Sukses

Batuk Pada Perokok

22 Nov 2014, 19:02 WIB
Pria, 24 tahun.

dok saya batuk kok tidak sembu2 meski berobat ke dokter. apa karena saya merokok makin memperparah kondisi batuk saya dok. sekian trimakasi

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter 

Apakah batuk terus menerus? Atau hanya di malam atau pagi hari? Apakah ada sesak, demam, penurunan berat badan, keringat malam, batuk darah, nyeri dada? Apakah ada riwayat asma/alergi/ maag? Sudahkah melakukan pemeriksaan dahak?


Batuk merupakan mekanisme pertahanan tubuh di saluran pernapasan dan merupakan gejala suatu penyakit atau reaksi tubuh terhadap iritasi di tenggorokan karena adanya lendir, makanan, debu, asap, dan sebagainya. Batuk terjadi karena rangsangan tertentu, misalnya debu di reseptor batuk (hidung, saluran pernafasan, telinga). Batuk yang anda alami termasuk di dalam batuk kronis. Penyebab batuk kronis bermacam-macam, diantaranya adalah:

  •  Alergi (dapat disertai keluhan bersin dipagi hari, gatal-gatal pada tubuh, sesak)
  • Asma
  • Infeksi : Tuberkulosis (TBC) ataupun infkesi micoplasma, infkesi sinus
  • Bronkitis (radang pada bronkus-saluran udara ke paru-paru)
  • Penyakit paru obstruktif kronik (PPOK)
  • GERD (Gastro Esophageal Reflux Disease) : Penyakit reflux biasanya disertai keluhan ada rasa panas atau terbakar di daerah ulu hati, mual, muntah ataupun kembung. 
  • Penggunaan obat tertentu (ACE inhibitor) 
  • Post Nasal Drip (ada cairan di belakang hidung)

Karena merokok maka anda berisiko terkena penyakit paru obstruktif kronik (PPOK). PPOK terjadi ketika saluran udara dan kantung udara di paru-paru menjadi meradang atau rusak, paling sering disebabkan oleh merokok dan lebih sering terjadi setelah usia 45. Pada penderita PPOK, paru-paru menghasilkan lendir berlebih, yang kemudian tubuh akan secara refleks mencoba untuk membersihkannya dengan batuk. Gejala lainnya berupa sesak napas, napas cepat dan pendek, mudah lelah dengan aktivitas biasa, gejala akan semakin bertambah parah seiring progresifitas penyakit.
Untuk menentukan apakah Anda memiliki PPOK, dokter Anda mungkin akan melakukan beberapa tes, termasuk spirometri.


Kami sarankan Anda mengunjungi dokter spesialis penyakit dalam atau spesialis paru untuk pemeriksaan dan terapi lebih lanjut.
 

Demikian Informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga dapat bermanfaat.

Salam, 

0 Komentar

Belum ada komentar