Sukses

Sering Sakit Kepala

01 Oct 2014, 16:52 WIB
Pria, 28 tahun.
Dear dokter... Dok, saya sejak berumur 20 mengalami sakit kepala yang sangat mengganggu aktivitas saya, apalagi jika saya terlaalu banyak pikiran dan cuaca panas serta jika terkena air hujan maupun gerimis. Beberapa tahun belakangan sempat berkurang tapi sekarang timbul lagi, untuk mengatasinya setiap hari saya minum obat maaf "paramex". Yang ingin saya tanyakan sait kaepala apa yang saya alami, apa obat atau penyembuhannya, bagaimana dengan obat yang setiap hari saya kosumsi? Terima kasih sebelumnya, jawaban dokter sangat saya harapkan.

Terima kasih atas pertanyaan Anda

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Terdapat beberapa penyebab sakit kepala dan perlu diketahui bahwa sakit kepala umumnya tidak diketahui sebabnya (lebih kurang 90%). Biasanya sakit kepala dapat dicetuskan oleh pola makan tidak teratur, kelelahan, kurang tidur, dsb. Sakit kepala yang tidak diketahui sebabnya ini disebut dengan sakit kepala primer, contohnya adalah migraine dan tension type headache, cluster headache. Sakit kepala yang sebabnya diketahui lebih sedikit (sakit kepala sekunder) dapat disebabkan oleh misalnya sakit gigi, demam, tumor otak, dll.  Sedangkan keluhan pusing biasanya disebabkan oleh vertigo.

Sebagian besar nyeri kepala di daerah belakang dan leher disebabkan oleh tension type headache (TTH).  Bila keluhan sakit kepala seperti tertindih benda berat/diikat dan melibatkan otot-otot leher maka kemungkinan Anda mengalami TTH. Sakit kepala tipe ini seringkali disertai dengan adanya rasa sakit/kaku di bagian leher/tengkuk, yang dapat juga menjalar hingga ke punggung, mata atau otot-otot lainnya di tubuh.

Sekitar 60% penderita migrain akan merasakan sakit kepala sebelah dan berdenyut. Disamping sakit kepala, biasanya penderita migrain juga dapat mengalami gangguan penglihatan (seperti sakit saat melihat cahaya) atau gangguan fungsi sensoris lainnya (seperti baal atau kesemutan pada kaki) beberapa saat sebelum mengalami sakit kepala, yang dikenal dengan istilah aura. Namun, tidak semua penderita migrain mengalami aura sebelum sakit kepala muncul, hanya sekitar 35% migrain yang disertai dengan aura (migrain klasik).

Untuk memastikan diagnosis dan bahaya atau tidaknya keluhan Anda, kami sarankan Anda segera memeriksakan diri ke dokter spesialis syaraf untuk dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh agar mendapatkan terapi yang optimal dan tidak bergantung pada salah satu jenis obat. 

Berikut kami lampirkan artikel yang mungkin bermanfaat untuk Anda:

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat. 

Salam,

 

0 Komentar

Belum ada komentar