Sukses

Batuk & Sesak Nafas Pada Anak

20 Oct 2014, 08:29 WIB
Wanita, 25 tahun.
Dok, anak saya laki-laki umur 3 tahun. Saya punya kekhawatiran terhadap anak saya dok, dia sering batuk-batuk disertai sesak napas..batuknya berdahak dok. Kadang sebelum tidur sering batuk-batuk dan sesak napas dok, jika tidur napasnya bunyi grok-grok seperti ada dahaknya. Untuk mengatasinya, saya selalu beri dia obat Bronchitin syrup, biasanya batuk langsung hilang setelah tidur sbentar karena pengaruh obat. Yang ingin saya tanyakan : 1. Apakah tidak berbahaya jika obat itu dikonsumsi terus menerus? 2. Penyakit apakah itu dok? Apa ada hubungannya dgn asma mengingat ayahnya menderita penyakit asma dok. Mohon penjelasan dari dokter..terima kasih.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. 

Perasaan yang dirasakan oleh seseorang mengenai ketidaknyamanan atau kesulitan dalam bernapas dapat disebabkan oleh banyak hal. Penyebabnya banyak sekali, karena itu dibutuhkan pemeriksaan lengkap dan langsung oleh dokter. Namun sesak napas dapat disebabkan oleh gangguan dalam sistem pernapasan (hidung, tenggorokan paru-paru) atau gangguan yang berasal dari luar paru-paru (jantung)

Tanda-tanda dari sesak napas dapat berupa :

  • Peningkatan jumlah frekuensi napas (dewasa >20x/menit; anak >30x/menit; bayi>40x/menit)
  • Kebiruan pada sekitar bibir, ujung-ujung jari
  • Adanya suara napas tambahan seperti ngorok, serak, grok-grok, mengi

Bagaimana dengan keluhan anak Anda dan sudah berapa lama terjadi?

Penyebab kegawatdaruratan karena sesak napas dapat berupa :

  • Asma : batuk, mengi
  • Infeksi paru (pneumonia) : batuk, panas, sesak napas
  • Alergi (pembengkakan pada tenggorok yang menyebabkan terjadinya sumbatan) : riwayat makan makanan yang menyebabkan alergi (seafood, kacang, telur, dll)
  • Sakit jantung (disertai nyeri dada)
  • Trauma dada (kecelakaan yang mengenai dada) : riwayat benturan keras di daerah dada, sesak napas, nyeri dada, ada kerusakan pada dada (patah tulang), perdarahan

Merujuk dari cerita Anda, suami Anda memiliki riwayat asma, ada kemungkinan keluhan anak Anda berkaitan dengan asma. Asma adalah penyakit kronis (berlangsung lama) yang ditandai oleh sesak napas disertai bunyi ngik-ngik (wheezing) dimana derajat keparahan setiap orang berbeda-beda. Pada saat serangan, yang terjadi adalah menyempitnya jalan napas kita akibat dari penyempitan bronkus yang menyebabkan udara sulit keluar masuk paru. 

Pada asma yang terjadi selain produksi mukus juga terjadi penyempitan saluran nafas, penyempitan ini dipicu oleh hal-hal yang serupa dengan produksi mukus. Jadi yang menyebabkan asma kambuh adalah penyempitan saluran nafas dan produksi mukus. Mukus itu berasal dari tubuh kita sendiri, jadi pada saluran pernafasan ada sel-sel yang berguna untuk memproduksi mukus. Produksi mukus pada asma dapat disebabkan oleh beberapa hal seperti infeksi, alergi, atau iritasi

Secara umum gejala asma adalah sesak napas, batuk berdahak dan suara napas yang berbunyi ngik-ngik atau mengi, dimana seringnya gejala ini timbul pada pagi hari menjelang waktu subuh, hal ini karena pengaruh keseimbangan hormon kortisol yang kadarnya rendah ketika pagi dan berbagai faktor lainnya. Bagaimana dengan keluhan anak Anda, apakah sesak nafas disetai bunyi mengi (ngik-ngik). Faktor genetik merupakan faktor yang tidak dapat dimodifikasi.

Oleh karena itu sebaiknya anak Anda kembali berkonsultasi dan kontrol dengan dokter Anda agar dilakukan pemeriksaan langsung dan mendapatkan penanganan yang optimal. Sehingga obat yang dikonsumsi merupakan obat yang tepat guna sesuai penyakit anak Anda. Sebaiknya hindari penggunaan obat yang diminum terus-menerus tanpa pengawasan dokter. Semoga anak Anda lekas sembuh!

Demikian informasi yang dapat Kami sampaikan. Semoga bermanfaat. 

Salam,

 

Tim Redaksi KlikDokter  

0 Komentar

Belum ada komentar