Sukses

Pertanyaan Mengenai Hubungan Seksual

20 Oct 2014, 07:14 WIB
Pria, 22 tahun.
1.Bagaimana Caranya Melakukan Hubungan Seks Ketika Waktu Malam Pertama? Apakah Suami Harus Pakai Melubrikasi Penisx & Juga Melubrikasi Vagina Istri? Bagaimana Cara Foreplay Yang Baik Untuk Merobek Vagina Istri Agar Dia Tidak Merasakan Kesakitan Yang Sangat Luar Biasa? 2.Bagaimana Cara Memperbanyak & Mengentalkan Sperma Pria Agar Cepat Menghamili Istri? 3.Olahraga Apa Aja Untuk Menunjang Kesehatan Pria Agar Bisa Tahan Lama Dalam Berhubungan Seks & Dapat Segera Menghamili Istri? Olahraga Apa Yang Cocok Untuk Menunjang Kehamilan Istri? 4.Jenis Makanan-Minuman Apa Aja Yang Cocok Untuk Kesuburan Pria & Menunjang Kehamilan Istri? 5.Bagaimana Cara Cepat Membesarkan Payudara Istri Di Saat Berhubungan Seks?

Terima kasih atas pertanyaan Anda,

Kami bantu jawab pertanyaan Anda.

1.Hubungan seksual memiliki beberapa tahapan, dimulai dari foreplay, dilanjutkan dengan penetrasi, dan diakhiri dengan orgasme atau ejakulasi.  Pada saat penetrasi merupakan suatu proses dimana masuknya penis ke dalam vagina.  Anda tidak  perlu melubrikasi karena pada normalnya pria dan wanita akan mengeluarkan cairan lubrikasi yang sering muncul pada saat foreplay namun bila cairan lubrikasi kurang maka And dapat menggunakan cairan lubrikasi tambahan.

Foreplay merupakan suatu kegiatan seksual dan interaksi mesra antara pasangan secara  emosional ataupun fisik yang berguna untuk memicu nafsu seksual sehingga dapat terjadi aktifitas seksual yaitu penetrasi penis ke dalam vagina. Bentuk dari foreplay dapat bermacam-macam dari pengeluaran kata-kata, menyentuh, berciuman, berpelukan hingga membuka baju pasangan. Tujuan dari foreplay adalah untuk meningkatkan nafsu seksual dari pasangan dan membina hubungan emosional dan fisik yang mesra antar pasangan.

2 & 4. Pada saat ejakulasi, seorang pria normalnya akan mengeluarkan cairan sebanyak 2-5 ml yang terdiri dari cairan mani dan sperma. Secara normal pada saat ejakulasi, akan dikeluarkan cairan ejakulat yang berwarna putih karena memiliki banyak kandungan sperma yang kaya akan protein. Sperma ini dihasilkan oleh testis dan baru akan dikeluarkan bersama dengan air mani saat ejakulasi.

 

Cairan mani  (semen) yang normal umumnya berwarna putih atau keabu-abuan. Namun warna semen dan konsistensi dapat bervariasi tergantung usia, makanan dan frekuensi ejakulasi. Pada awal ejakulasi, semen terlihat tebal dan lengket, namun akan mencair 20-30 menit kemudian.

Seperti yang telah kami sampaikan bahwa kualitas sperma paling baik diketahui dengan melakukan analisis sperma. Ciri sperma yang baik atau normal (normospermia) dapat diketahui melalui pemeriksaan analisa sperma dengan ketentuan memiliki jumlah yang normal (N: >20 jt/cc), gerakan normal  (N:>50%), dan bentuk sperma normal (N:>30%).

 

Berikut kami sertakan pula beberapa artikel yang sekiranya dapat bermanfaat bagi Anda:

 

 

5 Makanan untuk Sperma Sehat

 

5 Tips Sperma Sehat 

3. Hubungan seksual yang berhasil antara suami dan istri didasari perasaan saling memiliki, mencintai, saling menerima, menghargai, menghormati sehingga sebenarnya tidak bergantung dari durasi hubungan seksual. Selama suami dan istri sama-sama merasakan kepuasan dan saling menikmati keintiman sehingga makin mendekatkan hubungan mereka maka hubungan seksual yang harmonis tidak bergantung dari lamanya saja namun berbagai aspek.

