Sukses

Banyak Keluhan

07 Sep 2014, 17:57 WIB
Wanita, 21 tahun.
selamat malam dokter saia mau mnyakan keluhan saia yang saia alami ...bulan lalu siklus haid saia maju seminggu selama masa haid saia selalu kram pdhal pos kuret saia gak pernah kram lagi kalo haid ,lalu payudarah saia selalu sakit smapai saat ini dok sakit smpai mnjalar ke punggung dok ,lalu kadang punting sering gatel, payudarah saia diseblah kering lebih sering sakit dok ...dan beberapa hari ini saia mngalmi kram saat hb bun rasa bgtu gak nyaman dok .... sekdar info dok kmren haid saia tgal 22 agustus dok ,sklus 28/30 hari dok

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Siklus menstruasi memang dapat maju atau mundur, tidak selalu tepat waktu. Siklus menstruasi normalnya berkisar antara 21-35 hari dan berlangsung selama 3-7 hari. Adapun gangguan siklus menstruasi umumnya terjadi akibat gangguan keseimbangan hormonal, yang dapat disebabkan oleh beberapa keadaan, antara lain:

  • Pada 3-5 tahun pertama setelah haid pertama
  • Pasien dengan gangguan makan (seperti anorexia nervosa, bulimia)
  • Pasien dengan indeks massa tubuh (IMT) > 30
  • Malnutrisi (kurang gizi)
  • Stres psikologis
  • Atlet
  • Kekurangan vitamin K
  • Penggunaan obat-obatan tertentu
  • Kelainan pembekuan darah
  • Gangguan hormon tiroid
  • Dan lain sebagainya.

Berikut adalah beberapa tips yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi ketidakteraturan siklus menstruasi:

  • Hindari aktifitas fisik yang berat

Terlalu lelah adalah salah satu penyebab utama terlambatnya proses siklus menstruasi. Hal ini karena tubuh membutuhkan sejumlah energi untuk meneruskan proses menstruasi secara teratur. Ketika jumlah energi habis karena adanya aktifitas yang berat, maka menstruasi tidak datang tepat pada waktunya. Ketika siklus tidak lancar, maka sindrom pra-menstruasi datang mengancam. Berdasarkan fakta inilah kami sarankan Anda untuk menghindari kelelahan berlebihan.

Tubuh setiap manusia memiliki ambang lelah yang berbeda-beda, tergantung dari ketahanan stamina tubuh seseorang. Stamina dapat dilatih dengan berolahraga secara teratur. Untuk memulai cobalah jogging selama 15 menit dahulu, kemudian dilatih untuk menambah waktu hingga paling tidak 30 menit sehari.

  • Hindari stres

Di atas batang otak manusia, terdapat satu struktur yang disebut hipotalamus. Hipotalamus memiliki beberapa fungsi dan yang terpenting adalah menghubungkan sistem saraf dengan kelenjar endokrin melalui kelenjar hipofisis atau pituitari. Hipotalamus mengatur berbagai tingkatan hormon, termasuk hormon-hormon reproduksi wanita, yaitu esterogen dan progesteron.

Bila seorang wanita berada pada tekanan mental ekstrim seperti stres, maka produksi esterogen dan progesteronnya akan terganggu. Ketidakseimbangan ini dapat  menyebabkan siklus menstruasi tidak teratur. Sama dengan stamina, ambang stres setiap orang juga berbeda-beda tergantung dari ketahanan jiwanya. Ketahanan jiwa berhubungan dengan tubuh yang sehat. Oleh karena itu, dengan melatih tubuh berolahraga teratur, tubuh akan menjadi lebih segar dan memiliki stamina yang baik sehingga tidak mudah stres.

  • Asupan Gizi

Asupan nutrisi tepat untuk kebutuhan gizi tubuh sangat diperlukan. Karena status kualitas dari asupan nutrisi dan gizi mempengaruhi kinerja kelenjar hipotalamus yang memiliki peran mengendalikan kelancaran siklus menstruasi.

Hindari minuman bersoda, minuman keras, rokok dan asap rokok. Jagalah pola makan dengan mementingkan kualitas nutrisi yang ada di setiap makanan atau minuman. Tingkatkan konsumsi makanan sehat seperti buah-buahan segar, sayur, gandum dan tinggalkan junk food dan makanan berlemak. Hindari konsumsi obat tanpa resep dan pengawasan dokter.

Selain gangguan hormonal, gangguan menstruasi dapat juga terjadi gangguan organ kandungan. Sulit bagi kami untuk menegakkan diagnosis atas berbagai macam keluhan Anda dengan informasi terbatas dan tanpa melakukan pemeriksaan fisik secara langsung. Periksakan diri Anda ke Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan untuk mendapatkan diagnosis dan tata laksana sesuai dengan kondisi Anda saat ini.

 

Semoga penjelasan ini dapat diterima.

Salam,

Tim Redaksi KlikDokter

0 Komentar

Belum ada komentar