Sukses

Batuk Berdahak Pada Perokok

20 Oct 2014, 16:17 WIB
Pria, 32 tahun.

Dear Klik Dokter, Saya punya masalah harian dengan lendir yang sudah hampir setahun dan lendir yang saya produksi tersebut sangat kenyal. Di lain sisi saya tidak sedang flu atau batuk justru saya jarang terkena penyakit tersebut. Posisi saya saat ini adalah seorang perokok yang aktif. Mohon tanggapan dan petunjuk kenapa lendir tersebut bisa keluar terus ya? Terimakasih sebelumnya atas perhatiannnya.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Apakah yang Anda maksudkan dengan pengeluaran lendir adalah batuk berdahak?

Kondisi batuk berdahak dalam jangka waktu yang lama merupakan salah satu tanda adanya radang saluran pernapasan atau bronkitis. Kebiasaan merokok dan polusi udara merupakan beberapa faktor pemicu timbulnya penyakit ini. Bila tidak segera diatasi, penderita bisa mengalami perburukkan penyakit hingga mengalami gangguan jantung. Oleh karenanya kondisi ini harus segera diobati.

Berikut adalah gejala bronkitis kronis yang patut Anda ketahui :

  • Batuk berdahak yang memburuk pada pagi hari, dalam jangka waktu lebih dari 3 bulan
  • Napas pendek
  • Napas semakin berat saat beraktivitas
  • Sesak
  • Demam
  • Rasa tidak nyaman di dada
  • Infeksi saluran napas (flu) berulang.

Bila tidak segera diatasi, serangan bronkitis kronik akan sering berulang dan bertambah parah. Apalagi bila penderita adalah perokok. Paparan asap rokok, daya tahan tubuh yang rendah, sakit mag, dan paparan bahan-bahan iritan di tempat kerja meningkatkan risiko bronkitis dan kekambuhan penyakit itu hingga menjadi Penyakit Pernapasan Obstruktif Kronis (PPOK).

Kami sarankan Anda untuk segera menghentikan kebiasaan merokok, menghindari asap maupun debu dan memeriksakan diri ke Dokter Spesialis Paru. Diagnosa akan ditegakkan melalui pemeriksaan fisik secara langsung beserta pemeriksaan penunjang seperti spirometri untuk memastikan adanya penyempitan saluran napas, menentukan beratnya penyakit, menilai efek obat, dan memantau hasil pengobatan.

Semoga penjelasan ini bermanfaat.

Salam,

Tim Redaksi KlikDokter

0 Komentar

Belum ada komentar