Sukses

Benjolan di Leher, Apakah Gondongan?

22 Nov 2014, 20:06 WIB
Wanita, 19 tahun.

dok, sebulan lalu di leher kanan saya muncul benjolan kecil, keras,tidak sakit, dan bertambah 1benjolan di leher kiri yang bersifat kenyal,,bisa digerakkan+tidak sakit. dampaknya adalah telinga berdenging+rahang nyeri,rasa sakit menelan dan disertai sakit kepala+demam. saya sudah periksa ke dokter dan dokter blm memastikan penyakit apa,hanya diberi antibiotik.kira2 apa diagnosisnya?

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Kami memahami kekhawatiran Anda. Namun banyak kemungkinan yang dapat menyebabkan benjolan pada leher, antara lain:

  • pembesaran kelenjar tiroid (gondok): hipertiroidisme, hipotiroidisme, tumor kelenjar tiroid

  • pembesaran kelenjar getah bening: tumor kelenjar getah bening, TBC kelenjar, penyebaran kanker dari tempat lain, infeksi bakteri

  • pembesaran kelenjar air liur: parotitis (gondongan), tumor parotis 

  • bisul (abses), biasanya disertai dengan keluhan nyeri, warna kemerahan

  • sebab lainnya

Bila terdapat demam, nyeri menelan, disertai sakit kepala, dan Anda diberi antibiotik, kemungkinan keluhan Anda disebabkan oleh infeksi seperti gondongan. Gondongan (Mumps, Parotitis Epidemika) adalah suatu infeksi virus menular yang menyebabkan pembengkakan unilateral (satu sisi) atau bilateral (kedua sisi) pada kelenjar liur disertai nyeri. Mumps disebabkan oleh paramyxovirus. Virus ini ditularkan melalui percikan ludah yang berasal dari bersin atau batuk penderita atau karena bersentuhan langsung dengan benda-benda yang terkontaminasi oleh ludah penderita.

Jika dibandingkan dengan campak atau cacar air, gondongan tidak terlalu menular. Kebanyakan penyakit ini menyerang anak-anak yang berumur 2-15 tahun, namun pada orang dewasa justru lebih berat. Jarang ditemukan pada anak yang berumur kurang dari 2 tahun.  Jika seseorang pernah menderita gondongan, maka dia akan memiliki kekebalan seumur hidupnya. Yang terkena biasanya adalah kelenjar parotis, yaitu kelenjar ludah yang terletak diantara telinga dan rahang.

 

Untuk menegakkan diagnosis, perlu dilakukan wawancara medis lengkap disertai pemeriksaan fisik oleh dokter untuk melihat ukuran benjolan, konsistensi, lokasi anatomis, warna, kemudian pemeriksaan organ telinga untuk memastikan apakah gejala nyeri telinga tersebut berkaitan atau dikarenakan sebab lainnya. Kami menyarankan Anda untuk memeriksakan diri ke dokter penyakit dalam untuk tata laksana yang optimal. 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

 

0 Komentar

Belum ada komentar