Sukses

Alergi

07 Sep 2014, 16:52 WIB
Wanita, 27 tahun.
Selemat pagi menjelang siang dok.. sebelumnya saya berterimakasih dg balasan jawaban dri dokter ttg pertanyaan saya yg menanyskan ttg test urine.. Sekarang saya ingin bertanya ttg penyakit alergi makanan yg sudah sangat lama saya alami sejak saya berumur dibawah 5th dan sampai sekarang.. saya memiliki penyakit alergi makanan seefood & telor, dari sejak saya umur 5th sampsi sekarang intensitas alergi saya semakin bertambah, dan menjadi ketergantungan obat, obat yg saya konsumsi awalnya "INCIDAL" dan sekarang "SOHOTIN - LORATADIN",. Saya ga nyaman dg penyakit alergi saya ini dan ketergantungan obat yg saya konsumsi apabila alergi saya timbul karna saya makan seefood & telor,. Yang saya ingin saya tanyakan : - Apakah alergi makanan yg saya alami ini dapat berhenti total? kl Ya dg cara pengobatan seperti apa ya Dok? Apakah dg pegobatan Suntik dapat memberhentikan penyakit alergi saya? - Apakah dg kebiasaan saya mengkonsumsi Obat Alergi itu dapat menyebabkan penyakit disuatu saat nanti? - Apakah penyakit alergi says ini dapat menurun ke generasi saya ( anak saya ), sekarang saya masih single.. Terimakasih ya Dokter.. saya sangat berharap bantuan dri Dokter, Jawaban dri Dokter sangat saya nantikan..

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Alergi adalah reaksi tubuh yang berlebihan terhadap benda asing tertentu atau yang disebut alergen. Apabila alergen masuk ke dalam tubuh seseorang, melalui berbagai cara, baik terhisap, tertelan, ataupun kontak dengan kulit, maka  sistem kekebalan tubuh seseorang yang memiliki alergi akan aktif dan menimbulkan reaksi yang berlebihan.

Seseorang dengan riwayat alergi tertentu dapat juga memiliki alergi terhadap beberapa hal. Alergi tidak dapat hilang sepenuhnya, yang dapat dilakukan bagi penderita alergi adalah dengan melakukan pencegahan atau penghindaran dari materi-materi yang dapat menyebabkan alergi. Maka, penting bagi Anda untuk mengetahui apa saja yang dapat memicu timbulnya reaksi alergi Anda dan menghindarinya. Ingat, obat-obatan yang Anda konsumsi hanyalah menghilangkan gejala yang timbul karena reaksi alergi, bukan menyembuhkan alergi.

Alergi dapat muncul karena faktor keturunan, lingkungan, ras, iklim, ketidakseimbangan susunan saraf otonom, dan sebagainya. Hasil penelitian menunjukkan, delapan puluh tujuh persen anak yang mendapatkan serangan alergi sebelum umur 10 tahun, lahir dari orangtua yang keluarganya alergis. Bahkan, orangtua dengan riwayat alergi turut menularkan risiko anak terkena alergi sebesar 40-50%. Namun, risiko anak terkena alergi pun tetap ada. Bisa juga terjadi anak alergis padahal kedua orang tuanya tidak. Pada kasus-kasus tertentu, faktor seperti infeksi memegang peranan. Yang jelas, semua orang dapat menderita alergi.  

Kami sertakan artikel berjudul: Alergi, untuk informasi lengkap Anda.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

Tim Redaksi KlikDokter

0 Komentar

Belum ada komentar