Sukses

Bagaimana Jika Kandung Empedu Diangkat?

20 Oct 2014, 10:02 WIB
Wanita, 35 tahun.

Dok, apakah kolesterol tinggi bisa menyebabkan batu empedu? Kalau empedu diambil, apakah saya masih bisa normal? thanks Dok

Terimakasih telah menggunakan layanan e-konsultasi dari klikdokter

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Keluhan yang Anda rasakan saat ini adalah memiliki kadar kolesterol yang tinggi didalam darah. Jika berkenan, berapa kadar kolesterol (kolesterol total, HDL, LDL, trigliserida) Anda saat ini atau yang terakhir Anda periksa?

Kadar kolesterol yang tinggi memang dapat meningkatkan risiko seseorang terbentuk batu di dalam kandung empedunya. Sebelumnya izinkan kami membahas mengenai  organ empedu. Empedu merupakan salah satu organ pencernaan manusia. Di dalam empedu terdapat kandung empedu. 

Kandung empedu terlibat penuh dalam proses terbentuknya cairan empedu yang disemprotkan ke dalam usus untuk membantu proses pencernaan, terutama makanan yang berlemak, di akhir terowongan usus, cairan ini akan ditarik kembali untuk dipakai ulang. Perlu Anda pahami bahwa cairan empedu terbuat dari kolesterol, yang tentunya diambil dari kolesterol dalam darah manusia.

Jika kolesterol terlalu menumpuk, maka akan terjadi proses saturasi dan pembentukan batu di dalam kandung empedu, batu ini bisa menyumbat saluran yang harus dilewati cairan empedu dan menimbulkan rasa nyeri di area perut dibagian atas. Nyeri dirasakan terutama jika mengkonsumsi makanan berlemak. 

Berikut pencegahan terjadi batu empedeu:

  1. Kurangi konsumsi makanan berlemak (termasuk makanan bersantan, gorengan) 
  2. Makanlah makanan yang tinggi akan serat, seperti gandum dan sayur-sayuran. makanan tinggi serat ini akan mengikat cairan empedu sehingga tidak bisa digunakan ulang, sehingga empedu terpaksa mengambil kolesterol baru untuk diolah menjadi cairan empedu, hal ini berarti kadar kolesterol di darah akan otomatis turun. 

Penanganan batu empedu dapat berupa pengobatan dan operasi. Pada penanganan dengan pengobatan (menghancurkan atau melewatkan batu empedu ke saluran cerna selanjutnya) maka terdapat kemungkinan untuk terjadi kekambuhan. Hal ini berkaitan karena kandung empedu masih ada, sehingga dapat terjadi batu kembali. Kekambuhan juga lebih sering terjadi pada pasien yang pernah mengalami batu empedu multipel. Penanganan yang paling baik yang saat ini direkomendasikan untuk mencegah kekambuhan adalah dengan melakukan pengangkatan kandung empedu. 

Normalnya Organ hati memproduksi empedu untuk membantu pencernaan makanan. Jika kandung empedu diangkat, cairan empedu akan mengalir dari hati menuju ke saluran empedu dan akhirnya ke usus halus, tanpa disimpan terlebih dahulu di kandung empedu. Karena setelah pengangkatan kandung empedu, aliran empedu ke usus halus menjadi lebih sering, maka tinja mungkin lebih lunak atau frekuensi buang air besar meningkat.

Jika keluhan ini dirasakan sangat mengganggu Anda, kami sarankan Anda melakukan konsultasi kembali dengan dokter Anda agar dapat dilakukan wawancara medis secara detail dan pemeriksaan fisik secara menyeluruh sehingga setelah pemeriksaan tersebut Anda dapat berdiskusi dengan dokter mengenai terapi apa yang cocok dengan kondisi Anda saat ini.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat dan Anda selalu dalam keadaan sehat. 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar