Sukses

Ingin Berhenti Menstruasi

20 Oct 2014, 00:13 WIB
Wanita, 33 tahun.
Dear Dok, sy mau tanya ada tidak cara agar tidak saya tidak menstruasi lagi seterusnya. Dikarenakan jika mens, gejala yg sy alami mengganggu : kaki pegal, perut sakit dan kembung, selera makan meningkat-bisa tengah malam sy merasa kelaparan, badan lesu bawaannya ingin tidur, dan paling parah emosional sekali. Sy bisa sedih, marah gak keruan, diam. Saat ini sy menggunakan KB spiral. Jadi sy juga sudah tidak berniat punya anak lagi. thanks Dok jika bersedia menjawab pertanyaan sy ini.
dr. Nadia Octavia

Dijawab Oleh:

dr. Nadia Octavia

Terimakasih atas pertanyaan Anda. 

Sebetulnya jika Anda sudah tidak berniat punya anak lagi, kami sarankan Anda untuk melakukan sterilisasi dengan cara tubektomi. Tubektomi atau ligasi tuba adalah pemotongan dan pengikatan atau penyumbatan tuba falopii (saluran telur dari ovarium ke rahim) yang merupakan salah satu cara kontrasepsi berupa sterilisasi. Tubektomi tidak akan memiliki pengaruh pada siklus menstruasi karena indung telur atau ovarium yang memiliki peranan di dalam pengaturan siklus hormonal dalam tubuh tidak terlibat.

Tubektomi memiliki risiko sangat kecil untuk terjadinya kehamilan kembali karena saluran tuba sudah tertutup dan kemungkinan pertemuan antara sel telur dan sel sperma sudah dicegah. Sebenarnya alasan dilakukan tubektomi adalah jika Anda dan pasangan tidak ingin memiliki anak dan menunda dalam jangka panjang. Karena jika ingin dikembalikan memerlukan sebuah prosedur bedah minimal untuk mengembalikannya. Jika Anda sudah memiliki anak sesuai dengan jumlah yang Anda inginkan dan tidak berencana memiliki anak lagi dalam waktu dekat, maka hal ini dapat dipertimbangkan.

Sebetulnya jika Anda ingin berhenti menstruasi, bisa dilakukan dengan pemberian hormon tertentu. Dan jika Anda berhenti menstruasi, berarti Anda mengalami menopause dini. 

Menopause adalah tidak terjadinya periode menstruasi selama 12 bulan akibat dari tidak aktifnya folikel sel telur. Periode transisi menopause dihitung dari periode menstruasi terakhir diikuti dengan 12 bulan periode amenorea (tidak mendapatkan siklus haid). Menopause adalah bagian dari periode transisi perubahan masa reproduktif ke masa tidak reproduktif.

Jika Anda berhenti haid dan mengalami menopause, Anda pun akan mengalami gejala-gejala lainnya seperti:

  • Perubahan di dalam periode menstruasi (memendek atau memanjang, lebih banyak atau lebih sedikit atau tidak mendapat menstruasi sama sekali)
  • Hot flashes
  • Keringat malam
  • Kekeringan pada vagina
  • Gangguan tidur
  • Perubahan mood (depresi, mudah tersinggung)
  • Nyeri ketika bersanggama
  • Infeksi saluran kemih
  • Inkontinensia urin (tidak mampu menahan keluarnya air seni)
  • Tidak berminat pada hubungan seksual
  • Peningkatan lemak tubuh di sekitar pinggang
  • Bermasalah dengan konsentrasi dan daya ingat

Karena hormon-hormon yang bertugas untuk meregulasi menstruasi di dalam tubuh wanita, juga berfungsi untuk mengatur fungsi lainnya, seperti misalnya wanita yang mengalami menopause dini dapat terserang osteoporosis. 

Kami menganjurkan agar Anda dapat berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan. 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat. (NO)

Salam,

Tim Redaksi KlikDokter

0 Komentar

Belum ada komentar