Sukses

Tentang Hipertiroid & Ingin Hamil

10 Sep 2014, 13:16 WIB
Wanita, 22 tahun.
Selamat siang Dokter. saya mau konsultasi mengenai penyakit saya dengan kehamilan. jadi saya punya penyakit Hyperthyroid sudah sejak dua tahun yang lalu, tapi saya rasa hyperthyroid saya ini masih dalam taraf aman soalnya di tenggorokan saya gondongnya hanya kecil. saya menikah satu tahun yang lalu, tapi sampai sekarang saya belum juga hamil. apa ada solusinya dok? terima kasih.

 Terimakasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.                      

Kami dapat memahami perasaan Anda terhadap penyakit yang Anda alami. Apakah Anda sudah pernah memeriksakan kondisi Anda ke dokter sebelumnya? Apakah dokter yang mengatakan kondisi tiroid Anda dalam taraf aman?

Hipertiroid merupakan manifestasi atau gejala yang timbul akibat kelenjar tiroid yang hiperaktif.  Terdapat beberapa penyebab hipertiroid, yaitu:

  1. Penyakit graves (tersering)

  2. Adenoma toksik

  3. Karsinoma tiroid

  4. Gondok multinodusa toksik

  5. Tiroiditis subakut

  6. Obat (yodium, litium), dsb

Prinsip pengobatan pada pasien hipertiroidisme tergantung dari penyebab hipertiroidisme tersebut, usia pasien, riwayat alamiah perjalanan penyakit, tersedianya terapi atau tidak, risiko pengobatan, dsb. Diperlukan diskusi dan kerjasama yang baik antara dokter dan pasien agar mendapatkan hasil yang optimal. Kelompok besar pengobatan hipertiroidisme sendiri dapat dibagi menjadi tiga, yaitu:

  1. Obat anti tiroid minum (tirostatika)

  2. Operasi (Tiroidektomi)

  3. Penggunaan zat radioaktif (yodium radioaktif)

Bila Anda ingin hamil, pastikan Anda dalam keadaan eutiroid (kadar hormon tiroid semua dalam batas normal) oleh karena peningkatan dari hormon hCG dan hormon kehamilan laiinnya dapat meningkatkan hormon tiroid yang dapat memperberat keadaan. Sebaiknya bila merencanakan kehamilan kontrol dahulu ke dokter spesialis penyakit dalam. 

Menurut penelitian, sedikitnya hanya sekitar 85% pasangan suami istri yang akan hamil dalam satu tahun pertama pernikahan dan 92% pada tahun kedua pernikahan. Seseorang baru dapat dikatakan memiliki masalah infertilitas primer (gangguan kesuburan) apabila telah memenuhi kriteria berikut, yaitu : belum memiliki keturunan setelah 1 tahun berhubungan seksual teratur (2-3x/minggu) tanpa menggunakan kontrasepsi. Izinkan kami menjelaskan tentang bagaimana tips mendapatkan momongan.

Untuk mendapatkan keturunan, Anda sebaiknya melakukan hubungan seksual pada waktu yang tepat. Waktu yang tepat untuk berhubungan seksual agar cepat mendapatkan keturunan adalah saat terjadinya ovulasi (masa subur). Ovulasi adalah suatu peristiwa dimana sel telur keluar dari ovarium dan siap untuk dibuahi oleh sperma. Waktu terjadinya ovulasi dapat diperkirakan sekitar 2 minggu sebelum terjadinya menstruasi berikutnya jika haid Anda teratur. Setelah dikeluarkan, sel telur dapat bertahan hidup selama 24 jam, sementara sperma yang telah dikeluarkan dapat bertahan hidup 48-72 jam, karena itu dianjurkan Anda melakukan hubungan seksual 2 hari sebelum hingga 2 hari sesudah waktu perkiraan ovulasi. Jika haid Anda tidak teratur, untuk menghitung masa subur pada wanita dengan siklus haid tidak teratur harus dilihat dari 6 siklus haid. Catat jumlah hari dalam satu siklus haid selama 6 bulan. Jumlah hari terpendek dalam 6 kali siklus haid dikurangi 18. Hitungan ini menentukan hari pertama masa subur. Jumlah hari terpanjang selama 6 siklus haid dikurangi 11. Hitungan ini menentukan hari terakhir masa subur.

Rumusnya:

Hari pertama masa subur = Jumlah hari terpendek – 18

Hari terakhir masa subur = Jumlah hari terpanjang – 11 

Karena itu untuk memperbesar kemungkinan terjadi pembuahan, kami sarankan untuk berhubungan intim teratur, 3-4x/minggu, terutama pada saat terjadinya ovulasi. Pada sebagian besar pasangan, kehamilan dapat terjadi dalam 1 tahun pertama setelah menikah.

Perlu juga diperhatikan:

  • Hentikan segala kegiatan yang kurang baik apabila Ibu ingin hamil.
  • Hindari merokok, obat-obatan terlarang, dan alkohol (termasuk suami).
  • Hindari juga konsumsi obat-obatan termasuk yang dijual bebas, Menurut The Center for Disease Control(CDC), wanita yang berencana untuk hamil dianjurkan mengkonsumsi vitamin B dalam jumlah cukup dan asam folat sebanyak 400 mikrogram/hari agar dapat mengurangi risiko gangguan perkembangan otak embrio.
  • Ketahui masa subur Anda, dan lakukan hubungan intim 3x/minggu dengan posisi misionaris (pria di atas).

Jika Anda telah melakukan berbagai tindakan seperti di atas dan hasil yang didapatkan dalam keadaan normal, namun tetap belum mendapatkan keturunan, bersabarlah dan tetap berusaha dan berdoa pada Nya. Semoga Anda dan suami dapat segera dianugerahi buah hati.

Berikut kami sertakan artikel:

Merencanakan Kehamilan 

Sepuluh Cara Meningkatkan Kesuburan

 

6 Tips untuk Mempercepat Kehamilan

Demikian penjelasan Kami. Semoga dapat bermanfaat. 

Terimakasih.

Tim Redaksi Klikdokter


0 Komentar

Belum ada komentar