Sukses

Dua Hari Setelah Berhubungan Seksual Pertama Kali Masih Berdarah

18 Oct 2014, 16:42 WIB
Pria, 21 tahun.
istri saya mens 4 hari, kemudian di hari ke 5 saya berhubungan badan ama istri ,untuk yang pertama kalinya,sehingga keluar darah karena vagina masih sempit dan selaput dara robek, nah setelah berhubungan kita lakukan aktivitas seperti biasa , skip waktu malam hari istri mengeluarkan darah dari mrs.v nya , dan sudah 2 hari itu berlangsung, itu penyebabnya apa ya ? dan akan menyebabkan apa ? apakah berbahaya ? terimakasih

 Terimakasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Haid normal dapat berlangsung antara 3-7 hari dengan haid terbanyak pada hari ke 1 dan ke2. Pada kasus Anda apakah istri Anda benar-benar sudah bersih haid?

Perdarahan setelah berhubungan seksual atau Post Coital Bleeding dapat terjadi karena beberapa alasan. Perdarahan pasca berhubungan seksual juga dapat terjadi karena adanya erosi di vagina dikarenakan baru pertama kali berhubungan atau berhubungan seksual  belum terlalu sering sehingga vagina masih sempit, akibatnya penetrasi (penis masuk ke vagina), terutama bila wanita masih belum penuh terangsang dapat menyebabkan gesekan yang mengakibatkan luka atau lecet. 

Apabila perdarahan yang timbul hanya sedikit dan tidak berlanjut, Anda tidak perlu merasa khawatir karena mungkin perdarahan tersebut timbul akibat robekan pada vagina (misal karena kekeringan, kondom, gesekan kuat, kuku jari, dsb). 

Namun terdapat kemungkinan lain dari  perdarahan yang terjadi akibat senggama terutama pada wanita yang bukan pertama kali melakukan hubungan seksual. Kondisi ini sebaiknya juga ditanggapi dengan serius. Beberapa penyebabnya adalah :

  1. Peradangan pada serviks (leher rahim) dimana hubungan seksual dapat menyebabkan perdarahan. Kondisi ini disebut dengan erosi serviks, umum terjadi pada wanita muda, wanita hamil, dan mereka yang memakai kontrasepsi pil
  2. Polip serviks atau polip rahim. Umumnya polip ini jinak
  3. Infeksi oleh klamidia, gonorea, trikomonas, dan jamur (Infeksi Menular Seksual)
  4. Vaginitis atropi yang umum terjadi karena kekurangan hormon estrogen, terutama pada wanita post menopause. Kurangnya lendir pada vagina menyebabkan hubungan seksual menjadi nyeri dan dapat terjadi perdarahan
  5. Kanker leher rahim Displasia serviks. Perubahan pre-kanker pada kanker leher rahim. Risiko meningkat dengan riwayat infeksi seksual sebelumnya, berhubungan seksual sebelum usia 18 tahun, melahirkan anak sebelum usia 16 tahun
  6. Mioma rahim yaitu tumor jinak yang berasal dari dinding otot rahim

Hal yang masih mungkin dipikirkan adalah terbentuk luka pada dinding vagina atau mulut rahim  istri Anda akibat gesekan atau gerakan yang terlalu kuat. Luka ini pula yang kemudian menyebabkan timbulnya perdarahan. Jika perdarahan berlangsung terus-menerus, istri Anda bisa melakukan konsultasi dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan untuk dilakukan pemeriksaan fisik secara langsung dan mendapatkan terapi yang optimal. 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,


 

Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar