Sukses

Siklus Menstruasi Tidak Teratur

28 Sep 2014, 17:56 WIB
Wanita, 38 tahun.
Dok sy bln kemaren kan haid tgl 23 agustus sampai tgl 30 agustus.Tp tgl 14 sept sy keluar darah merah sedikit dan cm sekali kemudian keluar darah lg tgl 16 sept dan cm sedikit jg cm sekali. Dan sampe tgl 27 sept sy blm haid jg pdhl selama ini sy blm pernah telat haid. Sbgai catatan sy sdh nikah selama 6 tahun tp blm punya momongan, pernah sekali hamil tp kosong kantongnya jd hrs di kuret.Sy jg dah test pack tp negatif trs dok.Sebenarnya sy knp ya dok? Sy takut kena kankerservik atau ovarium. Tks sblmnya dok, sy mhn tlg di jawab pertanyasn sy ini.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Gangguan menstruasi merupakan keluhan yang cukup umum ditemui. Gangguan ini dapat ditandai dengan darah yang keluar sedikit atau malah banyak. Siklus menstruasi memang dapat maju atau mundur, tidak selalu tepat waktu. Siklus menstruasi normalnya berkisar antara 21-35 hari dan berlangsung selama 3-7 hari. Adapun gangguan siklus menstruasi umumnya terjadi akibat gangguan keseimbangan hormonal, yang dapat disebabkan oleh beberapa keadaan, antara lain:

  • Pada 3-5 tahun pertama setelah haid pertama
  • Pasien dengan gangguan makan (seperti anorexia nervosa, bulimia)
  • Pasien dengan indeks massa tubuh (IMT) > 30
  • Malnutrisi (kurang gizi)
  • Stres psikologis
  • Atlet
  • Kekurangan vitamin K
  • Penggunaan obat-obatan tertentu
  • Kelainan pembekuan darah
  • Gangguan hormon tiroid
  • Dan lain sebagainya.

Selain gangguan hormonal, dapat juga terjadi gangguan organ kandungan. Untuk memastikannya, periksakan diri Anda ke Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan untuk menjalani pemeriksaan fisik dan USG kandungan. Penanganan masalah ketidakteraturan siklus menstruasi nantinya akan bergantung pada penyebabnya. 

Berikut adalah beberapa tips yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi ketidakteraturan siklus menstruasi:

  • Hindari aktifitas fisik yang berat

Terlalu lelah adalah salah satu penyebab utama terlambatnya proses siklus menstruasi. Hal ini karena tubuh membutuhkan sejumlah energi untuk meneruskan proses menstruasi secara teratur. Ketika jumlah energi habis karena adanya aktifitas yang berat, maka menstruasi tidak datang tepat pada waktunya. Ketika siklus tidak lancar, maka sindrom pra-menstruasi datang mengancam. Berdasarkan fakta inilah kami sarankan Anda untuk menghindari kelelahan berlebihan.

Tubuh setiap manusia memiliki ambang lelah yang berbeda-beda, tergantung dari ketahanan stamina tubuh seseorang. Stamina dapat dilatih dengan berolahraga secara teratur. Untuk memulai cobalah jogging selama 15 menit dahulu, kemudian dilatih untuk menambah waktu hingga paling tidak 30 menit sehari.

  • Hindari stres

Di atas batang otak manusia, terdapat satu struktur yang disebut hipotalamus. Hipotalamus memiliki beberapa fungsi dan yang terpenting adalah menghubungkan sistem saraf dengan kelenjar endokrin melalui kelenjar hipofisis atau pituitari. Hipotalamus mengatur berbagai tingkatan hormon, termasuk hormon-hormon reproduksi wanita, yaitu esterogen dan progesteron.

Bila seorang wanita berada pada tekanan mental ekstrim seperti stres, maka produksi esterogen dan progesteronnya akan terganggu. Ketidakseimbangan ini dapat  menyebabkan siklus menstruasi tidak teratur. Sama dengan stamina, ambang stres setiap orang juga berbeda-beda tergantung dari ketahanan jiwanya. Ketahanan jiwa berhubungan dengan tubuh yang sehat. Oleh karena itu, dengan melatih tubuh berolahraga teratur, tubuh akan menjadi lebih segar dan memiliki stamina yang baik sehingga tidak mudah stres.

  • Asupan Gizi

Asupan nutrisi tepat untuk kebutuhan gizi tubuh sangat diperlukan. Karena status kualitas dari asupan nutrisi dan gizi mempengaruhi kinerja kelenjar hipotalamus yang memiliki peran mengendalikan kelancaran siklus menstruasi.

Hindari minuman bersoda, minuman keras, rokok dan asap rokok. Jagalah pola makan dengan mementingkan kualitas nutrisi yang ada di setiap makanan atau minuman. Tingkatkan konsumsi makanan sehat seperti buah-buahan segar, sayur, gandum dan tinggalkan junk food dan makanan berlemak. Hindari konsumsi obat tanpa resep dan pengawasan dokter.

Semoga penjelasan ini bermanfaat.

Salam,

Tim Redaksi KlikDokter

0 Komentar

Belum ada komentar