Sukses

Hasil Laboratorium Infeksi Saluran Kemih

20 Oct 2014, 10:48 WIB
Wanita, 85 tahun.

pemeriksaan urine hemastix +1, sedimen lekosit banyak, eritrosit 3-5, epitel sel 0-5, bakteri (+). PH 8,0. apakah termasuk infeksi saluran kencing?

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Hasil laboratorium Anda menunjukkan adanya Infeksi Saluran Kemih (ISK). Kondisi ini biasanya menyebabkan keluhan sering BAK (buang air kecil), nyeri, sedikit-sedikit, rasa tidak lampias (rasa ada sisa setelah berkemih), bisa disertai dengan perubahan warna air seni menjadi keruh atau kemerahan. Infeksi saluran kemih dapat pula disertai dengan penyakit batu saluran kemih. Faktor risiko terjadi infeksi saluran kemih adalah minum sedikit, higienitas yang buruk, sering menahan BAK dan hubungan seksual yang tidak sehat. Karena bentuk anatomis saluran kemih pada wanita, ISK memang lebih mudah menyerang kaum hawa. Secara umum penyakit ini tidak menular.

ISK umumnya disebabkan oleh bakteri dan terbagi menjadi dua macam;

  1. ISK atas:  gejala berupa demam, menggigil, nyeri perut, nyeri pinggang, terkadang terasa ingin muntah. Radang / infeksi terdapat pada ginjal.
  2. ISK bawah: gejala berupa sakit di perut bagian bawah (di atas tulang kemaluan), BAK sakit terutama pada akhir masa berkemih, anyang-anyangan atau BAK tidak tuntas dan rasa masih ingin berkemih lagi, walaupun bila dicoba untuk berkemih tidak ada air seni yang keluar, sering berkemih, dan demam jika sudah berlanjut. Radang terdapat pada kandung kemih atau saluran kemih.

Untuk memastikan masih adanya infeksi saluran kemih, selain pemeriksaan urin lengkap yang baru saja Anda lakkukan, dapat pula dilakukan pemeriksaan kultur urin untuk mengetahui dengan pasti bakteri penyebab infeksi.

Berikut beberapa modifikasi gaya hidup yang dapat Anda terapkan sehari-hari untuk mencegah terjadinya ISK:

  1. Tingkatkan asupan cairan (air putih) minimal 1,5-2L/hari
  2. Jangan pernah menahan hasrat untuk berkemih, segeralah ke toilet jika merasakan sensasi untuk BAK
  3. Segera BAK setiap selesai berhubungan seksual.

Peningkatan asupan cairan dalam hal ini ditujukan untuk membilas kuman ataupun cikal bakal batu yang mungkin terdapat pada saluran kemih. 

Tata laksana akan diberikan sesuai dengan dasar penyebab infeksi, apakah memang hanya kurang minum dan sering menahan BAK, ataukah ada penyebab lain seperti batu ginjal. Kami sarankan agar Anda konsultasi ke Dokter karena dibutuhkan pemeriksaan fisik selain pemeriksaan laboratorium sebagai salah satu pemeriksaan penunjang.

Berikut kami lampirkan artikel mengenai infeksi saluran kemih:

Wanita Lebih Gampang Kena Infeksi Saluran Kemih

5 Cara Menjaga Kebersihan Vagina yang Tepat

Semoga penjelasan ini bermanfaat.

Salam, 

Tim Redaksi KlikDokter

0 Komentar

Belum ada komentar