Sukses

Nyeri Sendi

14 Oct 2014, 10:15 WIB
Pria, 49 tahun.
Dok saya pernah bertanya tentang nyeri sendi di klik dokter dan saya sudah berobat ke rumah sakit ke dokter penyakit dalam dan saya di beri suplemen fit bon dan meloxicam tapi saya juga sudah tes RA hasil negative dan asam urat 4'8 tapi kok sudah seminggu siku saya maaih sakit dan kalau bangun tidur jari tangan juga terasa ngilu . Untuk fitbon masih saya minum kalau miloxicam sy sudah 2 hari ini saya stop gimana pendapat dokter terima kasih...

   Terima kasih atas pertanyaan Anda.

 

Kami sangat mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Apakah sebelumnya Anda melakukan aktifitas yang cukup berat? Apakah ada gejala lain selain nyeri sendi, seperti rasa kaku terutama pagi hari saat bangun tidur, demam, kemerahan atau bengkak pada sendi?

Nyeri pada persendian dapat disebabkan oleh berbagai hal, termasuk asam urat dan arthritis. Namun, kedua penyakit tersebut biasanya ditemukan pada usia lanjut, meskipun dapat pula ditemukan pada usia muda. Nyeri pada lutut seringkali disebabkan oleh kelainan sendi yang disebut Osteoartritis (radang sendi). Untuk menegakkan diagnosisnya diperlukan pemeriksaan foto rontgen bagian lutut anda. Gejala dari penyakit ini berupa: nyeri lutut pagi hari, kaku pagi hari dan umumnya menyerang sendi besar seperti lutut, pinggul. Kelainan osteoarthritis tidak menyebabkan sendi kemerahan dan bengkak merah. Jika sendi anda bengkak dan merah bisa jadi anda menderita kelainan sendi yang lain.

Nyeri sendi dapat dikurangi dengan mengkonsumsi obat anti nyeri seperti paracetamol, ibuprofen, natrium diklofenak, aspirin. Namun obat tersebut tidak boleh digunakan sembarangan dan berlebihan karena dapat menimbulkan efek samping. Pijat hanya akan mengurangi gejala jika penyebab nyeri adalah kekakuan otot misal pada saat kondisi kelelahan atau posisi duduk yang tidak benar. Jika penyebabnya radang sendir, pijat tidak akan membantu.

Perlu pemeriksaan fisik untuk menentukan diagnosis penyakit Anda. Jika gejala tidak berkurang, Anda dapat melakukan konsultasi mengenai kesehatan Anda ke dokter spesialis penyakit dalam untuk mendapatkan pemeriksaan dan terapi lebih lanjut.

Demikian informasi yang dapat disampaikan. Semoga bermanfaat. 

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar