Sukses

Tuba Falopi Tertutup, Masih Bisa Hamilkah?

18 Oct 2014, 19:23 WIB
Wanita, 25 tahun.
dok saya mau tanya kemarin saya habis hsg dan hasilnya: dilakukan sondasi uterus sonde masuk 4 cm, kontras dimasukan melalui cannula hsg yang letaknya di oue, tampak kontras mengisi casum uteri dan tuba kiri,uterus: ukuran cosum uteri kesan normal, dinding reguler, tampak filling defect oval yang berubah posisi pada foto kontras 2-4 ( gelembung udara), tuba kanan tidak terisi kontras, tuba kiri: kaliber lumer kesan normal, dinding reguler, tak tampak eilling defect, additional shadaw dan dilatasi, tampak sipill(+) pada kedua tuba, tak tampak gambaran peritubal filling, tak tampak intravasasi kontras ke vasa parauterine dan vasa iliaka. kesan : tuba uterina kanan non patent, curiga occlusi di pangkal tuba, tuba uterina kiri patent, tak tampak kelainan pada uterus, pada uterus tampak filling defect oval yang berubah posisi pada foto kontras 2-4 ( gelembung udara), Maksutnya apa ya dok dan apakah saya ada kesempatan untuk hamil terima kasih sebelumnya.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

 
Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Dari analisa Anda tuba falopi Anda emang tertutup, namun masih ada tuba falopi kanan yang dapat menyalurkan sel telur, jadi masih ada kemungkinan. Izinkan kami menjelaskan tentang bagaimana tips cepat mendapatkan momongan.
 
Untuk mendapatkan keturunan, Anda sebaiknya melakukan hubungan seksual pada waktu yang tepat. Waktu yang tepat untuk berhubungan seksual agar cepat mendapatkan keturunan adalah saat terjadinya ovulasi (masa subur). Ovulasi adalah suatu peristiwa dimana sel telur keluar dari ovarium dan siap untuk dibuahi oleh sperma. Waktu terjadinya ovulasi dapat diperkirakan sekitar 2 minggu sebelum terjadinya menstruasi berikutnya jika haid Anda teratur. Setelah dikeluarkan, sel telur dapat bertahan hidup selama 24 jam, sementara sperma yang telah dikeluarkan dapat bertahan hidup 48-72 jam, karena itu dianjurkan Anda melakukan hubungan seksual 2 hari sebelum hingga 2 hari sesudah waktu perkiraan ovulasi.
 
Jika haid Anda tidak teratur, untuk menghitung masa subur pada wanita dengan siklus haid tidak teratur harus dilihat dari 6 siklus haid. Catat jumlah hari dalam satu siklus haid selama 6 bulan. Jumlah hari terpendek dalam 6 kali siklus haid dikurangi 18. Hitungan ini menentukan hari pertama masa subur. Jumlah hari terpanjang selama 6 siklus haid dikurangi 11. Hitungan ini menentukan hari terakhir masa subur.
 
Rumus Penghitungan Masa Subur:
 
Hari pertama masa subur = Jumlah hari terpendek – 18
 
Hari terakhir masa subur = Jumlah hari terpanjang – 11 
 
Karena itu untuk memperbesar kemungkinan terjadi pembuahan, kami sarankan untuk berhubungan intim teratur, 3-4x/minggu, terutama pada saat terjadinya ovulasi. Pada sebagian besar pasangan, kehamilan dapat terjadi dalam 1 tahun pertama setelah menikah.
 
Perlu juga diperhatikan:
 
Hentikan segala kegiatan yang kurang baik apabila ingin hamil.Hindari merokok, obat-obatan terlarang, dan alkohol (termasuk suami).Hindari juga konsumsi obat-obatan termasuk yang dijual bebas, Menurut The Center for Disease Control(CDC), wanita yang berencana untuk hamil dianjurkan mengkonsumsi vitamin B dalam jumlah cukup dan asam folat sebanyak 400 mikrogram/hari agar dapat mengurangi risiko gangguan perkembangan otak embrio.Ketahui masa subur Anda, dan lakukan hubungan intim 3x/minggu dengan posisi misionaris (pria di atas).
 
Jika Anda telah melakukan berbagai tindakan seperti di atas dan hasil yang didapatkan dalam keadaan normal, namun tetap belum mendapatkan keturunan, bersabarlah dan tetap berusaha dan berdoa pada Nya. Semoga Anda dan suami dapat segera dianugerahi buah hati.
 
Demikian informasi yang dapat disampaikan. Semoga bermanfaat.
 
Salam,
 
 
Tim Redaksi KlikDokter
 

0 Komentar

Belum ada komentar