Sukses

Apakah Selaput Dara Saya Robek?

11 Sep 2014, 13:55 WIB
Wanita, 25 tahun.
Dok, saya wanita usia 25 tahun. Beberapa hari lalu saya dipaksa pacar saya untuk melakukan hubungan intim. Saat itu saya berontak. Berkali-kali dia mencoba memasukkan penis kedalam vagina saya, berkali-kali pula dia gagal karena lubang vagina saya masih sempit. Kemudian dia memasukkan jarinya kedalam vagina saya dan kemudian mencoba memaksa memasukkan penisnya ke dalam vagina saya lagi. Setelah beberapa lama dia mencoba akhirnya dia hampir berhasil memasukkan penis kedalam vagina saya, saat itu yang saya rasakan sakit luar biasa di kemaluan saya. Saya pun semakin berontak dan penisnya pun terlepas. setelah itu dia menghentikkan tindakannya. Saya memegang kemaluan saya ada semacam cairan kesat dan ada bercak darah sedikit. Saya lihat di sprei juga ada cairan yang sama dan samar2 terlihat 2 titik kecil bercak darah. Apakah itu berarti selaput dara saya robek dok? PAdahal penis pacar saya hanya masuk sedikit, tapi keluar sedikit bercak darah bercampur cairan. apakah itu tandanya saya sudah kehilangan keperawanan saya?
dr. Nadia Octavia

Dijawab Oleh:

dr. Nadia Octavia

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Dua konsep yang dimiliki masyarakat berkaitan dengan keperawanan perempuan adalah: 1. Hilangnya keperawanan ditandai oleh robeknya himen perempuan, dan 2. Hilangnya keperawanan karena telah berhubungan intim untuk pertama kali. 

Himen merupakan membran tipis yang ada di dekat bukaan vagina, bagian tengahnya bolong sehingga darah menstruasi dapat keluar. Sebetulnya, himen perempuan dapat robek walau tidak melakukan hubungan intim, yaitu karena kecelakaan, aktivitas seperti naik kuda, senam, bersepeda, penggunaan tampon, masturbasi. Bahkan ada juga perempuan yang tidak memliki himen. Himen dapat robek tanpa disertai rasa sakit, ataupun disertai perdarahan. Jadi merujuk kepada pertanyaan Anda, jawabannya bisa iya, namun diperlukan pemeriksaan fisik untuk mengetahui apakah himen sudah robek atau masih utuh (intak). Walaupun pacar Anda tidak memasukkan penisnya ke dalam vagina Anda hingga full, terdapat kemungkinan darah tersebut berasal dari selaput dara Anda yang robek. Terlebih lagi ia juga sempat memasukkan jarinya ke dalam vagina Anda.

Karena itu, walaupun himen yang utuh mengindikasikan bahwa perempuan itu masih perawan, namun himen yang tidak utuh bukan berarti ia tidak perawan. Ada juga keadaan dimana perempuan sudah berhubungan intim, namun himennya masih utuh, yang disebut himen yang elastis. Karena itu konsep yang perlu digunakan di sini adalah keperawanan hilang saat seseorang melakukan hubungan intim. 

Selain itu kami juga menganjurkan Anda dan pacar Anda untuk melakukan kegiatan lain yang bermanfaat bagi Anda berdua dan menghindari tempat-tempat yang sepi untuk berduaan. Hubungan seks itu sebaiknya dilakukan di dalam institusi pernikahan dan atas dasar saling mencintai tanpa adanya keterpaksaan seperti yang Anda alami. Anda dapat mengajak pacar Anda untuk melakukan kegiatan lain yang dapat mengalihkan pikirannya dari seks seperti beribadah bersama, berolahraga bersama, dsb untuk menghindari hal-hal yang Anda berdua sesali di kemudian hari seperti infeksi menular seksual ataupun kehamilan yang tidak diinginkan. 

Berikut kami sertakan beberapa artikel yang sekiranya dapat bermanfaat bagi Anda:

Selaput Dara dan Tes Keperawanan

Beda Negara, Beda Konsep Keperawanan

11 Tanda Anda Tertular Penyakit Menular Seksual

Hubungan Seksual dan Masturbasi pada usia 20 dan 30-an, Berhubungan dengan Peningkatan Risiko Kanker Prostat

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan. Semoga membantu. (NO)

Salam,

Tim Redaksi KlikDokter

0 Komentar

Belum ada komentar