Sukses

Seputar Tekanan Darah Tinggi

20 Oct 2014, 09:52 WIB
Pria, 25 tahun.
Izin bertanya dok, ibu saya berobat dg keluhan kepala pusing . Dengan tekanan darah 130/90. Salah satu obatnya diberi amlodipine 5mg. Ibu saya tidak pernah tek. Darah sampai seperti itu, riwayat hipotensi maximal 90/70, kami sering check dg dkter dan punya tensi digital. Pertnyaanya 1. Apakah ibu saya termasuk golongan hypertensi, setelah riwayat yg kami ketahui selama ini dia hipotensi ? 2. Obat gol. Amlodipine layakkah diberikan kpd ibu saya ? 3. Apa yg terjadi bila ibu saya sdh konsumsi obat tersebut ? Terimakasih dokter,

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda dan ibu Anda rasakan. Sebelumnya ada beberapa pertanyaan yang ingin kami ajukan.

  • Sejak kapan ibu Anda memiliki keluhan pusing?
  • Bagaimana karakteristik pusing yang dirasakan ibu Anda?
  • Apakah ada keluhan lainnya?

Tekanan darah terdiri atas tekanan darah sistolik dan diastolik. Tekanana sistolik adalah tekanan saat jantung memompa darah dan tekanan diastolik adalah tekanan saat jantung beristirahat.

Normalnya tekanan darah sistolik < 120 mmHg dan tekanan diastolik < 80 mmHg. Tekanan darah sistolik 120 -139 mmHg dan diastolik antara 80-89 mmHg masuk dalam kategori prehipertensi. Sedangkan tekanan darah sistolik >140 mmHg dikategorikan sebagai hipertensi begitu pula dengan tekanan diastolik >90 mmHg.

Berdasarkan data yang Anda sebutkan, tekanan darah ibu Anda 130/90 mmHg. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan tekanan darah sistolik dan diastolik. Tekanan darah diastolik sudah dapat dikategorikan sebagai hipertensi. Namun, perlu diingat bahwa pemeriksaan tekanan darah harus dilakukan 2x dalam 2 waktu yang berbeda untuk menentukan kebenaran diagnosis hipertensi sebelum pemberian obat dan intervensi. Sehingga kami tidak dapat serta merta mengatakan bahwa ibu Anda menderita hipertensi, terlebih kami tidak melakukan anamnesis dan pemeriksaan fisik pada Ibu Anda.

Jika tekanan darah Anda berada dalam rentang prehipertensi maka sebaiknya Anda melakukan perubahan diet dan gaya hidup. Lakukan olahraga ringan-sedang seperti berjalan cepat, bersepeda rutin minimal 20 menit/hari. Hindari merokok, hindari memakan makanan tinggi lemak dan kolesterol serta makanan tinggi garam.

Sesuai dengan etika kedokteran, kami tidak berhak mengomentari mengenai tepat atau tidak nya pemberian obat karena setiap dokter yang memeriksa pasti memiliki alasan untuk memberikan suatu obat, terlebih kami tidak melakukan pemeriksaan kepada ibu Anda. Amlodipin merupakan obat yang digunakan untuk menurunkan tekanan darah dan diminum 1x/hari pagi hari.

Amlodipin dapat mengontrol tekanan darah jika diminum teratur pada orang yang menderita hipertensi. Asal dikonsumsi atas indikasi yang tepat, dosis yang tepat dan di bawah anjuran dokter tidak akan memberikan efek yang berarti dalam jangka waktu panjang. Dengan catatan Anda juga memiliki sistem eksresi seperti fungsi ginjal dan fungsi hati yang baik. 

Jika yang Anda maksud efek samping, kami akan menjabarkannya sedikit disini. Amlodipine sendiri dapat memiliki efek samping seperti: nyeri kepala, berdebar-debar, nyeri pada ulu hati, dsb. Efek-efek samping ini dapat terjadi bila tidak dikonsumsi dengan dosis yang sesuai atau sembarangan dikonsumsi tanpa anjuran dokter. 

Untuk itu setiap kali Anda akan mengonsumsi obat-obatan tertentu, ada baiknya Anda memeriksakan diri dan berkonsultasi secara langsung ke dokter. Terlebih bila dokter mendiagnosis Ibu Anda dengan hipertensi sebaiknya Ibu Anda kembali berkonsultasi 2 minggu sesudah pemberian obat pertama untuk menentukan efek terapi.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat. 

 

Salam,

 

0 Komentar

Belum ada komentar