Sukses

ASI Sebagai Kontrasepsi

20 Oct 2014, 08:22 WIB
Pria, 23 tahun.
Malam dok, saya mau tanya, mengacu kepada artikel dokter, https://www.klikdokter.com/healthnewstopics/read/2014/01/16/15032005/fokus-urus-anak-tidak-ada-salahnya-pakai-kontrasepsi, disana disebutkan memberikan ASI secara eksklusif pada bayi bisa digunakan sebagai kontrasepsi alami, yang saya tanyakan, apabila saat bayi telah diberikan ASI dan kurang intensif, kemudian digantikan dengan pemberian ASI ke suami apakah bisa diterapkan sebagai kontrasepsi alami juga dok? terimakasih

Bapak/Saudara yang Terhormat.

Metode kontrasepsi yang menjadikan laktasi (menyusui) sebagai kontrasepsi alami, memiliki efektifitas 98% dalam mencegah kehamilan. Pada saat menyusui, hormon prolaktin akan menekan ovulasi (pelepasan sel telur dari ovarium) sehingga dapat mencegah kehamilan. MAL dapat digunakan sebagai kontrasepsi dengan beberapa syarat, yaitu:

  • Memberikan ASI eksklusif, tidak memberikan makanan atau minuman apapun selain ASI kepada bayi
  • ASI diberikan sesering mungkin, setiap bayi meminta, minimal 8x/hari (setiap 4 jam)
  • Belum mendapatkan menstruasi setelah melahirkan
  • Bayi berusia kurang dari 6 bulan

Jika bayi sudah berusia dari 6 bulan, dan frekuensi menyusui menurun, maka risiko kehamilan meningkat dan sebaiknya menggunakan metode kontrasepsi tambahan.

Bagaimana jika pemberian ASI tidak intensif?

Seperti yang sudah dijelaskan, syarat MAL adalah ASI diberikan setiap 4 jam atau sesering mungkin dan bayi harus mendapatkan ASI eksklusif. Jadi, jika syarat tersebut tidak terpenuhi, Anda tidak dapat menjadikan ASI sebagai kontrasepsi. Sebaiknya Anda menggunakan kontrasepsi jenis lainnya yang aman bagi ibu menyusui seperti senggama terputus, kondom, spiral, atau mini pil.

Berikut kami lampirkan artikel:

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. 

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

 

0 Komentar

Belum ada komentar