Sukses

Pasca Operasi Katarak

18 Sep 2014, 23:29 WIB
Pria, 21 tahun.
assalamu'alaikum dok.,.saya baru oprasi katarak,karena sudah lama penyakit katarak yang saya derita hampir 5 tahun,dokter yang mengoprasi saya bilang begini "ada 2 kemungkinan setelah oprasi.kemungkinan yang pertama bisa sembuh bisa terang untuk melihat,kemungkinan yang kedua tetap tdk bsa untuk melihat,bukan oprasinya yang gagal,tetapi karena keterlambatan untuk oprasi sehingga merusak saraf mata,sehari setelah oprasi saya disuruhkembali untuk melihat hasilnya,setelah penutup matanya di buka hasilnya tetap sama,.penglihatan gelap.tapi untuk melihat cahaya center yang cukup dekat bisa,sedikit sekali cahaya yang masuk,., yang saya tanyakan apakah saraf mata saya masih berfungsi? apakah kemungkinan masih bisa sembuh? apakah terapi bisa merangsang saraf mata? apakah vit A seperti wortel bisa memulihkan saraf mata saya,., sebelumnya terimakasih

  Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. 

Katarak adalah setiap keadaan kekeruhan pada lensa yang dapat terjadi akibat penambahan cairan di lensa, pemecahan protein lensa, atau kedua-duanya.

Katarak merupakan penyebab kebutaan utama yang dapat diobati di dunia pada saat ini. Sebagian besar katarak timbul pada usia tua sebagai akibat pajanan terus menerus terhadap pengaruh lingkungan dan pengaruh lainnya seperti merokok, radiasi ultraviolet, dan peningkatan kadar gula darah. Katarak ini disebut sebagai katarak senilis (katarak terkait usia). Sejumlah kecil berhubungan dengan penyakit mata (glaukoma, ablasi, retinitis pigmentosa, trauma, uveitis, miopia tinggi, pengobatan tetes mata steroid, tumor intraokular) atau penyakit sistemik spesifik (diabetes, galaktosemia, hipokalsemia, steroid atau klorpromazin sistemik, rubela kongenital, distrofi miotonik, dermatitis atopik, sindrom Down, katarak turunan, radiasi sinar X).

Pasien dengan katarak mengeluh penglihatan seperti berasap dan tajam penglihatan menurun. Secara umum, penurunan tajam penglihatan berhubungan langsung dengan kepadatan katarak.

Satu-satunya terapi untuk pasien katarak adalah bedah katarak dimana lensa diangkat dari mata (ekstraksi lensa) dengan prosedur intrakapsular atau ekstrakapsular 

Katarak biasanya berkembang lambat selama beberapa tahun .  Apabila diperlukan pembedahan maka pengangkatan lensa akan memperbaiki ketajaman penglihatan pada >90% kasus. Sisanya mungkin telah mengalami kerusakan retina atau mengalami penyulit pasca bedah serius misalnya glaukoma, ablasio retina, atau infeksi yang mengambat pemulihan daya pandang. Adanya lensa intraokular dan lensa kontak kornea menyebabkan penyesuaian penglihatan setelah operasi katarak menjadi lebih mudah dibandingkan sewaktu hanya tersedia kacamata katarak yang tebal. 

Terdapat banyak penyebab kerusakan saraf mata  (retina), dapat akibat penyakit diabetes (retinopati diabetikum), hipertensi (retinopati hipertensif), ablasio retina, degenerasi makula dan lain sebagainya. Penangannya berganntung dari penyebab kerusakan retina. Perubahan pola hidup dengan mengurangi makanan berlemak dan tinggi kolesterol dapat dilakukan. Konsumsi buah seperti wortel dan buah-buahan lain yang mengandung Vit A tidak dapat mengobati tetapi dapat dikonsumsi untuk mengurangi progresifitas. Memang jika sudah mengenai syaraf mata, untuk kembali normalnya penglihatan seperti sebelumnya cukup sulit. Tetapi Anda dapat menceegah perburukan saraf mata. Kami sarankan Anda berkonsultasi ke dokter spesialis mata sub spesialis retina untuk menangani kondisi Anda.

Berikut kami sertakan pula beberapa artikel yang sekiranya dapat bermanfaat bagi Anda:

Katarak

Ultraviolet Memacu Risiko Katarak

Demikian informasi yang dapat kami berikan, semoga bermanfaat.

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

 

    0 Komentar

    Belum ada komentar