriksaan fisik lengkap, serta pemeriksaan penunjang bila diperlukan.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar