Sukses

Program Hamil

16 Sep 2014, 18:27 WIB
Pria, 37 tahun.
Malam dokter,nama saya Berton telah menikah 4 thn yg lalu dgn istri yg Kucintai 9 tahun lebih tua dr saya.kami merindukan momongan dirumah Tangga yg kami jalin,tetapi tanda2 kehamilan istriku belum ada hingga Sekarang padahal kami sudah memeriksakan kedokter sperma dan seltelurnya Dinyatakan bagus dan tdk ada masalah dan kandunganya jg bagus. Solusi apa yg harus kami tempuh dokter untuk mendapatkan Momongan dgn darah daging kami sendiri.mohon penjelasanya dokter Terimakash.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsutasi KlikDokter.

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Jika Anda dan istri ingin mencoba untuk mendapatkan keturunan, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan. Bagaimana dengan hubungan seksual Anda dan istri? Apakah Anda dan istri telah melakukan hubungan seksual minimal 2-3 kali/minggu? Lebih baik untuk melakukan hubungan seksual sesering mungkin pada saat merencanakan ingin memiliki keturunan. Dan merujuk dari cerita Anda bahwa terdapat perbedaan usia dengan istri 9 tahun, maka di usia istri Anda saat ini memiliki resiko tinggi di dalam kehamilan. 

Kehamilan di atas usia 35 tahun memiliki beberapa risiko yang mungkin terjadi seperti:

  1. Masalah dalam kesuburan
  2. Tekanan darah tinggi & Diabetes. Tekanan darah tinggi dapat menyebabkan masalah bagi ibu dan bayi, seperti penyakit jantung dan stroke, pertumbuhan janin terhambat dan berat lahir rendah, lepasnya plasenta dari dinding rahim selama persalinan yang dapat menyebabkan perdarahan. Namun dengan perawatan sebelum persalinan yang baik dan teratur, permasalahan tersebut dapat dicegah. Sekitar 1 dari 4 wanita dapat masuk kedalam kondisi yang disebut preeklamsia, kondisi dimana tekanan darah ibu menjadi tinggi dan ditemukan protein dalam urin. Jika terlambat atau tidak ditangani maka ibu dapat jatuh kedalam kondisi kejang atau bahkan koma.
  3. Kehamilan kembar atau lebih
  4. Kelainan kromosom pada anak, tersering adalah Down Syndrome yaitu kombinasi kelainan retardasi mental dengan abnormalitas bentuk fisik akibat kelainan kromosom
  5. Keguguran
  6. Plasenta previa, kelainan letak plasenta yang menutupi jalan lahir
  7. Operasi caesar
  8. Bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR), bayi kurang dari 2500 gr atau lahir prematur (kurang dari 37 minggu kehamilan)

Namun Anda tidak perlu khawatir jika nanti mengalami kehamilan diatas 35 tahun. Untuk mengurangi risiko kejadian, istri Anda dapat melakukan hal-hal berikut:

  1. Konsumsi multivitamin yang mengandung 400 mikrogram asam folat setiap hari sebelum hamil dan selama bulan pertama kehamilan untuk membantu mencegah gangguan pada saluran rahim.
  2. Konsumsi makanan bernutrisi secara bervariasi, termasuk makanan yang mengandung asam folat seperti sereal, produk dari padi, sayuran hijau daun, buah jeruk dan kacang-kacangan.
  3. Mulai kehamilan pada berat badan yang normal atau sehat (tidak terlalu kurus atauterlalu gemuk)
  4. Tidak minum alkohol sebelum dan selama kehamilan
  5. Jangan gunakan obat-obatan, kecuali obat anjuran dari dokter yang mengetahui bahwa ibu sedang hamil.
  6. Perawatan antenatal/pra persalinan teratur pada dokter spesialis kebidanan dan kandungan.


Untuk meningkatkan terjadinya kehamilan, hubungan seksual juga perlu dilakukan terutama pada saat masa subur. Masa subur adalah masa dimana telah terjadi ovulasi (pelepasan sel telur matang dari indung telur). Untuk mengetahui kapan masa subur istri Anda, ia harus mengetahui berapa rata-rata siklus haidnya dari 3-6 siklus haid terakhir. Jika siklus menstruasi istri Anda berlangsung teratur selama 28 hari, maka waktu terjadinya ovulasi adalah perkiraan hari pertama haid berikutnya dikurangi 14 hari. Lakukanlah hubungan seksual terutama pada 3 hari sebelum waktu ovulasi hingga 3 hari setelah terjadinya ovulasi. Kemungkinan terjadinya pembuahan akan lebih tinggi jika Anda dan istri melakukan hubungan seksual pada masa-masa itu.   

Disamping itu, yang perlu dilakukan dalam persiapan kehamilan adalah merubah pola hidup menjadi lebih sehat dengan makan makanan bergizi dan seimbang, asupan vitamin sesuai kebutuhan, istirahat teratur, dan berolahraga. 

Perlu juga diperhatikan:

  • Hentikan segala kegiatan yang kurang baik apabila Ibu ingin hamil. Hindari merokok, obat-obatan terlarang, dan alkohol (termasuk suami)
  • Hindari juga konsumsi obat-obatan termasuk yang dijual bebas
  • Menurut The Center for Disease Control (CDC), wanita yang berencana untuk hamil dianjurkan mengkonsumsi vitamin B dalam jumlah cukup dan asam folat sebanyak 400 mikrogram/hari agar dapat mengurangi risiko gangguan perkembangan otak embrio.
  • Ketahui masa subur Anda, dan lakukan hubungan intim 3x/minggu dengan posisi misionaris (pria di atas)

Berikut adalah beberapa artikel Kami yang dapat Anda akses terkait persiapan kehamilan pada pasangan suami-istri:

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. 

Salam,

Tim Redaksi KlikDokter

0 Komentar

Belum ada komentar