Sukses

Keluhan di Penis

10 Sep 2014, 13:49 WIB
Pria, 29 tahun.
Dok, saya mau tanya, di kepala penis saya ada bintik-bintik merah kecil, kalau dilihat dari 30 cm kurang kelihatan, tidak gatal, tidak bau, tidak sakit, saat kencing cuma kadang di ujung penis seperti ada gerakan semut, sempat sebelumnya ada cairan bening di ujung (lobang) penis. Selain itu kadang-kadang (hanya beberapa kali saja dalam sehari) ada denyut nyeri ( sekali denyut sekitar 1 detik) di sekitar pangkal penis (mungkin di area kandung kemih?), dan kondisi lainnya adalah kaki saya lemas, terutama di lutut, dan libido rendah. Jenis penyakit kelamin apakah ini? dan apakah bisa periksa air kencing ke Lab untuk tahu jenis kumannya? Terima kasih sebelumnya.

 Terima kasih atas pertanyaan Anda

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda alami, sangatlah sulit bagi kami dalam menganalisis keluhan Anda. Jika terdapat riwayat berhubungan seksual sebelumnya, maka bisa jadi bintik bintik yang Anda alami merupakan PMS (Penyakit Menular Seksual).  Selain itu Anda memiliki keluhan keluar cairan dari ujung penis.

Keluarnya cairan seperti nanah dari kemaluan, merupakan suatu pertanda adanya proses infeksi pada saluran kemih/kemaluan Anda. Adapun infeksi yang dimaksud umumnya disebabkan oleh kuman yang dapat ditransmisikan melalui hubungan seksual seperti gonore, klamidia, dan kuman lainnya. Infeksi kuman yang berbeda menyebabkan jenis cairan yang berbeda. Diagnosis perlu ditentukan dengan pemeriksaan langsung. Untuk itu, Anda dapat menanyakan informasi mendetil kepada dokter yang memeriksa Anda.

Bila yang Anda alami adalah gonore (GO/Raja Singa) maka pengobatannya harus baik. Obat yang diberikan dari dokter harus tuntas. Selain itu, karena penyakit ini merupakan infeksi menular seksual yang ditularkan lewat hubungan seksual maka untuk menghentikan kekambuhan adalah dengan tidak melakukan hubungan seksual yang tidak aman dan/atau berganti-ganti pasangan. Pasangan seksual Anda juga perlu diobati.

Salah satu syarat dalam pengobatan infeksi menular seksual adalah selama pengobatan sampai dinyatakan sembuh, Anda perlu melakukan abstinens (puasa melakukan hubungan seksual). Hal ini untuk memastikan agar tidak terjadi kekambuhan. Anda juga perlu kontrol ke dokter yang menangani Anda untuk pemantauan efektivitas obat, dan sebaiknya tidak berganti-ganti dokter agar dokter dapat memantau kondisi kesehatan Anda.

 

Bila memang tidak menunjukkan adanya infeksi GO bisa saja disebut sebagai urethritis non-GO. Bisa disebabkan oleh infeksi bakteri lain ataupun virus. Yang paling sering adalah chlamydia. 

  • Uretritis
    • Infeksi pada uretra (saluran kemih bagian bawah)
    • Umumnya disebabkan oleh infeksi menular seksual  (Chlamydia trachomatis, Neisseria gonorrhoeae)
    • Gejala: keluarnya nanah tanpa adanya gejala nyeri perut bagian bawah (suprapubis), sering buang air kecil, sering merasa "kebelet", demam

Namun apabila memang tidak ada faktor risiko Penyakit Menular Seksual (PMS), maka kemungkinannya terbesarnya adalah infeksi kulit yang lain. Resiko PMS perlu diperhatikan, karena keluhan semacam ini berbahaya dan sangat menular. Apabila keluhan yang Anda rasakan semakin memberat, maka kami sarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit dan kelamin. Dokter dapat melakukan pemeriksaan fisik serta penunjang seperti cek urine, swab cairan dan lain sebagainya. Agar diagnosa dan terapi yang diberikan kepada Anda menjadi maksimal. 

Baca pula artikel artikel berikut untuk menambah informasi Anda.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda. 

Salam, 


Tim Redaksi KlikDokter.

0 Komentar

Belum ada komentar