Sukses

Penanganan Asma

28 Sep 2014, 16:50 WIB
Wanita, 27 tahun.
Bagamana ya dok caranya menyembuhkan orang yang terkena asma apalagi asma yg diderita sdh cukup lama bahkan berjalan jauh aja susah.z mohon penjelasanx dok sekaligus obat dan therapi yg harus dlakukan oleh penderita asma ini dan pantangan ap yg harus dihindari.tlong ya dok dijawab.

Terima kasih atas pertanyaan Anda

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan.

Penyakit asma disebabkan oleh banyak faktor, dan benar salah satunya dipengaruhi oleh genetik. Namun penyakit ini tidak menular. Izinkan kami menjelaskan tentang penyakit asma ini.

Asma adalah penyakit kronis (berlangsung lama) yang ditandai oleh sesak napas disertai bunyi ngik-ngik (mengi) dan / atau batuk persisten dimana derajat keparahan setiap orang berbeda-beda. Pada saat serangan yang terjadi adalah menyempitnya jalan napas kita akibat dari pengerutan bronkus yang menyebabkan udara sulit keluar masuk paru.

Secara umum gejala asma adalah sesak napas, batuk berdahak dan suara napas yang berbunyi ngik-ngik atau mengidimana seringnya gejala ini timbul pada pagi hari menjelang waktu subuh, hal ini karena pengaruh keseimbangan hormon kortisol yang kadarnya rendah ketika pagi dan berbagai faktor lainnya. Faktor genetik merupakan faktor yang tidak dapat dimodifikasi.

Asma tidak dapat disembuhkan, namun dapat dicegah dan dapat dikontrol dengan tata laksana yang tepat. Intinya adalah setiap pasien harus mengetahui secara pasti apa saja yang membuat asmanya kambuh, langkah selanjutnya adalah menghindari faktor tersebut agar tidak kambuh. Untuk penanganannya, perlu dilakukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang lebih lanjut. 

Penyebab dari asma belum sepenuhnya dimengerti. Namun faktor risiko yang dapat mencetuskan timbulnya asma adalah, alergen (zat yang menyebakan alergi),infeksi, cuaca, kegiatan jasmani dan iritan. Asma tidak dapat disembuhkan, namun dapat di kontrol dengan tata laksana yang tepat.

Beberapa zat atau bahan yang dapat mencetuskan timbulnya serangan adalah;

  • Benda-benda dalam ruangan (tungau debu rumah dalam kasur, karpet, dan perabotan kotor dan bulu binatang)
  • Benda-benda di luar ruangan (polusi, asap buangan pabrik)
  • Asap rokok
  • Refluks gastroesofagus (sering muntah)
  • Udara dingin, emosi yang berlebihan seperti marah atau ketakutan dan olahraga juga dapat mencetuskan serangan asma. Bahkan beberapa obat seperti aspirin dan obat anti inflamasi lainnya dan beta bloker juga dapat mencetuskan serangan.

Perlu diberikan edukasi, antara lain mengenai pathogenesis asma, peranan terapi asma, jenis-jenis terapi yang tersedia, serta faktor pencetus yang perlu dihindari. Pastikan pasien menggunakan alat untuk terapi inhalasi yang sesuai. Secara umum, terdapat dua jenis obat dalam penatalaksanaan asma, yaitu obat pengendali (controller) dan pereda (reliever). Obat pengendali merupakan profilaksis serangan yang diberikan tiap hari, ada atau tidak ada serangan/ gejala, sedangkan obat pereda adalah yang diberikan saat serangan.

Pengobatan asma secara cepat/jangka pendek yaitu dengan menggunakan obat pelega saluran pernafasan seperti inhaler dan nebulizer yang berfungsi menghentikan serangan asma. Pengobatan jangka panjang yang berfungsi untuk mencegah terjadinya serangan asma adalah dengan menggunakan obat-obatan seperti steroid berfungsi untuk tetap membuat saluran pernafasan terbuka dan mengurangi pembengkakan.

Kami lampirkan beberapa artikel untuk Anda baca:

Terima kasih atas pertanyaan Anda, semoga bermanfaat. 

Salam

 

Tim Redaksi Klikdokter

 

0 Komentar

Belum ada komentar