Sukses

Penanganan Keputihan

11 Sep 2014, 14:00 WIB
Wanita, 25 tahun.
Dok, akhir- akhir ini saya seling mengalami keputihan. baunya amis berlendir dan ada sesuatu seperti keju parut yang kadang keluar bersama lendir. saya sudah rutin memakai pembersih kewanitaan (l*c**yd) dan sering berganti-ganti celana dalam. Pemilihan celana dalam pun saya memakai yang berbahan katun namun masih sering basah dan lembab serta mengeluarkan cairan bening. Jika sudah gerah saya lebih sering melepas celana dalam saya dan tidak memakai celana dalam. Dulu saya pernah konsultasi ke dokter spesialis di salah satu rumah sakit, diberi beberapa obat minum. Saya lupa nama obat lainnya yang saya ingat dokter memberi saya obat "bactesyn". Saat itu dokter bilang kalau kasus saya terjadi karena saya salah "cebok". seharusnya cebok dari atas kebawah. saya sudah melakukan semua anjuran dokter, keputihan saya sempat hilang namun entah mengapa sampai saat ini sering keputihan lagi. Bagaimana cara menghilangkannya dok?

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Cairan yang keluar dari vagina bisa jadi bagian dari keputihan. Keputihan adalah cairan yang keluar dari vagina. Keputihan dapat timbul dari berbagai keadaan, yaitu secara normal/fisiologis dan secara patologis. Keputihan fisiologis adalah keputihan yang normal terjadi akibat perubahan hormonal, seperti saat menstruasi, stres, kehamilan, dan pemakaian kontrasepsi. Sedangkan keputihan patologis adalah keputihan yang timbul akibat kondisi medis tertentu dengan penyebab tersering adalah akibat infeksi parasit / jamur / bakteri.

Cairan vagina normal memiliki ciri-ciri antara lain warnanya putih jernih, bila menempel pada pakaian dalam warnanya kuning terang, konsistensi seperti lendir (encer-kental) tergantung siklus hormon, tidak berbau serta tidak menimbulkan keluhan.
 
Ketika cairan yang keluar dari vagina sudah mengalami perubahan warna (menjadi putih susu, keabuan, hingga kehijauan), berbau, banyak dan disertai keluhan lain (seperti gatal, panas, dll) menunjukkan bahwa telah terjadi keputihan abnormal yang umumnya disebabkan karena infeksi pada saluran reproduksi oleh berbagai kuman, jamur ataupun parasit.
 
Keputihan abnormal maka perlu diobati karena dapat menyebabkan penyebaran infeksi ke organ dalam dan sebaiknya menghindari hubungan seksual terlebih dahulu. Selain itu lakukan beberapa tips di berikut ini untuk mencegah keputihan:
  • Sering mengganti celana dalam apabila berkeringat atau lembab
  • Menghindari penggunaan celana ketat yang terbuat dari bahan yang tidak menyerap keringat
  • Apabila ingin menggunakan panty liner pilihlah yang tidak mengandung pengharum dan tidak digunakan selama lebih dari 4-6 jam
  • Menghindari penggunaan produk pembersih kemaluan yang dapat menyebabkan perubahan keasaman dan keseimbangan bakteri dalam liang kemaluan ibu
  • Bila hendak membilas setelah buang air kecil, lakukanlah dengan arah dari depan ke belakang menggunakan handuk.

Nampaknya yang Anda alami merupakan keputihan abnormal. Jika keputihan yang dialami merupakan keputihan abnormal maka memerlukan pengobatan dengan antijamur/antibiotik/antiparasit sesuai dengan kuman penyebabnya. Pengobatan yang tidak tepat guna ataupun tidak tepat dosis alih-alih mengobati justru dapat menimbulkan kekebalan kuman penyebabnya..

Untuk itu kami menganjurkan agar Anda dapat memeriksakan diri kembali ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan untuk penanganan lebih lanjut. 

Baca pula artikel artikel berikut untuk menambah informasi Anda:

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda. 

Salam, 

Tim Redaksi KlikDokter

0 Komentar

Belum ada komentar