Sukses

Belum Hamil Padahal Sudah Lepas Kontrasepsi

26 Sep 2014, 00:13 WIB
Wanita, 27 tahun.
Selamat malam dok, saya mau tanya nih. Sya sudah berumah tangga pnya anak 1. Stelah melahirkan, saya lngsg pakai KB spiral coferT.yg jangka waktu nya untuk 10tahun.sya pake alat KB itu slama 5tahun.setelah itu sya lepas,dan tdk memakai KB apa apa. Saya sudah 4tahun tdk memakai KB. Yang mau saya tnyakan, kenapa sya tdk kunjung hamil lg dok? Padahal slama 4tahun sya tdk pake KB apa apa? Tolong beri solusi dok, agar saya bisa hamil lagi..! Sebelum dan sesudah nya saya ucapkan trima kasih..

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Seharusnya kesuburan akan kembali normal pasca pelepasan KB spiral. Berbeda dengan KB suntik hormonal yang membutuhkan waktu lebih lama untuk kembalinya kesuburan.

Seseorang baru dapat dikatakan memiliki masalah infertilitas primer (gangguan kesuburan) apabila telah memenuhi kriteria berikut, yaitu: belum memiliki keturunan setelah 1 tahun berhubungan seksual teratur (2-3x/minggu) tanpa menggunakan kontrasepsi.

Apabila telah memenuhi kriteria infertilitas primer di atas, maka perlu dilakukan evaluasi lebih lanjut untuk mencari penyebabnya, baik dari pihak suami maupun istri. Kami sarankan agar Anda melakukan pemeriksaan USG rahim, HSG ataupun kadar hormon. Kondisi tubuh yang terlalu gemuk atau terlalu kurus juga dapat mengganggu kesuburan. 

Analisis semen diperlukan untuk menilai kualitas serta kuantitas sperma pada kasus infertilitas (ketidaksuburan) pria. Selain usia, kualitas sperma juga dipengaruhi oleh beberapa faktor pada pria seperti makanan dengan gizi kurang adekuat, stress, obesitas, obat-obat, merokok, pestisida yang terdapat dalam makanan.

Usaha-usaha yang dapat Anda lakukan dalam memperoleh keturunan diantaranya adalah dengan melakukan hubungan seksual di sekitar masa subur kakak Anda. Masa subur adalah masa dimana telah terjadi ovulasi (pelepasan sel telur matang dari indung telur). Untuk mengetahui kapan masa subur, Anda harus mengetahui berapa rata-rata siklus haid dari 3-6 siklus haid terakhir. Jika siklus menstruasi anda berlangsung teratur selama 27-28 hari, maka waktu terjadinya ovulasi anda adalah perkiraan Hari Pertama Haid Berikutnya dikurangi 14 hari. Lakukanlah hubungan seksual terutama pada 3 hari sebelum waktu ovulasi hingga 3 hari setelah terjadinya ovulasi. Kemungkinan terjadinya pembuahan akan lebih tinggi jika Anda melakukan hubungan seksual pada masa-masa itu. Kemudian Anda dan pasangan juga perlu melakukan hubungan seksual yang teratur 2-3 x/minggu.

Disamping itu, yang perlu dilakukan dalam persiapan kehamilan adalah merubah pola hidup menjadi lebih sehat dengan makan makanan bergizi dan seimbang, asupan vitamin sesuai kebutuhan, istirahat teratur, dan berolahraga. Perlu juga diperhatikan: 

  • Hentikan segala kegiatan yang kurang baik apabila Ibu ingin hamil. Hindari merokok, obat-obatan terlarang, dan alkohol (termasuk suami)

  • Hindari juga konsumsi obat-obatan termasuk yang dijual bebas

  • Menurut The Center for Disease Control (CDC), wanita yang berencana untuk hamil dianjurkan mengkonsumsi vitamin B dalam jumlah cukup dan asam folat sebanyak 400 mikrogram/hari agar dapat mengurangi risiko gangguan perkembangan otak embrio

Periksakan kondisi Anda dan pasangan, agar diketahui sumber permasalahanya dan Anda berdua dapat cepat memiliki buah hati. Jika Anda telah melakukan berbagai tindakan seperti di atas dan hasil yang didapatkan dalam keadaan normal, namun tetap belum mendapatkan keturunan, bersabarlah dan tetap berusaha dan berdoa pada Nya. Semoga Anda dan pasangannya dapat segera dianugerahi buah hati. 

Berikut adalah beberapa artikel yang dapat Anda akses terkait persiapan kehamilan pada pasangan suami-istri:

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga informasi ini bermanfaat.

Salam,

Tim redaksi KlikDokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar