Sukses

Sering BAK dan Nyeri Perut Kiri

19 Oct 2014, 03:17 WIB
Wanita, 32 tahun.
Dokter, saya mau bertanya. saat ini saya sering buang air kecil pada malam hari 3 sampai 4 kali buang air kecil dan perut saya bagian kiri sakit seperti tersilet. 4 tahun yang lalu saya pernah sakit saat buang air kecil dan terasa panas saat buang air kecil, lalu saya minum obat urispas sakit itu sudah membaik, namun sekarang saya lebih banyak buang air kecil dimalam hari dengan lancar tanpa sakit, hanya terasa tersilet dibagian perut kiri saya, tolong dokter saya sakit apa. dan apa nama obat untuk penyakit saya. terima kasih

Terima kasih atas pertanyaan Anda.

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Sudah berapa lama keluhan ini dirasakan? Adakah keluhan lain seperti nyeri saat BAK, nyeri perut bawah, demam, BAK tidak lampias, pancaran air kemih terputus-putus, penurunan berat badan, dll? Bagaimana kebutuhan cairan/minum Anda per hari, apakah banyak?

BAK sangat dipengaruhi oleh berapa banyak minum yang kita konsumsi, semakin banyak minum yang kita konsumsi maka semakin sering kita BAK, serta dengan udara dingin pun BAK kita dapat meningkat frekuensinya. Sering buang air kecil juga dapat disebabkan oleh adanya infeksi, kelainan pada struktur kandung kemih, kecemasan, kafein (kopi), dan beberapa penyakit. 

Ada beberapa kondisi yang sering menyebabkan buang air kecil:

  1. Infeksi Saluran Kencing: infeksi saluran kencing menyebabkan keluhan sering BAK, nyeri, sedikit-sedikit, rasa tidak lampias (rasa ada sisa setelah kencing), bisa disertai dengan perubahan warna kencing menjadi keruh atau kemerahan. Infeksi saluran kencing dapat pula disertai dengan penyakit batu saluran kencing. Faktor risiko terjadi infeksi saluran kencing adalah minum sedikit, sanitasi yang buruk, dan hubunan seksual yang tidak sehat. 

  2. Diabetes mellitus (kencing manis): ditandai dengan keluhan banyak minum, banyak makan, banyak kencing terutama pada malam hari, penurunan berat badan, dan keluhan-keluhan tidak khas lainnya.

  3. Diabetes insipidus: kekurangan hormon antidiuretik atau kurangnya respon ginjal terhadap hormon antidiuretik. Kondisi ini menyebabkan jumlah air kencing yang berlebih.

  4. Pembesaran kelenjar prostat: biasa terjadi pada pria yang sudah lanjut usianya >50 thn.

Untuk mengetahui penyebab keluhan Anda, diperlukan beberapa pemeriksaan tambahan. Terutama adalah pemeriksaan urin (urinalisis). Setelah diketahui penyebab dari keluhan Anda, Anda dapat mendiskusikan dengan dokter Anda, pilihan penanganan yang paling sesuai. Kami tidak dapat memberikan terapi hanya dengan konsultasi online karena untuk menegakkan diagnosis suatu penyakit diperlukan wawancara medis mendetil, pemeriksaan fisik secara langsung, dan pemeriksaan penunjang (jika diperlukan).

Berikut kami sertakan pula beberapa artikel yang sekiranya dapat bermanfaat bagi Anda:

Sering Kencing Tak Terkontrol?

Awas Ancaman Diabetes!

Wanita Lebih Gampang Kena Infeksi Saluran Kemih

5 Cara Menjaga Kebersihan Vagina yang Tepat

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga dapat bermanfaat.

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar