Sukses

Calon Suami Terkena Hepatitis B

20 Oct 2014, 09:26 WIB
Wanita, 24 tahun.
selamat malam dokter, saya mau konsultasi sedikit. bulan depan saya rencana menikah, yang jadi permasalahan calon suami saya positif terkena hepatitis B. saya berencana mau ikut program vaksin untuk hepatitis B, yang saya mau tanyakan setelah saya baca-baca proses pemberian vaksin kan di proses selama 3 kali, hari pertama, bulan pertama dan 6 bulan pertama. apakah saya bisa berhubungan suami istri tanpa menggunakan alat kontrasepsi setelah pemberian vaksin pertama ? atau mungkinkah saya harus menunggu pemberian vaksin yang ke 3 ! apakah saya aman (tidak tertular) ? terimakasih

Terima kasih atas pertanyaan Anda

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan.

Hepatitis (radang pada hati) B  adalah penyakit yang disebabkan oleh virus hepatitis B (VHB), yang dapat menyebabkan peradangan hati akut atau menahun yang pada sebagian kecil kasus dapat berlanjut menjadi sirosi hati atau kanker hati. Hepatitis B merupakan penyakit hepatitis yang paling sering terjadi yang jarang diketahui orang awam, padahal virus ini lebih infeksius 100 kali daripada HIV.  Virus hepatitis B menular melalui darah dan cairan tubuh yang terinfeksi, hal ini dapat terjadi pada keadaan;

  • Kontak langsung darah dengan darah
  • Hubungan seksual yang tidak aman
  • Penggunaan jarum suntik tidak sterilTertusuk jarum suntik yang terinfeksi
  • Jarum yang terkontaminasi yang digunakan untuk membuat tatto, akupuntur, body piercing
  • Pada saat kehamilan – penularan dari ibu-janin pada proses melahirkan
  • Tranfusi darah

Sekitar sepertiga kasus dari penderita hepatitis B dapat tidak mengalami gejala sama sekali. Sisanya, penderita hepatitis B dapat mengalami beberapa gejala seperti penyakit flu, disertai dengan badan leas dan nyeri, sakit kepala, demam, nafsu makan menurun, diare, badan terlihat kuning (ikterik), mual dan muntah.

Bila benar calon suami Anda dinyatakan hepatitis B maka yang perlu diperiksa adalah apakah hepatitis B yang calon suami Anda derita masih menularkan ke orang lain atau tidak. Untuk itu perlu dilakukan pemeriksaan lanjutan yaitu melakukan pemeriksaan HBeAg dan Anti HBe. Apabila hasil yang didapat seperti ini :

  • HBe Ag reactive/ positif dan Anti HBe non reaktiv/negatif artinya Hepatitis B masih infeksius
  • HBe Ag non reactive/negatif dan anti HBe reaktiv/positif artinya Menderita Hepatitis B tapi sudah tidak menular lagi, disebut dengan Hepatitis B carrier . 

Sebaiknya setiap melakukan hubungan seksual Anda memakai alat kontraspesi kondom lateks. 

Sebaiknya suami Anda menjalani pengobatan dengan rutin karena hepatitis B kronik dapat menyebabkan sirosis hepatis (gagal hati) jika tidak diatasi. Namun, Anda tidak perlu khawatir, seseorang yang terinfeksi virus hepatitis B akut akan menghilangkan virus ini dengan sendirinya  dalam waktu 6 bulan jika dilakukan pengobatan dan akan meningkatkan  daya tahan tubuhnya sendiri untuk melawan virus ini  pada orang dewasa. Meskipun dapat juga berkembang menjadi hepatitis B kronik. Setelah mereka sembuh, mereka tidak dapat  terinfeksi oleh virus hepatitis B lagi dan tidak dapat menularkannya ke orang lain (sudah memiliki kekebalan terhadap hepatitis B). Namun, tetap berisiko terkena hepatitis jenis lain, seperti hepatitis A atau C.

Berikut kami sertakan artikel berkaitan dengan hepatitis B:

Hepatitis B.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. 

Salam,

 

0 Komentar

Belum ada komentar