Sukses

Penyebab Jari Kaki Kebas

20 Oct 2014, 13:20 WIB
Wanita, 43 tahun.

Pagi dokter..!!!Saya mau tanya,kenapa ibu jari kaki kanan saya terasa kebas terutama sebelah luar,kalau diregangkan ibu jari(sebelah luar)terasa ditarik dan agak perih...oya kuku jari jempol nya juga belah kearah bawah,,apa pengaruh juga???Terima Kasih...

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Idealnya diperlukan anamnesis terarah dan pemeriksaan fisik untuk mengetahui penyebab keluhan yang Anda rasakan. 

Apakah Anda memiliki riwayat penyakit diabetes? Jika tidak, kapan terakhir kali Anda melakukan pemeriksaan gula darah? Apakah Anda mengalami peningkatan nafsu makan? Apakah Anda mengalami peningkatan frekuensi BAK, khususnya pada malam hari?

Rasa kebas atau baal pada kaki atau tungkai disebabkan oleh adanya kerusakan saraf perifer. Keluhan ini biasanya merupakan gejala salah satu komplikasi diabetes yaitu neuropati diabetes (kerusakan pada sistem saraf perifer karena kadar gula darah yang tidak terkendali). Dalam mencegah atau memperlambat perjalanan kerusakan sistem saraf perifer tersebut, yang terutama perlu dilakukan adalah pengendalian kadar gula darah yang ketat. 

Pengendalian kadar gula darah dapat dilakukan dengan mengkonsumsi obat secara teratur sesuai dengan petunjuk dokter, serta memodifikasi gaya hidup dalam hal makanan dan aktivitas fisik. Jika kadar gula darah terkendali, biasanya keluhan pada kaki pun berkurang. Selain itu, perlu juga dilakukan perawatan kaki diabetes. Kondisi kaki yang baal membuatnya lebih rentan terhadap luka dan infeksi.

Berikut adalah tips perawatan kaki pada penderita neuropati diabetes:

  • Periksalah kaki setiap hari, apakah ada kulit retak, melepuh, luka, perdarahan
  • Bersihkan kaki pada waktu mandi dengan air bersih dan sabun mandi. Bila perlu gosok kaki dengan sikat lunak atau batu apung. Keringkan kaki dengan handuk bersih, lembuh, sela-sela jari kaki harus kering, terutama sela jari kaki ke-3-4 dan ke-4-5
  • Berikan pelembab/lotion pada daerah kaki yang kering untuk menjaga agar kulit tidak retak, tetapi tidak pada sela jari
  • Gunting kuku kaki lurus mengikuti bentuk normal jari kaki, tidak terlalu pendek atau terlalu dekat dengan kulit, kemudian kikir agar kuku tidak tajam. Hindari terjadinya luka pada jaringan sekitar kuku. Bila kuku keras, sulit dipotong, rendam kaki dengan air hangat kuku selama kurang lebih 5 menit. Bersihkan kuku setiap hari pada waktu mandi dan berikan krim pelembab kuku
  • Pakai alas kaki sepatu atau sandal untuk melindungi kaki agar tidak terjadi luka, termasuk ketika berkegiatan di dalam rumah
  • Gunakan sepatu atau sandal yang baik sesuai dengan ukuran dan enak dipakai, dengan ruang dalam sepatu yang cukup untuk jari-jari. Pakailah kaos kaki /stocking yang pas dan bersih terbuat dari bahan yang mengandung katun
  • Periksa sepatu sebelum dipakai, apakah ada kerikil/benda tajam lain. Lepas sepatu setiap 4-6 jam serta gerakkan pergelangan dan jari-jari kaki agar sirkulasi darah tetap baik
  • Bila ada luka kecil, obati luka dan tutup dengan pembalut bersih. Pastikan ada atau tidaknya tanda-tanda radang
  • Periksakan kaki ke Dokter secara berkala dan rutin.

Selain itu perlu dilakukan latihan senam kaki. Latihan ini dapat dilakukan dengan posisi berdiri, duduk dan tidur, dengan cara:

  1. Menggerakkan kaki dan sendi-sendi kaki misalnya berdiri dengan kedua tumit diangkat
  2. Mengangkat dan menurunkan kaki
  3. Gerakan dapat berupa gerakan menekuk, meluruskan, mengangkat, memutar ke luar atau ke dalam dan mencengkeram pada jari-jari kaki.

Latihan senam dapat dilakukan setiap hari secara teratur, sambil santai di rumah, juga waktu kaki terasa dingin. Beberapa orang juga menyebutkan bahwa mandi air hangat juga dapat meredakan gejala baal atau kebas yang ada.

Hal yang disampaikan di atas adalah perkiraan karena kami tidak melakukan pemeriksaan langsung pada Anda. Sebaiknya Anda ke Dokter Spesialis Penyakit Dalam untuk menjalani pemeriksaan fisik dan penunjang secara menyeluruh, serta memperoleh tata laksana yang sesuai dengan kondisi saat ini.

Semoga informasi ini bermanfaat.

Salam,

Tim Redaksi KlikDokter

0 Komentar

Belum ada komentar