Sukses

Benjolan di Leher dan Nyeri Telinga

03 Dec 2014, 04:15 WIB
Wanita, 19 tahun.

Dok saya berusia 19th dan baru saja sembuh dari penyakit cacar sebulan lalu. sejak sebulan lalu pula di leher kanan bawah telinga saya muncul benjolan yang kecil, keras namun tidak sakit. ketika cacar saya sembuh sampai sekarang pun benjolan itu masih ada dan bahkan bertambah 1 benjolan lagi di leher kiri, namun yang ini kecil kenyal dan bisa digerakkan, juga tidak sakit. yang menjadi masalah adalah setelah itu telinga saya sering berdenging dan juga telinga dan rahang sering nyeri. selain itu sering timbul rasa sakit kepala dan demam namun tidak tinggi.saya sudah berobat namun dokter sendiri belum bisa memastikan dan memberi saya antibiotik.kira-kira apa diagnosis penyakit saya?

Terima kasih Anda telah menggunakan layanan e-konsultasi di KlikDokter.

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Cacar air merupakan suatu penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus varicela zooster. Pada dasarnya penyakit yang disebabkan oleh virus dapat sembuh dengan sendirinya (self limiting disease), sehingga yang diperlukan adalah upaya untuk meningkatkan daya tahan tubuh anak anda dengan istirahat dan makan dengan gizi yang seimbang. Cacar air dapat menyebabkan timbulnya infeksi sekunder, seperti membesarnya kelenjar getah bening. Cacar air juga dapat menyebabkan berbagai komplikasi.

Komplikasi cacar air umunya jarang terjadi jika pada anak-anak. Sementara pada orang dewasa komplikasi lebih sering terjadi. Komplikasi yang dapat timbul akibat penyakit cacar air berupa peradangan pada organ-organ tubuh sepert jaringan otak, jaringan paru, ginjal, jantung, hati, kornea dan atau konjungtiva mata, telinga, pembuluh darah serta kelainan darah.

Mengenai keluhan benjolan pada kedua leher Anda, banyak kemungkinan yang dapat menyebabkan timbulnya hal tersebut, antara lain:

  • pembesaran kelenjar tiroid (gondok): hipertiroidisme, hipotiroidisme, tumor kelenjar tiroid
  • pembesaran kelenjar getah bening: tumor kelenjar getah bening, TBC kelenjar, penyebaran kanker dari tempat lain, infeksi bakteri
  • pembesaran kelenjar air liur: parotitis (gondongan), tumor parotis 
  • bisul (abses), biasanya disertai dengan keluhan nyeri, warna kemerahan
  • sebab lainnya

Bila terdapat demam, nyeri menelan, disertai sakit kepala, dan Anda diberi antibiotik, kemungkinan keluhan Anda disebabkan oleh infeksi yang berkaitan dengan benjolan pada leher ataupun dengan keluhan pada telinga. Salah satu contoh infeksi yang mungkin berkaitan dengan benjolan di leher Anda adalah gondongan. Gondongan (Mumps, Parotitis Epidemika) adalah suatu infeksi virus menular yang menyebabkan pembengkakan unilateral (satu sisi) atau bilateral (kedua sisi) pada kelenjar liur disertai nyeri. Mumps disebabkan oleh paramyxovirus. Virus ini ditularkan melalui percikan ludah yang berasal dari bersin atau batuk penderita atau karena bersentuhan langsung dengan benda-benda yang terkontaminasi oleh ludah penderita. Selain gondongan, benjolan pada kedua leher Anda juga dapat disebabkan oleh pembesaran getah bening sebagai reaksi infeksi sekunder pada penyakit cacar yang Anda alami sebelumnya. Namun kami tidak dapat memastikan hal tersebut tanpa pemeriksaan secara langsung.

Nyeri telinga menggambarkan adanya gangguan pada telinga luar, telinga tengah, atau telinga dalam. Apakah ada kemerahan atau bengkak dari telinga Anda bagian luar? dan apakah Anda memiliki nyeri kepala dan kemerahan serta nyeri bila Anda menyentuh tulang di bawah telinga Anda? Nyeri pada telinga dapat terjadi akibat dari infeksi, trauma terhadap telinga, atau sumbatan pada saluran tuba. Apabila Anda sedang mengalami batuk dan influenza, telinga Anda juga dapat terasa nyeri.

Untuk memastikan diagnosis dari keluhan yang Anda rasakan, perlu dilakukan wawancara medis lengkap disertai pemeriksaan fisik oleh dokter untuk melihat ukuran benjolan, konsistensi, ukuran, lokasi anatomis, warna, kemudian pemeriksaan organ telinga dengan alat khusus untuk memastikan apakah gejala nyeri telinga tersebut berkaitan atau tidak dengan keluhan lainnya. Kami menyarankan Anda untuk memeriksakan diri ke dokter spesialis THT untuk tata laksana yang optimal.

Kami lampirkan berbagai artikel untuk menambah wawasan Anda: Bisakah Terkena Cacar Air Dua Kali?

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar