Sukses

Ingin Hamil Pasca Keguguran

01 Oct 2014, 17:13 WIB
Wanita, 33 tahun.
saya mau tanya dok. saya baru aja keguguran saat kehamilan ke3, dan dokter yg memeriksa saya menyatakan kehamilan saya BO dan harus dikiret. 12hari setelah saya dikiret saya mens tapi hanya 4hari sudah bersih...Sudah normalkah rahim saya? dan Apakah ada kemungkinan cepat hamil karena kami berhubungan tanpa pengaman?..Biasanya berapa lamakah bisa hamil lagi pasca keguguran khususnya setelah dikiret ??? Mungkin itu saja pertanyaan saya & saya harapkan jawaban yg sejelas"nya dr dokter TerimaKasih...

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Kuret bertujuan untuk mengambil dan membersihkan sisa perdarahan atau jaringan yang masih ada dan menempel. Jika lewat pemeriksaan sudah tidak ada sisa jaringan atau perdarahan di dalam rahim maka tidak diperlukan kuret.

Umumnya setelah satu minggu dari kuretase darah sudah tidak ada lagi. Jika tidak terjadi komplikasi, umumnya kesuburan akan kembali normal.Jika sudah mendapat haid lagi berarti fungsi organ reproduksi sudah kembali normal dan sudah boleh hamil lagi. Jika seorang dikuret, seorang perempuan akan mulai berovulasi 2 - 3 minggu setelah tindakan kuretase, sehingga sebetulnya dapat segera hamil. Namun, dianjurkan agar ibu menunda kehamilan berikutnya selama kurang lebih 3 bulan, hingga organ reproduksi ibu kembali ke bentuk semula dan ibu telah siap secara fisik dan emosi untuk hamil lagi. Anda bisa saja hamil jika saat melakukan hubungan seksual pada masa subur Anda.

Untuk mendapatkan keturunan, Anda sebaiknya melakukan hubungan seksual pada waktu yang tepat. Waktu yang tepat untuk berhubungan seksual agar cepat mendapatkan keturunan adalah saat terjadinya ovulasi (masa subur). Ovulasi adalah suatu peristiwa dimana sel telur keluar dari ovarium dan siap untuk dibuahi oleh sperma. Waktu terjadinya ovulasi dapat diperkirakan sekitar 2 minggu sebelum terjadinya menstruasi berikutnya jika haid istri Anda teratur. Setelah dikeluarkan, sel telur dapat bertahan hidup selama 24 jam, sementara sperma yang telah dikeluarkan dapat bertahan hidup 48-72 jam, karena itu dianjurkan Anda melakukan hubungan seksual 2 hari sebelum hingga 2 hari sesudah waktu perkiraan ovulasi. Jika haid istri Anda tidak teratur, untuk menghitung masa subur pada wanita dengan siklus haid tidak teratur harus dilihat dari 6 siklus haid. Catat jumlah hari dalam satu siklus haid selama 6 bulan. Jumlah hari terpendek dalam 6 kali siklus haid dikurangi 18. Hitungan ini menentukan hari pertama masa subur. Jumlah hari terpanjang selama 6 siklus haid dikurangi 11. Hitungan ini menentukan hari terakhir masa subur.

Rumusnya:

Hari pertama masa subur = Jumlah hari terpendek – 18

Hari terakhir masa subur = Jumlah hari terpanjang – 11 

Karena itu untuk memperbesar kemungkinan terjadi pembuahan, kami sarankan untuk berhubungan intim teratur, 3-4x/minggu, terutama pada saat terjadinya ovulasi. Pada sebagian besar pasangan, kehamilan dapat terjadi dalam 1 tahun pertama setelah menikah.

Perlu juga diperhatikan:

  • Hentikan segala kegiatan yang kurang baik apabila Ibu ingin hamil.
  • Hindari merokok, obat-obatan terlarang, dan alkohol (termasuk suami).
  • Hindari juga konsumsi obat-obatan termasuk yang dijual bebas, Menurut The Center for Disease Control(CDC), wanita yang berencana untuk hamil dianjurkan mengkonsumsi vitamin B dalam jumlah cukup dan asam folat sebanyak 400 mikrogram/hari agar dapat mengurangi risiko gangguan perkembangan otak embrio.
  • Ketahui masa subur Anda, dan lakukan hubungan intim 3x/minggu dengan posisi misionaris (pria di atas).

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar