Sukses

Telinga Berdengung (Tinnitus)

25 Nov 2014, 08:33 WIB
Wanita, 45 tahun.

obat telinga mendengung...? sudah di bawah ke THT tapi tidak ada perubahan

dr. Tiara Rahmawati

Dijawab Oleh:

dr. Tiara Rahmawati

Terimakasih Anda telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Keluhan telinga berdenging atau berdengung dalam dunia medis disebut tinnitus. Tinitus sendiri berarti suara berdenging atau berdengung, atau jenis suara lain yang berasal dari kepala atau telinga tanpa keterlibatan sumber eksternal. Tinitus bukanlah suatu penyakit namun menggambarkan suatu gejala dan sebaiknya segera dicari penyebabnya.

Terdapat dua jenis tinitus, yaitu yang subjektif dan objektif. Tinitus subjektif berarti tinitus yang hanya dapat didengar oleh penderita sendiri. Penyebabnya adalah kelainan pada telinga bagian luar, dalam, dan tengah. Tinitus ini juga dapat disebabkan oleh gangguan pada saraf-saraf pendengaran di otak. Sedangkan yang objektif dapat didengar juga oleh dokter yang memeriksa. Tinitus jenis ini jarang ditemukan, dapat disebabkan oleh kelainan pembuluh darah, gangguan tulang telinga dalam, atau gangguan pada otot.

Penyebab yang umum ditemukan pada tinitus adalah kerusakan sel telinga dalam. Rambut-rambut kecil pada telinga bagian dalam bergerak tergantung tekanan gelombang suara. Gerakan ini menstimulasi sel-sel telinga untuk mengeluarkan sinyal listrik melalui saraf dari telinga (saraf auditori) ke otak. Otak akan menginterpretasi sinyal-sinyal ini sebagai suara. Jika rambut-rambut pada telinga bagian dalam tersebut rusak, mereka dapat “membocorkan” impuls elektrik yang tidak beraturan, sehingga menyebabkan tinitus. Kerusakan rambut-rambut ini dipengaruhi oleh usia dan adanya paparan terhadap suara yang keras dalam jangka waktu lama (MP3 player, konser musik), dan paparan terhadap beberapa obat tertentu (aspirin, NSAIDs, diuretik).

Penyebab lain dari tinitus adalah:

  • Adanya kotoran terlalu banyak dalam telinga,

  • Perubahan pada tulang telinga bagian tengah,

  • Meniere’s Disease (kelainan pada telinga dalam karena tekanan cairan atau komposisi telinga dalam),

  • Trauma pada kepala atau telinga (mempengaruhi saraf atau fungsi otak yang berkaitan dengan pendengaran; umumnya tinitus karena sebab ini hanya terjadi pada satu telinga)

  • Tumor jinak pada saraf kranial yang berjalan dari otak ke telinga bagian yang mengontrol keseimbangan dan pendengaran (acoustic neuroma; biasanya menyebabkan tinitus pada satu sisi telinga saja)

  • Kelainan pada pembuluh darah, seperti hipertensi, kolesterol, diabetes mellitus, dan lain-lain (menyebabkan tinitus yang sifatnya pulsatil atau berdenyut, termasuk tinitus objektif)

  • Stress dan depresi. Diagnosis ini merupakan diagnosis yang sangat umum jika  tes-tes atau pemeriksaan pendengaran menunjukkan hasil normal dan penyebab tinitus lain tidak dapat diidentifikasi.

Tidak ada obat khusus untuk tinnitus, yang paling penting adalah menghilangkan pencetus atau menyembuhkan penyebab. Kami menyarankan Anda untuk menghindari pajanan suara keras, hindari pencetus tinitus seperti kopi, teh, minuman bersoda, rokok, dan garam.

Apabila cara di atas belum membantu mengatasi keluhan Anda, kami menyarankan agar Anda melakukan konsultasi kembali dengan dokter spesialis THT anda  untuk menyingkirkan kemungkinan penyebab tinitus lainnya.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar