Sukses

Mengatasi Sulit Orgasme & Ejakulasi Dini

20 Oct 2014, 04:33 WIB
Wanita, 24 tahun.
Saya seSy wanita yg sdh menikah hampir 3thn dan sdh memiliki 1 anak...sy ingin share, selama 2,5thn pernikahan sy, sy tdk prnah tau rasanya orgasme seperti apa, krn setiap berhubungan hanya berlangsung sekitar 2 menit, suami sy ejakilasi dini, cuma bs bertahan 2 menit...apa yg harus kami lakukan agar saya dpt mencapai orgasme? Terus terang selama ini sy gk pernah puas, selalu ada rasa penasaran, sy sampai tdk tahu bagaimn rasa puas dan nikmat saat berhubungan...mohon penjelasannya dokter, terima kasih...

Terima kasih telah menghubungi layanan e-konsultasi KlikDokter,

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan.

Kepuasan seksual atau terjadinya orgasme pada wanita memang cenderung lebih sulit dibandingkan dengan pria. Seorang wanita harus mendapatkan rangsangan yang adekuat terlebih dahulu sebelum dapat merasakan orgasme. Karena itulah dibutuhkan foreplay atau pemanasan untuk meningkatkan gairah wanita. Pastikan pasangan Anda telah melakukan cukup foreplay kepada Anda sebelum akhirnya melakukan penetrasi. Layaknya gunung, kenaikan libido pada wanita meningkat secara perlahan dan pasti, namun setelah mencapai puncak, seorang wanita dapat bertahan cukup lama atau dapat merasakan orgasme berulang. 

Organ seksual wanita dalam mencapai orgasme terdapat pada klitoris dan vagina. Akan tetapi orgasme vaginal (melalui penetrasi atau rangsangan jari) lebih sulit dicapai dibandingkan orgasme klitoris. Kepuasan seksual seorang wanita bukan terletak pada ukuran penis pasangannya, akan tetapi lebih kepada teknik yang diterapkan. Bahkan meskipun G-spot seorang wanita terdapat pada 1/3 depan vagina, atau sekitar 5 cm dari mulut vagina, hanya sekitar 15-30% wanita yang mendapatkan orgasme vaginal.

Cara paling mudah agar Anda dapat mencapai orgasme lebih cepat adalah melalui orgasme klitoris. Hal ini dapat dilakukan dengan melakukan foreplay adekuat hingga Anda benar-benar terangsang, dilanjutkan dengan perangsangan klitoris baik menggunakan tangan, kemaluan, maupun oral.

Pemahaman akan wilayah sensitif masing-masing pasangan juga akan sangat membantu proses pencapaian orgasme.

Setiap individu memiliki wilayah sensitif yang berbeda-beda pada tubuhnya.  Untuk itu kami sertakan artikel "Wilayah Sensitif" sebagai panduan tips untuk mengeksplorasi wilayah sensitif Anda dan pasangan untuk memaksimalkan hubungan seksual antara Anda dan pasangan Anda. 

Pada wanita, organ seksual yang dapat menimbulkan rangsangan berada pada bagian leher, payudara, paha bagian dalam, titik G-spot pada vagina, dan klitoris. Rangsangan terbesar organ seksual yang dapat menyebabkan orgasme adalah titik G-spot dan klitoris. Untuk mengetahui apakah wanita sudah orgasme atau belum memang tidak dapat diketahui. 

Untuk ejakulasi dini, berikut penjelasannya:

 

Ejakulasi Dini

Ejakulasi dini memiliki definisi ejakulasi yang berulang, sering, atau menetap dengan stimulasi yang minimal, sebelum, saat, atau sesaat setelah penetrasi dan sebelum saat yang diinginkan, oleh karena tidak mampu mengendalikannya yang kemudian menyebabkan ketidakpuasan pada pasangan, rasa terganggu, dan rasa tertekan. Memang tidak ada batasan waktu dalam definisi ini.

Untuk mengatasi ejakulasi dini pada pria maka perlu diketahui penyebabnya terlebih dahulu, apakah psikologik (perasaan bersalah, stress, kecemasan, disfungsi ereksi), organik (gangguan organ), atau iatrogenik (karena tindakan medis). Penyebab ED sendiri paling banyak disebabkan oleh psikologis. Penanganan kemudian disesuaikan dengan penyebabnya.

Beberapa tips yang dapat dilakukan untuk mengatasi ejakulasi dini adalah:

  1. Cobalah untuk lebih santai ketika melakukan hubungan intim. Hindari kondisi dikejar deadline atau perasaan ‘harus segera selesai’ ketika melakukannya. Tariklah napas dalam-dalam atau lakukan teknik relaksasi terlebih dahulu
  2. Carilah posisi yang nyaman. Posisi ‘woman on top’ akan lebih nyaman untuk pria
  3. Jangan menggunakan alkohol atau obat-obatan terlarang ketika akan berhubungan seksual
  4. Berlatihlah senam kegel untuk membantu mengencangkan otot panggul dan mengontrol ejakulasi dini
  5. Beberapa jenis terapi dapat diberikan bagi mereka dengan ejakulasi dini:
    • Terapi seksual
      Terapi seksual dalam hal ini adalah berlatih mengendalikan ejakulasi dini dengan melakukan masturbasi. Dengan teknik masturbasi yang sesuai, tidak terlalu terburu-buru, sensitivitas dan respon terhadap suatu rangsangan seksual dapat dikendalikan. Melakukan masturbasi 1-2 jam sebelum hubungan seksual juga dapat menunda ejakulasi.
    • Terapi obat
      Obat-obatan antidepresi dan obat bius topikal (oles) juga dapat digunakan pada keadaan ini. Namun terapi dengan obat-obatan sebaiknya didiskusikan terlebih dahulu dengan dokter
    • Psikoterapi
      Seperti psikoterapi untuk masalah lainnya, psikoterapi dalam hal ini bertujuan untuk mengurangi kecemasan dan stress yang dapat mempengaruhi hubungan seksual

Baca pula artikel artikel berikut untuk menambah informasi Anda.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda. 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar