Sukses

Penyebab Nyeri Pinggang, Muntah, Sakit Kepala, Demam

20 Oct 2014, 01:17 WIB
Pria, 25 tahun.
mau tanya dok,,, kenapa ya say kok sering sakit pinggang disertai sakit kepala sebelah dan mau mmuntah terus,, suhu badan naik,,,? mohon infonya? trims

Terimakasih telah menggunakan layanan e-konsultasi dari klikdokter. 

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Sakit pinggang dapat disebabkan oleh beberapa hal (otot, ginjal, saraf, tulang belakang). Bila menyebar hingga kaki dapat disebabkan oleh terjepitnya saraf. Nyeri pinggang juga dapat disebabkan oleh nyeri alih, misal pada batu ginjal atau dismenorea.

Pada nyeri kolik karena batu ginjal, keluhan berupa nyeri tajam, seperti diremas, tiba-tiba,  yang terjadi pada bagian pinggang belakang atau pada perut bagian bawah. Nyeri ini dapat menjalar ke  daerah selangkangan dan nyeri terjadi terus menerus

Low back pain (LBP ) dipengaruhi oleh faktor usia, jenis kelamin, faktor kegemukan, pekerjaan, dan aktivitas/olahraga. Di antara penyebab LBP yang lain adalah proses degeneratif (spondilosis, HNP, osteoartritis), penyakit peradangan, osteoporotik, kelainan bentuk tulang belakang (skoliosis), gangguan sirkulasi, tumor, infeksi, masalah psikoneurotik, dsb.

Nyeri pinggang yang disertai demam dan keluhan muntah dapat merupakan pertanda adanya infeksi saluran kemih. Infeksi saluran kencing (ISK) menyebabkan keluhan sering BAK (buang air kecil), nyeri, sedikit-sedikit, rasa tidak lampias (rasa ada sisa setelah kencing), bisa disertai dengan perubahan warna kencing menjadi keruh atau kemerahan. Infeksi saluran kencing dapat pula disertai dengan penyakit batu saluran kencing. Faktor risiko terjadi infeksi saluran kencing adalah minum sedikit, higienitas yang buruk, sering menahan BAK, dan hubungan seksual yang tidak sehat. 

ISK umumnya disebabkan oleh bakteri dan terbagi menjadi dua macam;

  1. ISK atas:  gejala berupa demam, menggigil, nyeri perut, nyeri pinggang, terkadang terasa ingin muntah. Radang / infeksi terdapat pada ginjal.
  2. ISK bawah: gejala berupa sakit di perut bagian bawah (di atas tulang kemaluan), kencing sakit terutama pada akhir kencing, anyang-anyangan atau kencing tidak tuntas dan rasa masih ingin kencing lagi, walaupun bila dicoba untuk berkemih tidak ada air kemih yang keluar, sering berkemih, dan demam jika sudah berlanjut. Radang terdapat pada kandung kemih atau saluran kemih.

Namun, infeksi saluran kemih juga dapat timbul tanpa gejala dan baru terdeteksi dari hasil urinalisis. Hasil ini pun tergantung cara penampungan sampel urin. Untuk memastikan masih adanya infeksi saluran kemih, dapat dilakukan pemeriksaan kultur urin. 

Tindakan yang dapat dilakukan pertama kali adalah meningkatkan asupan cairan (air putih) minimal 1,5-2L/hari dan tidak menahan BAK. Peningkatan asupan cairan dalam hal ini ditujukan untuk membilas kuman ataupun cikal bakal batu yang mungkin terdapat pada saluran kemih. Jangan pernah menahan kencing, segeralah ke toilet jika merasakan sensasi untuk BAK.

 

Untuk sementara, sebagai pengurang rasa nyeri Anda dapat mengonsumsi obat-obatan analgetik seperti paracetamol atau asam mefenamat yang dijual bebas. 

Kami juga menyarankan agar Anda dapat memeriksakan diri secara langsung dengan dokter spesialis penyakit dalam guna penanganan yang tepat.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat. 

Salam,

Tim Redaksi KlikDokter

0 Komentar

Belum ada komentar