Sukses

Afasia
19 Oct 2014, 09:21 WIB
Wanita, 30 tahun.
Dok mau tanya, kok akhir2 ini saya kurang konsentrasi ya? Yg ada di pikiran dan yg akan saya sampaikan kok gak sama.... Misal sya ingin ngomong mesin cuci, tp yg dipikiran saya ato saya lihat kulkas, akhirnya yg keluar kata kulkas....pdhl yg nyambung dengan yg saya butuhkan....,saya ingin tau apa itu sebabnya dan cara mengtasinya, apa perlu ada treatmen ato terapi khusus....maksih dok atas jawabannya

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Apakah Anda memiliki riwayat trauma kepala sebelumnya? Adakah riwayat penyakit kronis yang Anda derita seperti penyakit jantung atau hipertensi?

Dalam dunia medis, adalah yang disebut dengan afasia, suatu kondisi menurunnya kemampuan bicara, menulis, penggunaan tanda atau pengertian bahasa yang didengar maupun dibaca. Hal ini disebabkan karena adanya gangguan peredaran darah di otak, seperti riwayat stroke, cedera kepala, epilepsi atau kondisi gangguan saraf lainnya.

Berikut adalah beberapa jenis afasia :

  • Afasia Ekspresif (tidak fasih) : mengetahui apa yang ingin dikatakan, namun kesulitan untuk mengutarakan
  • Afasia Reseptif (fasih) : dapat mendengar dan membaca, namun tidak mengerti arti dari apa yang didengar maupun dibaca. Terkadang, penderita tidak megerti dialog yang sedang diucapkan
  • Afasia Anomik : disebut juga anomia, yaitu kesulitan untuk mencetuskan kata yang ingin diutarakan. Hal ini membuat penderita harus berjuang untuk menemukan pembedaharaan kata yang benar-benar ingin diucapkan maupun ditulis
  • Afasia Global : kerap kali ditemui pada penderita paska stroke, yang mengalami kesulitan untuk berbicara dan memahami kata-kata. Penderita ini pun kehilangan kemampuannya untuk membaca atau menulis
  • Afasia Progresif Primer : Kelainan langka dimana penderita secara perlahan kehilangan kemampuannya untuk berbicara, membaca, menulis dan memahami pembicaraan dalam suatu kurun waktu. Kondisi ini dapat teperbaiki dengan terapi, dan kerap kali tidak dapat kembali sempurna. Alhasil, penderita akan terlatih untuk berkomunikasi dengan cara lain, seperti bahasa isyarat, dan lain sebagainya.

Untuk mengetahui apakah Anda merupakan penderita afasia atau bukan, perlu dilakukan serangkaian pemeriksaan oleh Dokter Spesialis Saraf. Kondisi ini dapat teperbaiki sesuai dengan derajat keparahan diagnosa melalui terapi wicara dan obat-obatan sesuai dengan petunjuk Dokter.

Konsultasikan diri Anda ke Dokter Spesialis Saraf untuk mendapatkan diagnosa dan tata laksana terbaik sesuai dengan kondisi terkini.

Semoga penjelasan ini bermanfaat.

Salam,

Tim Redaksi KlikDokter

 

 


0 Komentar

Belum ada komentar