 

Hubungan seksual memiliki beberapa tahapan, dimulai dari foreplay, dilanjutkan dengan penetrasi, dan diakhiri dengan orgasme atau ejakulasi. Pertanyaannya adalah: apakah foreplay atau pemanasan Anda dan istri sudah cukup untuk merangsang Anda? Apabila foreplay yang dilakukan belum adekuat, maka perbaikilah dengan memperpanjang foreplay dan meningkatkan rangsangan di titik peka Anda.

 

 

Apabila memang masih belum dapat terangsang dengan foreplay adekuat, maka harus ditelusuri lagi secara mendalam apa yang melatarbelakangi gangguan ini, mungkin saja gangguan hormonal, stres, terlalu lelah, banyak pikiran, dan sebagainya. 

 

 

 

Berikut penjelasan seputar orgasme dan ejakulasi:

 

 

Orgasme dan Ejakulasi Dini

 

 

Orgasme atau ejakulasi yang terlalu cepat pada pria sementara pihak wanita merasa belum dipuaskan dapat disebut dengan ejakulasi dini. Ejakulasi dini untuk pertama kali paling banyak dikategorikan sebagai non-spesifik (berdasarkan DSM IV) dimana tidak ada seorang pun yang mengetahui penyebabnya dan faktor psikologis dicurigai menjadi penyebab utama dari ED.

 

 

Untuk mengatasi ejakulasi dini pada pria maka perlu diketahui penyebabnya terlebih dahulu, apakah psikologik (perasaan bersalah, stress, kecemasan, disfungsi ereksi), organik (gangguan organ), atau iatrogenik (karena tindakan medis). Penyebab ED sendiri paling banyak disebabkan oleh psikologis. Penanganan kemudian disesuaikan dengan penyebabnya.

 

Beberapa tips yang dapat dilakukan untuk 

mengatasi ejakulasi dini 

adalah:

  1. Cobalah untuk lebih santai ketika melakukan hubungan intim. Hindari kondisi dikejar deadline atau perasaan ‘harus segera selesai’ ketika melakukannya. Tariklah napas dalam-dalam atau lakukan teknik relaksasi terlebih dahulu
  2. Carilah posisi yang nyaman. Posisi ‘woman on top’ akan lebih nyaman untuk pria
  3. Jangan menggunakan alkohol atau obat-obatan terlarang ketika akan berhubungan seksual
  4. Berlatihlah senam kegel untuk membantu mengencangkan otot panggul dan mengontrol ejakulasi dini
  5. Beberapa jenis terapi dapat diberikan bagi mereka dengan ejakulasi dini:
    • Terapi seksual
      Terapi seksual dalam hal ini adalah berlatih mengendalikan ejakulasi dini dengan melakukan masturbasi. Dengan teknik masturbasi yang sesuai, tidak terlalu terburu-buru, sensitivitas dan respon terhadap suatu rangsangan seksual dapat dikendalikan. Melakukan masturbasi 1-2 jam sebelum hubungan seksual juga dapat menunda ejakulasi.
    •  
    • Terapi obat
      Obat-obatan antidepresi dan obat bius topikal (oles) juga dapat digunakan pada keadaan ini. Namun terapi dengan obat-obatan sebaiknya didiskusikan terlebih dahulu dengan dokter
    •  
    Psikoterapi
    Seperti psikoterapi untuk masalah lainnya, psikoterapi dalam hal ini bertujuan untuk mengurangi kecemasan dan stress yang dapat mempengaruhi hubungan seksual
    •  

 

Berikut kami lampirkan artikel yang berhubungan dengan pertanyaan Anda:

 

5. Payudara seorang wanita tidak dapat bertambah besar karena berhubungan seksual.

Demikian informasi yang kami dapat sampaikan, semoga bermnafaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar