Sukses

Keputihan Tak Kunjung Sembuh & Volume Haid Berkurang

20 Oct 2014, 12:30 WIB
Wanita, 24 tahun.

Malam dok saya mw tanya, 1) Saya mengalami keputihan selama berahun-tahun sejak SMP & sudah beberapa kali berobat namun hingga saat ini masih belum sembuh2 juga, padahal saya sudah sangat hati2 menjaga kebersihan organ intim & mengikuti semua saran2 dokter . Terakhir saya berobat dokternya bilang alternatif lainnya ialah dengan memasukan obat langsung ke dalam organ intim, tp tidak memungkinkan krn saya belum menikah & belum pernah berhubungan seksual. Berdasarkan hasil lab keputihan saya ini disebabkan oleh candida albican. * Apa yg menyebabkan keputihan saya tidak kunjung sembuh jg, apa krn obat yg diberikan krg tepat? * Apakah adanya kemungkinan saya dapat terkena kanker serviks/ovarium (mengingat kondisi keputihan yg sudah bertahun2 ini) * Lalu bagaimana solusi yg tepatnya nya dok selain alternatif memasukan obat langsung tersebut? 2) Saya biasa haid selama 7 hari, Namun sudah hampir 2 th terakhir ini volume haid saya sudah berkurang sudah tidak sebanyak seperti 2 th sebelumnya. Utk lama haidnya tetap selama 7 hari, tp kadang jg kurang dari itu. * Apakah hal ini masih termasuk normal/ mengindikasikan adanya suatu penyakit/ gangguan hormon/ organ kandungan? Apakah sedikitnya volume haid ini ada hubungannya dg penyakit keputihan saya yg sudah bertahun2 ya Dok? * Apakah volume darah haid dapat menujukan tingkat kesuburan? terima kasih dok ats jawabanya.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Kami mengerti kekhawatian yang Anda rasakan. Keputihan adalah cairan yang keluar dari vagina. Keputihan dapat timbul dari berbagai keadaan, yaitu secara normal/fisiologis dan secara patologis. Keputihan fisiologis adalah keputihan yang normal terjadi akibat perubahan hormonal, seperti saat menstruasi, stres, kehamilan, dan pemakaian kontrasepsi. Sedangkan keputihan patologis adalah keputihan yang timbul akibat kondisi medis tertentu dengan penyebab tersering adalah akibat infeksi parasit / jamur / bakteri.

Cairan vagina normal memiliki ciri-ciri antara lain warnanya putih jernih, bila menempel pada pakaian dalam warnanya kuning terang, konsistensi seperti lendir (encer-kental) tergantung siklus hormon, tidak berbau serta tidak menimbulkan keluhan.

Ketika cairan yang keluar dari vagina sudah mengalami perubahan warna (menjadi putih susu, keabuan, hingga kehijauan), berbau, banyak dan disertai keluhan lain (seperti gatal, panas, dll) menunjukkan bahwa telah terjadi keputihan abnormal yang umumnya disebabkan karena infeksi pada saluran reproduksi oleh berbagai kuman, jamur ataupun parasit. Terutama bila keputihan menjadi kuning dan ada darah bisa disebabkan oleh adanya infeksi.

Pada kasus Anda, keputihan disebabkan oleh candida albicans yang termasuk dalam golongan jamur. Penanganan keputihan tidak hanya serta merta menggunakan obat saja lalu sembuh, keputihan akibat jamur seringkali disebabkan oleh lembabnya daerah intim. Mengobati keputihan menjadi tidak mudah jika Anda telah meminum obat tetapi kelembaban dan kebersihan vagina tidak terjaga. Oleh sebab itu, selain penggunaan obat-obatan, Anda dapat mengikuti beberapa tips di berikut ini untuk mencegah keputihan berikut ini:

  • Sering mengganti celana dalam apabila berkeringat atau lembab
  • Menghindari penggunaan celana ketat yang terbuat dari bahan yang tidak menyerap keringat
  • Apabila ingin menggunakan panty liner pilihlah yang tidak mengandung pengharum dan tidak digunakan selama lebih dari 4-6 jam
  • Menghindari penggunaan produk pembersih kemaluan yang dapat menyebabkan perubahan keasaman dan keseimbangan bakteri dalam liang kemaluan ibu
  • Bila hendak membilas setelah buang air kecil, lakukanlah dengan arah dari depan ke belakang menggunakan handuk.

Mengingat kondisi Anda yang masih perawan sangat kecil kemungkinan keputihan yang Anda alami bukan disebabkan oleh kanker serviks. Kanker serviks disebabkan oleh infeksi human papiloma virus (HPV). Faktor risiko terbesarnya adalah berganti-ganti pasangan seksual. Gejala yang biasa dikeluhkan adalah adanya keputihan yang disertai darah, perdarahan atau flek diluar siklus menstruasi, perdarahan setelah berhubungan seksual, nyeri saat berhubungan seksual dan nyeri panggul.

Baca pula artikel artikel berikut untuk menambah informasi Anda:

Volume Haid Berkurang

Siklus menstruasi normal berlangsung selama 21-35 hari, 2-8 hari adalah waktu keluarnya darah haid yang berkisar 20-60 ml per hari. Berapa kali Anda harus mengganti pembalut (penuh)? Apakah ada berada dalam keadaan stress emosional? Jumlah menstruasi yang sedikit dipengaruhi oleh perubahan hormonal. Perubahan tersebut dapat berupa fluktuasi normal. Hal ini juga dapat dipengaruhi keadaan tertentu seperti stress fisik dan emosional atau pun karena pengaruh diet yang kurang bernutrisi. Apakah Anda dapat keadaan tersebut? Perhatikan asupan nutrisi Anda dan hindari diet berlebihan.

Berdasarkan informasi yang Anda berikan, lama haid (7 hari) masih dalam batas normal. Volume terbanyak memang pada hari pertama atau kedua haid, kemudian akan semakin berkurang dan akhirnya berhenti. Jadi Anda tidak perlu khawatir. Namun jika jumlah darah haid memang sangat sedikit sekali, Anda dapat memeriksakan diri ke dokter spesialis kandungan dan kebidanan. 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar