Sukses

Manfaat Olahraga Muay Thai

20 Oct 2014, 04:28 WIB
Wanita, 33 tahun.
Saya rutin olahraga Muay Thai seminggu 2-3 kali. Apakah plus & minus olahraga ini untuk persendian lutut yang kurang baik? Kadang persendian lutut saya terasa tidak nyaman/sedikit sakit jika terlalu lelah. Apakah olahraga Muay Thai bisa memperburuk keadaan ini?

Terimakasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klidkokter.

Muay Thai merupakan olahraga bela diri dengan serangkaian gerakan menyerang menggunakan tangan, siku, lutut dan kaki. Diperlukan teknik pemanasan dan stretching dari arahan pihak yang terlatih dan berkompetensi untuk mengurangi risiko cedera dari melakukan bela diri ini. Selalu lakukan pemanasan untuk meregangkan otot dan sendi Anda dengan baik.

Demikiannya, setiap gerakan dan teknik serangan dan gerakan Muay Thai jika dilakukan dengan cara yang salah dapat pula mencederai Anda. Jadi hal yang pasti adalah senantiasa menjaga gerakan dan teknik dengan tepat. Karena sebagian besar cedera olahraga bela diri disebabkan oleh gerakan dan teknik yang tidak tepat dilakukan.

Mengenai kekhawatiran Anda pada persendian, tidak dapat dipungkiri olahraga Muay Thai menggunakan banyak persendian dan otot terutama bagian kaki dan lutut. Dengan demikian tentunya Anda tidak boleh menyepelekan kondisi area tubuh yang berkaitan. Ada baiknya untuk mengevaluasi kondisi tubuh terlebih dahulu sebelum memulai olahraga bela diri ini, seperti halnya menelusuri riwayat cedera, mencermati adakah sensasi nyeri yang dirasa ketika melakukan gerakan tertentu, dan lain sebagainya.

Sehingga bila Anda mempunyai masalah pada persendian kaki disarankan untuk tidak terlalu berat melakukan olahraga jenis ini karena alih-alih malah dapat menyebabkan bahaya lebih lanjut. Jangan malu dan segan untuk beristirahat bila Anda tidak kuat. 

Disamping itu, Muay Thai memiliki banyak manfaat kesehatan. Yakni sebagai berikut:

Manfaat Olahraga Beladiri Muay Thai:

 

1. Baik bagi jantung 

2. Meningkatkan kekuatan otot kaki

3. Meningkatkan kekuatan tubuh terutama bagian perut dan dada

4. Meningkatkan mobilitas sendi panggul

5. Membantu menghilangkan stres

Sebagai salah satu cabang dari olahraga bela diri dan sebagaimana olahraga pada umumnya, Muay Thai juga memiliki manfaat kesehatan raga sekaligus. Olahraga Muay Thai jika dilakukan secara rutin dapat memberikan manfaat olahraga lainnya, diantaranya seperti:

Lebih lengkapnya, Anda dapat melihat manfaat olahraga pada artikel yang ditulis oleh dr. Dewi Ema Anindia berikut ini, 10 Manfaat Olahraga.

Namun demikian, sebagaimana sifat dasar dari olahraga, dibalik manfaatnya terdapat konsekuensi potensi risiko yang ada. Demikiannya aktivitas olahraga bela diri Muay Thai adalah salah satu aktivitas yang meningkatkan risiko cedera. 

Berikut adalah hal yang dapat Anda lakukan jika mendapati cedera:

Hal yang Dilakukan Jika Cedera Olahraga Bela Diri Muay Thai

 

Jenis cedera dapat dibagi menjadi beberapa klasifikasi berdasarkan penyebab, berat ringan cedera, waktu, struktur jaringan yang terkena, dan mekanisme terjadinya (biomekanik).

Penanganan cedera harus disesuaikan dengan klasifikasi cedera yang ada. Salah satu klasifikasi yang paling kompleks adalah klasifikasi berdasarkan struktur jaringan. Klasifikasi ini sekaligus dapat membantu kita memahami apa saja yang dapat terjadi pada struktur tubuh kita ketika mengalami cedera.

Cedera berdasarkan struktur jaringan dapat dibagi menjadi:

A. Cedera Jaringan Lunak

Yang termasuk dalam jaringan lunak adalah:

  • Kulit.
  • Jaringan ikat: tendon, ligamen
  • Jaringan non konektif: pembuluh darah, saraf, dan otot

Cedera pada kulit yang paling sering adalah ekskoriasi (lecet), laserasi (robek), atau punctum (tusukan). Ekskoriasi (lecet) terjadi karena adanya gesekan dengan benda rata, misal tanah, aspal. Luka laserasi adalah luka sobek yang disebabkan oleh benda tajam. Sedangkan luka puctum disebabkan oleh tusukan.

Cedera pada otot/tendon dan ligamen merupakan jenis cedera olahraga yang paling sering didengar dan paling sering menimbulkan konsekuensi dalam sebuah pertandingan. Dua jenis cedera yang paling umum adalah straindan sprain.

Strain adalahcedera yang terjadi pada otot dan tendon. Biasanya disebabkan oleh adanya peregangan yang berlebihan. Gejala: Nyeri yang terlokalisasi, kekakuan, bengkak, perdarahan bawah kulit di sekitar daerah yang cedera.

Sprain adalah cedera yang disebabkan adanya peregangan yang berlebihan sehingga terjadi cedera pada ligamen. Gejala : nyeri, bengkak, perdarahan pada ligamen, tidak dapat menggerakkan sendi, kesulitan untuk menggunakan area yang cedera. Sprain dapat dibagi menjadi 3 derajat :

  • Derajat I : ligamen teregang berlebihan, cedera terjadi secara mikroskopik,tapi tidak terjadi suatu robekan.
  • Derajat II : terjadi robekan parsial dari ligamen.
  • Derajat III : terjadi robekan total dari ligamen. Ini merupakan derajat terparah dari suatu sprain.

B. Cedera Jaringan Padat

Cedera ini terjadi pada tulang atau sendi. Dapat ditemukan bersama dengan cedera jaringan lunak. Yang termasuk cedera ini:

  • Fraktur (Patah Tulang)
    Yaitu terganggunya struktur jaringan tulang yang disebabkan karena tulang mengalami suatu trauma atau gaya yang melebihi batas kemampuan yang mampu diterimanya. Bentuk dari patah tulang dapat berupa hanya retakan hingga hancur berkeping-keping.

  • Dislokasi 
    Sendi adalah hubungan di antara dua buah ujung tulang yang berfungsi seperti sebuah engsel, sehingga tulang yang satu dapat bergerak terhadap tulang yang lainnya. Dislokasi adalah sebuah keadaan dimana posisi tulang pada sendi tidak pada tempat yang semestinya. Biasanya dislokasi akan disertai oleh cedera ligamen (sprain).

Apabila Anda mengalami cedera olahraga, ingatlah jangan menemui tukang urut atau tukang pijat, akan tetapi segeralah menemui dokter untuk mendapatkan penanganan yang sesuai dengan cedera Anda.

Selalu konsultasikan kondisi Anda kepada dokter yang menangani Anda termasuk mengenai olahraga baru yang akan Anda lakukan.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan . Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar