Sukses

Penanganan TB Kelenjar

19 Oct 2014, 13:03 WIB
Wanita, 38 tahun.
istri saya bulan Juli lalu angkat benjolan di ketiak kiri, dan hasil laporan Hispatologi nya: sediaan berasal dari payudara menunjukan kelenjar getah bening dgn tuberkel tuberkel terdiri atas sel epiteloid,sel datia langhans sebagian disertai nekrosis perkijuan, tidak tampak massa tumor Fibroadenoma pada sediaan ini; Limfadenitis tuberkulosa, tidak tampak tanda ganas. benjolan ini sebenarnya sudah berada sekitar 7 tahun, dan sebenarnya tidak mengganggu, namun atas saran dokter akhirnya kami angkat, setelah hasil operasi tersebut, istri saya disarankan minum obat 9 bulan, tapi pada bulan ke-3, timbul alergi yang cukup mengganggu, pertanyaan saya: 1. apakah dengan hasil lab tersebut harus minum obat selama 9 bulan itu? sedangkan sebenarnya benjolan tersebut sudah ada selama 7 th dan tidak bermasalah untuk kesehatan. 2. Bila memang harus konsumsi obat, bagaimana menaggulangi alergi obat tersebut? Demikian pertanyaan saya, mohon bantuan konsultasinya, terima kasih sebelumnya.. Rgds,

Terima kasih atas pertanyaan Anda

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan.  Dari cerita Anda sepertinya struktur yang diambil dari istri Anda adalah kelenjar getah bening. Kelenjar getah bening terdiri dari sel-sel imunitas yang melakukan perlawanan terhadap infeksi atau radang, sehingga bila terjadi infeksi maka kelenjar getah bening cenderung membesar. Tubuh kita memiliki kurang lebih sekitar 600 kelenjar getah bening, namun hanya di daerah bagian bawah rahang bawah rahang bawah, ketiak atau lipat paha yang teraba normal pada orang sehat. Pembesaran kelenjar getah bening dapat dibedakan menjadi lokal atau umum (generalized). Pembesaran kelenjar getah bening umum didefinisikan sebagai pembesaran kelenjar getah bening pada dua atau lebih daerah.

Penyebab pembesaran kelenjar getah bening adalah:

  • Virus. Infeksi oleh virus pada saluran pernapasan bagian atas (rinovirus, virus parainfluenza, influenza, respiratory syncytial virus (RSV), coronavirus, adenovirus atau reovirus). Virus lainnya virus ebstein barr, cytomegalovirus, rubela, rubeola, virus varicella-zooster, herpes simpleks virus, coxsackievirus, human immunodeficiency virus.
  • Bakteri. Bakteri pada peradangan KGB (limfadenitis) dapat disebabkan Streptokokus beta hemolitikus Grup A atau stafilokokus aureus. Bakteri anaerob bila berhubungan dengan caries dentis (gigi berlubang) dan penyakit gusi. Difteri, Hemofilus influenza tipe b jarang menyebabkan hal ini. Bartonella henselae, mikrobakterium atipik dan tuberkulosis dan toksoplasma.
  • Keganasan seperti leukimia, neuroblastoma, rhabdomyosarkoma dan limfoma juga dapat menyebabkan limfadenopati.
  • Penyakit lainnya adalah kawasaki, penyakit kolagen, lupus.
  • Obat-obatan juga menyebabkan limfadenopati umum.

Sepertinya jika istri Anda diberikan obat 9 bulan, berarti kemungkinan diberikan obat Tuberkulosis. Namun Anda perlu memastikan kembali ke dokter Anda, apakah benar obat yang dikonsumsi adalah obat untuk Tuberkulosis. Tuberkulosis dapat menyebabkan infeksi pada kelenjar getah bening dan menyebabkan pembesaran pada kelenjar getah bening, misalnya pada ketiak. Jika benar obat ini adalah obat Tuberkulosis, maka obat ini sebenarnya harus habis untuk membunuh kuman dengan baik. Jadi kami sarankan Anda melakukan konsultasi secara rutin dengan dokter yang memeriksa Anda, sehingga dapat dilakukan penanganan yang tepat dan menyeluruh. Jikapun ada alergi, maka dokter dapat melakukan penilaian dan diberikan obat yang sesuai dengan kondisi istri Anda.

Kami lampirkan beberapa artikel untuk Anda baca:

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. 


Salam,

 

Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar