Sukses

Penyebab si Kecil Rewel di Malam Hari

20 Oct 2014, 11:09 WIB
Pria, 2 tahun.

Ass... mw tnyak dok.... anak sy kl malam itu rewel nangis terus tp kl siang gak pa2, itu kira2 knp ya ?? gmn solusinya ?? trim.....

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Penyebab bayi rewel di malam hari memang susah ditebak, terutama pada awal masa kehidupan. Berikut adalah beberapa kemungkinan yang melatarbelakangi kondisi tersebut. Buatlah daftar berikut sebagai suatu check list, dan berikan tanda apabila Anda yakin sudah memenuhi kebutuhan yang kami sarankan.

1. Lapar

Sebab paling umum kenapa bayi menangis. Berikut bahasa tubuh yang kerap digunakan si kecil untuk memberikan tanda bahwa ia kelaparan: rewel, memukul bibir, kepala berputar ke arah Anda segera setelah Anda membelai pipi mereka, memasukkan tangan ke dalam mulut.

2. Popok Basah

Pastikan popok tidak tercemar dengan kotoran. Beberapa bayi sangat sensitif dan tidak dapat mentoleransi popok kotor walaupun hanya sedikit.

3. Lelah dan Mengantuk

Bayi terkadang menangis untuk memberikan tanda bahwa ia lelah dan mengantuk. Kondisikan lingkungan di sekitar sedimikian rupa agar bayi dapat istirahat dengan tenang, seperti matikan lampu, tidak ada suara berisik, dan lain-lain.

4. Manja

Bayi membutuhkan banyak sentuhan. Mereka merasa nyaman bila melihat, mendengar, mencium dan dekat dengan Bunda, Ayah serta orang lain yang dekat secara psikologis dengannya. Menangis bisa merupakan tanda bahwa ia ingin bermanja-manja ingin digendong atau dipeluk.

Jangan khawatir Anda memanjakan si kecil berlebihan hanya dengan memeluknya, karena pada awal masa kehidupan bayi benar-benar butuh serta merasa nyaman di dalam pelukan Anda. Gunakan alat bantu gendong bila Anda merasa lelah.

5. Masalah Pencernaan (nyeri atau gas)

Apabila sang buah hati menangis setidaknya 3 jam sehari, 3 hari seminggu selama 3 minggu tanpa henti, waspadalah. Kemungkinan ada masalah di pencernaan yang membuatnya merasa tidak nyaman. Biasanya bayi akan mulai menangis sesaat setelah makan atau menyusui. Gendong si bayi dalam posisi perut menghadap dada Anda, gerakkan lembut kakinya seperti sedang bersepeda. Periksakan si kecil ke Dokter bila perut terlihat kembung, banyak membuang gas atau terdapat gangguan buang air besar.

6. Ingin Bersendawa

Waspadalah bila bayi menangis setelah menyusu. Kemungkinan besar si kecil menelan udara, dan terjebaknya udara dalam pencernaan ini membuatnya tentu merasa kurang nyaman. Gendong sang buah hati dengan dada menghadap ke arah dada Anda, tepuk ringan bagian punggungnya hingga ia bersendawa segera setelah menyusu.

7. Terlalu Dingin atau Panas

Bila Anda melepas pakaian si kecil, terkadang ia menangis secara spontan karena kedinginan. Bayi yang baru lahir butuh kehangatan lebih namun tidak terlalu panas juga. Sebagai patokan, Anda bisa menambah jumlah lapisan baju untuk si kecil, selapis dari yang Anda kenakan untuk membuatnya merasa nyaman.

8. Sesuatu yang Mengganjal

Pastikan tidak ada satu helai rambut pun yang mengganggu si kecil. Terkadang tanpa sadar, sehelai rambut kita terjatuh di dalam popok atau terikat di jari bayi yang tentu membuatnya tidak nyaman. Sebab lain adalah bahan pakaian atau popok yang berubah, dan ia merasa kurang nyaman dengan perubahan tersebut.

9. Gigi Tumbuh

Proses keluarnya gigi dari gusi membuat si kecil merasa tersiksa. Benar, proses ini mencetuskan sensasi nyeri. Periksalah gusi sang buah hati dengan jari Anda untuk memastikan ada tidaknya sesuatu yang mengeras muncul dari deretan gusi. Pada umumnya gigi pertama akan muncul pada usia 4 hingga 7 bulan, namun bukan tidak mungkin peristiwa ini terjadi lebih awal.

10. Rangsangan Berlebih

Bayi sangat peka dengan lingkungan di sekitar mereka. Pencahayaan, suara, terlalu banyak disentuh orang asing, membuatnya menangis untuk memberikan tanda bahwa ia lelah.

11. Bosan

Terkadang si kecil bosan dengan suasana di sekitar dan ingin jalan-jalan untuk melihat suasana yang berbeda. Bawalah bayi Anda ke taman atau sekedar berjalan santai ke luar rumah dalam pelukan Anda.

12. Sakit

Bila segala kebutuhan si kecil sudah terpenuhi dan ia tetap menangis kencang, bisa jadi itu merupakan tanda bahwa tubuhnya kurang fit. Periksa suhu tubuh buah hati Anda, dan pastikan ada atau tidaknya demam, terutama bila ia menangis sangat kencang. Bawa bayi Anda ke Dokter bila suhu tubuh meningkat / turun, terdapat perubahan pola buang air kecil / besar, batuk-pilek atau keluhan lainnya.

Semoga penjelasan ini bermanfaat.

Salam,

Tim Redaksi KlikDokter

 

 

 

 

 

 

 

0 Komentar

Belum ada komentar