Sukses

Nyeri Saat Berhubungan

07 Sep 2014, 11:08 WIB
Wanita, 21 tahun.
Dok saya maw tanya, knpa setiap kali berhubungan dengan suami saya kerap kali saya merasa nyri di bagian dalam vagina dok...... Knpa ya dok.... Mohon penjelasan dan solusi nya... Trimakasih

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Nyeri saat berhubungan intim di dunia medis dikenal dengan dispareunia. Nyeri ini dapat terjadi saat penetrasi (masuknya penis ke dalam vagina) di awal,  pertengahan, ketika orgasme, maupun ketika hubungan intim sudah selesai. Dispareunia dapat disebabkan oleh beberapa hal, diantaranya adalah:

  • Berkurangnya hormon estrogen yang menyebabkan vagina menjadi kering
  • Kurang 'foreplay' atau 'pemasanan' sehingga lubrikasi (pelicin) pada vagina kurang
  • Vaginismus atau kontraksi pada otot vagina yang umumnya disebabkan karena trauma atau perasaan takut
  • Endometriosis atau pertumbuhan endometrium (lapisan rahim) di luar rahim
  • Infeksi pada vagina
  • Infeksi pada serviks (mulut rahim) sehingga ketika terjadi penetrasi dalam maka akan timbul rasa nyeri
  • Peradangan pada panggul yang dapat diakibatkan oleh infeksi pada saluran reproduksi dan panggul

Jadi penyebab dari dispareunia itu bermacam-macam. Untuk nyeri pada penetrasi dalam, umumnya dapat disebabkan karena infeksi, peradangan panggul, atau endometriosis.

Beberapa saran yang dapat diberikan untuk membantu mencegah nyeri  tersebut antara lain :

  • Lakukan rangsangan seksual (foreplay) yang adekuat sebelum suami melakukan penetrasi penis. Hal ini sedikit banyak juga akan berpengaruh pada ketegangan vagina. Rasa takut atau kekhawatiran dapat membuat vagina menjadi kaku dan kering sehingga mudah terbentuk luka. 
  • Lakukanlah hubungan intim dalam suasana yang santai dan nyaman. Kondisi rileks saat berhubungan akan membuat vagina menjadi lemas dan tidak terasa nyeri saat penetrasi. Semakin anda merasa khawatir dan tidak rileks, semakin sulit untuk mengatasi masalah anda saat ini.
  • Gunakanlah lubrikasi tambahan untuk memudahkan penetrasi penis ke dalam vagina. Pilihlah pelumas yang lebih bersih dan steril untuk mencegah infeksi pada vagina anda.
  • Bila masih ada luka lecet, sebaiknya jangan lakukan hubungan seksual dahulu, tunggu hingga luka kering. Dan sebaiknya luka selalu dalam keadaan bersih.

Kami sarankan Anda untuk memeriksakan diri ke Dokter Spesialis Kandungan, karena pemberian suatu terapi membutuhkan adanya data pemeriksaan fisik sebelumnya.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

Tim Redaksi KlikDokter


0 Komentar

Belum ada komentar